Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

SOSIALISASI PENGENDALIAN HAMA KUTU PUTIH (PARACOCCUS MARGINATUS) PADA TANAMAN PEPAYA DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH PUNTUNG ROKOK YANG EKONOMIS DAN RAMAH LINGKUNGAN DI DESA STUNGKIT KECAMATAN WAMPU KABUPATEN LANGKAT Rini Susanti; Mukhtar Yusuf; Nana Trisna Mei Br Kabeakan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3493-3497

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan meningkatkan produktivitas hasil tanaman pepaya dan meningkatkan pendapatan petani dengan pemanfaatkan limbah puntung rokok sebagai biopestisida dalam mengendalikan hama kutu putih Paracoccus marginatus, dengan mitra Kelompok Tani berkah bertujuan agar kelompok tani yang ada di desa Situngkit Kecamatam Wampu kabupaten langkat dapat memanfaatkan dan mengelola limbah puntung rokok menjadi biopestisida dari serangan hama Paracoccus marginatus yang dapat mematikan tanaman dan merugikan petani, serta tingginya harga Pestisida kimiawi untuk mengendalikan hama tersebut, Kondisi saat ini  yang yang terjadi pada petani pepaya yaitu  pengetahuan limbah puntung rokok sebagai biopestisida yang sangat minim, ketrampilan dalam pemanfaatan puntung rokok menjadi biopestisida bagi Paracoccus marginatus belum didapatkan, Tingkat Pendidikan sumber daya manusia Desa Situngkit masih tergolong rendah; sehingga perlu memberi pengetahuan dan pelatihan cara.membuat biopestisida hama yang ekonomis dan ramah lingkungan dengan menggunakan limbah puntung rokok sebagai biopestisda untuk mengendalikan hama kutu putih Paracoccus marginatus pada tanaman pepaya
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PETANI SAYUR PADA KELOMPOK TANI MAKMUR SEJAHTERA DI KELURAHAN DENAI KOTA MEDAN Nana Trisna Mei Br Kabeakan; Muhammad Alqamari; Rini Susanti; Mukhtar Yusuf
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i8.2953-2958

Abstract

Tanah yang subur dan terpenuhi unsur hara merupakan bagian penting dalam proses budidaya tanaman sayur, salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memenuhi unsur hara pada tanah adalah proses pemupukan. Selama ini pupuk yang digunakan oleh petani merupakan pupuk kimia yang memiliki dampak kurang baik bagi lingkungan dan kesehatan, mengingat tanaman sayuran merupakan tanaman yang sehari-hari dikonsumsi oleh masyarakat. Oleh karena itu pada kegiatan PKM (Program Kemitraan Masyarakat) ini, solusi yang ditawarkan adalah melakukan kegiatan sosialisasi cara pembuatan dan juga menjelasakan pengaplikasian MOL (Mikroorganisme Lokal) dan pupuk organik dalam hal ini adalah pupuk bokashi  sehingga petani lebih memahami tentang Mikroorganisme Lokal dan pupuk organik dan melakukan kegiatan pertanian yang lebih ramah lingkungan.  Kegiatan yang dilakukan adalah dengan cara sosialisasi dilanjutkan dengan praktik cara pembuatan MOL dan pupuk bokashi dan juga menjelaskan cara pengaplikasian MOL dan pupuk bokashi selanjutnya pemberian sprayer yang dapat digunakan secara elektrik dan manual untuk mempermudah petani dalam melakukan kegiatan penyemprotan guna pengendalian hama pada tanaman dan juga memberikan benih tanaman sayuran kepada petani.
Application Of Potassium Fertilizer And Organic Fertilizer For Rabbits On The Growth And Years Of Okra (Albemoschus Esculentus L) Mukhtar Yusuf; Fitria Fitria; Risnawati Risnawati; Rini Susanti; M Alqamari; Hadriman Khair; Alridiwirsah Alridiwirsah
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA) Vol 5 No 1 (2023): Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/juatika.v5i1.2716

Abstract

Okra (Albemoschus esculentus L) is a fruit-shaped vegetable crop and is a potential crop because it has business opportunities. Okra production is still low and has not been able to meet the needs of one of the problems, namely inappropriate fertilization. It is necessary to conduct research that aims to determine the effect of Potassium fertilizer and organic rabbit fertilizer on the growth and yield of okra. The research location is in Sampali Village, Percut Sei Tuan District, DeliSerdang Regency, North Sumatra Province. When the research was carried out in February-May 2021, the materials used were okra seeds, potash fertilizer and rabbit manure. The research method used a factorial Randomized Block Design (RBD) with two treatments and three replications of Potassium (K), namely: K0: without K fertilizer, K1: 5 g/plot, K2: 7.5 g/plot, K3: 15 g/plot while rabbit organic fertilizer (P), namely: P0: without rabbit organic fertilizer, P1: 1 kg/plot, P2: 1.5 kg/plot, P3: 2 kg/plot. The results showed that for observation the number of fruits per plant had no significant effect but gave the best results on Potassium 15 g/plot and organic fertilizer for rabbits P3: 2 kg/plot while Potassium fertilizer had a significant effect on stem diameter and flowering age while organic fertilizer for rabbits had a significant effect on plant height this is because Potassium fertilizer functions to strengthen stems, physiological processes, formation of flowers and fruit. While rabbit organic fertilizer contains nitrogen which plays a role in the vegetative phase for plant growth.