M Istiadjid ES
Brawijaya university

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh BDNF dan Neurotrophin Receptorpada Derajat Hidrosefalus Kongenital Pasca Ventrikulo Peritoneal Shunt Bal'afif, Farhad; Widodo, M Aris; ES, M Istiadjid; Hafid B, Abdul
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol 27, No 3 (2013)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.693 KB) | DOI: 10.21776/ub.jkb.2013.027.03.5

Abstract

Peningkatan  tekanan  intrakranial  (TIK)  akibat  hidrosefalus  dapat  menyebabkan  penipisan  cerebral  mantle  dan bertanggungjawab  terhadap  peningkatan  Evan's  ratio  (ER).  Apoptosis  dan  degenerasi  neuron  berperan  penting  pada perubahan patologis tersebut. Pada hidrosefalus berat terjadi ketidakpastian dari perbaikan pasca Ventrikulo-Peritoneal Shunt  (V-P  Shunt),  yang  diduga  dipengaruhi  oleh  kadar  Brain  Derived  Neurotropic  Factor  (BDNF)  dan  reseptornya. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  membuktikan  pengaruh  Kadar  BDNF ,  solubleT yrosine  Kinase  B  (sT rkB)  dan  soluble  P75 NTRneurotrophin receptor (sP75 ) cairan serebrospinal terhadap perbaikan Evan's ratio  hidrosefalus kongenital Pasca V-P Shunt.  Cairan serebrospinal (CSS)  diambil dari 22 sampel  bayi hidrosefalus saat  dilakukan V-P Shunt,  12 jam,  24 jam  dan 3 NTRbulan  kemudian.  Kadar  BDNF ,  sT rkB  dansP75 diukur  menggunakan  tehnik  ELISA.  Derajat  hidrosefalus  di  ukur menggunakan  Evan's  ratio  dari  hasil  CT-Scan  sebelum  dan  3  bulan  pasca  V-P  Shunt.  Hasil  analisis  data  menunjukkan  bahwa delta  Evan's  ratio  3  bulan  pasca  V-P  Shunt  pada  hidrosefalus  kongenital  berkorelasi  positif  dengan  kadar  BDNF  pre  operatif dan  berkorelasi  negatif  dengan  kadar  sT rkB  pre  operatif .  Disamping  itu  delta  Evan's  ratio  3  bulan  pasca  V-P  ShuntNTRdipengaruhi  secara  negatif  oleh  delta  BDNF dan sP75   dan secara  positif  oleh  delta  sT rkB  3  bulan pasca  V-P Shunt.    Kadar NTRBDNF ,  sT rkB  dan  sP75   terlibat  pada  respon  adaptif  otak  karena  peningkatan  TIK  akibat  hidrosefalus  kongenital  dan berpengaruh  pada  perbaikan  Evan's  ratio  pasca  V-P  Shunt.
Penurunan Luaran Neurodevelopmental pada Sepsis Neonatal terjadi melalui Peningkatan IL- 6 dan bukan TNF-α Aminingrum, Rahmawati; Ariani, Ariani; ES, M Istiadjid
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol 28, No 4 (2015)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkb.2015.028.04.10

Abstract

Bayi yang mengalami gangguan pada masa prenatal, natal dan paska natal mempunyai risiko tinggi untuk mendapatkan hambatan tumbuh kembang secara optimal dibandingkan bayi lainnya. IL-6 dan TNF-α merupakan salah satu sitokin yang diproduksi saat terjadi sepsis dan mempunyai peranan pada perkembangan otak sebagai sinyal proinflamasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sepsis terhadap luaran neurodevelopmental, melalui peningkatan kadar IL-6 dan TNF α. Dua puluh neonatus yang memenuhi kriteria sepsis pada ruang perinatologi RSSA dimasukkan dalam subjek penelitian, diukur kadar IL-6 dan TNF-α saat sepsis neonatal dengan menggunakan metode ELISA, dan dinilai perkembangannya pada usia 9 bulan dengan menggunakan Bayley 3. Analisis data diolah dengan menggunakan PLS untuk menentukan pengaruh sepsis neonatal terhadap luaran neurodevelopmental. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan IL-6 dan TNF-α pada sepsi dan penurunan luaran neurodevelopmental usia 9 bulan terutama pada aspek kognitif diikuti motorik, dan bahasa, namun tidak didapatkan pengaruh bermakna pada peningkatan TNF-α dengan luaran neurodevelopmental. Dapat disimpulkan bahwa sepsis neonatal dapat berpengaruh pada luaran neurodevelopmental usia 9 bulan melalui peningkatan IL-6 dan bukan TNF-α. Kata Kunci: IL-6, neonatal sepsis, neurodevelopmental outcome, TNF-α