Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisa Manajemen Risiko pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Larashati B'tari Setyaning; Eko Riyanto; Agung Prasetyo
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 21, No 4 (2023)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v21i4.17691

Abstract

Tantangan dan kompleksitas pekerjaan pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen mengharuskan stakeholder untuk melakukan manajemen risiko agar risiko-risiko yang mungkin terjadi dapat diantisipasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa dan memberikan penilaian atas risiko-risiko yang mungkin terjadi yang terdiri dari risiko teknis, risiko lingkungan dan risiko ekonomi. Berdasarkan kuisioner yang diisi oleh 20 responden yang terdiri dari kontraktor, konsultan dan owner, didapatkan hasil bahwa risiko dengan probabilitas dan dampak tertinggi dari risiko teknis adalah risiko kurangnya suplai tanah timbunan dan tidak tersedianya gambar desain, dimana kedua risiko tersebut termasuk dalam level ekstrim. Risiko dan probabilitas tertinggi dari risiko lingkungan adalah sulitnya pembebasan lahan untuk jalan tol yang termasuk dalam level ekstrim. Sedangkan untuk risiko ekonomi, probabilitas dan dampak tertinggi adalah risiko inflasi dan naiknya harga bahan bakar selama proyek berlangsung. Risiko inflasi termasuk ke dalam level tinggi dan naiknya bahan bakar termasuk dalam level ekstrim.
Literature Review: Analisis Manajemen Risiko Pada Proyek Agung Prasetyo; Larashati B’tari Setyaning; Eko Riyanto
RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil Vol 8 No 1 (2023): April
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineer, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/renovasi.v8i1.14425

Abstract

Kegiatan proyek konstruksi pada dasarnya memiliki risiko terhadap pelaksanaannya. Masing-masing kegiatan memiliki tingkat risiko yang berbeda-beda, tergantung pada jenis kegiatan yang dilakukan. Apabila skala suatu proyek makin besar potensi risiko maka akan semakin besar pula risiko yang ditimbulkan yang bila tidak ditangani dengan benar maka akan menghambat pelaksanaan proyek. Penelitian ini memaparkan metode-metode yang digunakan dalam menganalisis manajemen risiko pada proyek. Metode penelitian yang digunakan dalam jurnal ini adalah Traditional Review (TR), dengan membandingkan beberapa literatur terdahulu yang mempunyai pembahasan topik sama,dengan cara mencari persamaan serta perbedaan kemudian disimpulkan. Cara yang diunakan dalam mencari artikel yang relevan dengan topik dilakukan dengan menggunakan google scholar. Keyword yang digunakan adalah “Manajemen risiko”, “risiko proyek”. artikel yang didapatkan berjumlah 10 yang selanjutnya akan dilakukan review terhadap artikel tersebut. Penelitian ini menemukan terdapat lima metode yang dapat digunakan untuk menganalisis manajemen risiko pada proyek dari sepuluh artikel yang di review. Metode yang sering digunakan dalam menganalisis risiko adalah menggunakan metode Risk Breakdown Structure (RBS)
Analisis Kinerja Simpang Tiga Bersinyal Menggunakan Metode MKJI 1997 (Studi Kasus: Simpang Tiga Berjan Purworejo) Hesti Anggita; Eko Riyanto; Larashati B'tari Setyaning
RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil Vol 8 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineer, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/renovasi.v8i2.15928

Abstract

Simpang Tiga Berjan merupakan salah satu simpang yang padat akan lalu lintas kendaraan. Simpang tersebut terletak pada kawasan bangkitan dan tarikan pergerakan sehingga menyebabkan sering terjadi kemacetan karena tingginya arus lalu lintas dan mengakibatkan tingginya waktu tunggu. Hal ini juga menyebabkan arus lalu lintas meningkat terutama pada jam-jam tertentu. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu solusi yang efisien. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Simpang Tiga Bersinyal dengan metode MKJI 1997 dan menganalisa solusi untuk meningkatkan kinerja Simpang Tiga Bersinyal Berjan. Pengumpulan data primer dilakukan dengan survei geometrik, kondisi lingkungan, dan volume lalu lintas yang diambil selama tiga hari yaitu hari senin, kamis, dan minggu dengan jam sibuk pagi 06.30 – 08.30, siang 12.00 – 14.00 dan jam sibuk sore 15.30-17.30. Data sinyal lampu lalu lintas didapatkan di lapangan dengan cara menghitung setiap pendekat. Data sekunder berupa jumlah penduduk yang diambil dari Badan Dinas terkait Kependudukan seperti Badan Pusat Statistik. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode Simpang Bersinyal MKJI 1997. Hasil analisis kondisi eksisting operasional simpang menunjukan nilai DS  terbesar  pada pendekat Selatan yaitu 0,8193 yang berarti bahwa kondisi simpang ini dalam keadaan  kurang baik. Untuk tundaan simpang rata-rata 61,8155  det/smp, sehingga didapat tingkat pelayanan simpang bernilai F (buruk). Rekomendasi solusi terbaik yang dapat dilakukan yaitu menggunakan alternatif III dengan melakukan pelebaran jalan pada setiap lajur dan perubahan waktu siklus karena didapat nilai DS = 0,7576 (<0,85) dan tundaan rata-rata = 35,3523 det/smp dengan tingkat pelayanan D lebih meningkat daripada kondisi eksisting.