Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Penerapan Pembelajaran Literasi di SMP Negeri 2 Sitiotio dengan Memanfaatkan Teknologi Informasi: Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Pardede, Oktaviandi Bertua
Jurnal Mitra Prima Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literacy learning needs to be experienced by school students. The goal is to optimize students' ability to understand lessons in depth. SMP 2 Sitiotio in Samosir regency seems to need this literacy learning experience. The application of literacy is optimized by utilizing information technology to attract students' interest in experiencing the PKM teaching and mentoring process. Based on observations, it appears that learning activities are conducive and dynamic. Teaching through Unpri's Spada and Zenius application shows that there is a new paradigm for students in literacy learning. The mentoring process also shows continuous interaction outside the classroom. The test results showed that there was an increase in student scores before and after literacy learning by 53.3% with a significance of p < 0.05 and Ha was accepted. Thus, the application of literacy can significantly improve student learning outcomes by utilizing information technology.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS ANEKDOT PADA SISWA KELAS X SMK SULTAN ISKANDAR MUDA MEDAN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Ebenezer Gultom; Sri Dinanta Beru Ginting; Oktaviandi Bertua Pardede
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 2 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.207 KB) | DOI: 10.36277/basataka.v2i2.73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah pada siswa dalam kemampuan menulis teks anekdot yang masih sangat rendah, beberapa faktor penyebabnya adalah penggungaan model pembelajaran yang kurang tepat. Penelitian dilakukan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran group investigation terhadap kemampuan menulis teks anekdot siswa kelas X SMK Sultan Iskandar Muda Medan tahun pelajaran 2018/2019. Untuk dilasanakan penelitian ini sampel terlebih dahulu diambil dari kelas X-MM1 dan X-MM2 yang berjumlah 62 siswa. Sebagai alat pengumpulan data dalam penelitian ini digunakan tes pilihan berganda sebagai alat pengumpul data. Hipotesis dalam penelitian ini adalah hasil belajar menulis teks anekdot dengan menggunakan model pembelajaran group investigation lebih baik dari pada hasil belajar dengan menggunakan model ceramah. Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan rumus uji ”t” karena demikian 2,00 < 7,2 > 2,00. Maka, hipotesis nol () ditolak dan hipotesis () diterima. Berdasarkan analisis data maka dapat disimpulkan bahwa terdapat efektivitas yang signifikan atas penggunaan model group investigation terhadapt kemampuan menulis teks anekdot pada siswa kelas X SMK Sultan Iskandar Muda Medan Tahun Pelajaran 2018/2019
Pengaruh Model Pembelajaran Jigsaw dan Stad Terhadap Hasil Belajar Puisi Pada Siswa Kelas Viii Smp Negeri 19 Medan Tahun Pelajaran 2018/2019 Lasroha Marito Simanullang; Roma Ito Purba; Nasrah Bancin; Oktaviandi Bertua Pardede
EDUTECH Vol 5, No 2 (2019): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.379 KB) | DOI: 10.30596/edutech.v5i2.3385

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, STAD dan Konvensional pada hasil belajar puisi oleh siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VIII SMP Negeri 19 Medan. Teknik pengambilan sampling menggunakan teknik random sampling. Dalam penelitian ini yang menjadi sampel penelitian adalah siswa-siswi kelas VIII SMP Negeri 19 Medan, setiap kelas ada 34-35 siswa yang di pilih untuk eksperimen pembanding adalah tiga kelas. Hasil uji hipotesis menunjukkan ada perbedaan pengaruh yang signifikan  antara model pembelajaran Stad dengan konvensional terhadap hasil belajar puisi.  Hal ini dibuktikan dari harga Fhitung sebesar 3,230. Diperoleh bahwa sig < α yakni 0,044 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang diterima adalah Ha. Dapat diketahui bahwa harga sig yang diperoleh maing-masing pasangan yaitu 0,884 (Jigsaw-Stad), 0,436 (Jigsaw-konvensional) dan 0,039 (Stad-konvensional). Untuk mengetahui kriteria apa yang dimiliki setiap pasangan maka dibandingkanlah sig dengan α. Untuk Jigsaw-Stad (0.884 > 0,05), Jigsaw-koonvensional (0,436 > 0,05) dan Stad-konvensional (0,039 < 0,05). Dengan demikian dapat diketahui bahwa pasangan Jigsaw-Stad menerima H0, pasangan Jigsaw-konvensional menerima H0 dan hanya pasangan Stad-konvensional saja yang menerima Ha. Jadi dapat disimpulkan penerapan model Stad  berpengaruh pada hasil belajar puisi di kelas VIII SMP Negeri 19 Medan Tahun Ajaran 2018/2019.
Eksperimentasi Kecerdasan Emosional Siswa Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Oleh Siswa Kelas VIII SMP Talitakum Tahun Pelajaran 2018/2019 Greis Hopina Siregar; Sariati Marpaung; Oktaviandi Bertua Pardede; Ayu Dini Kurnia; Yeni Charery Butar-butar
EDUTECH Vol 5, No 2 (2019): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.67 KB) | DOI: 10.30596/edutech.v5i2.3386

Abstract

Pendekatan yang di lakukan guru dalam proses belajar mengajar sangat penting karena pendekatan tersebut dapat berdampak positif atau negatif terhadap hasil belajar siswa di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aktifitas, perbedaan hasil belajar dan respon siswa sebelum dan sesudah di lakukan pendekatan kecerdasan emsional kepada siswa di SMP Swasta Talitakum Medan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan bentuk Pre Experimental Design dengan tipe the one goup pretest-posttest design. Pengumpulan data menggunakan , tes tertulis yang terdiri dari pre-test dan post-test, soal kecerdasan emosional dan angket. Aktivitas siswa diperoleh dari hasil pengamatan peneliti yaitu di peroleh perbandingan yaitu kelas yang di berikan pendekatan kercerdasan emosioal maka dapat di kategorikan sangat baik dalam merespon dan aktif dalam pembelaajran. Hal ini dikarenakan pendekatan kecerdasan emosional ini meberikan dampak yang positif terhadap diri siswa dimana siswa menjadi termotivasi da lebih bersemangat dalam belajar. Sedangkan pada kelas yang tidak di berikan pendekatan kecerdasan emosional dapat di katakan kurang memuaskan hasil yang di dapatkan karena masih di sebagain siswa yang memiliki motivas dan semangat belajar di kelas sehingga membuat kurangnya hasil pembelajaran bahasa indonesia yang di dapatkanData tes hasil belajar siswa dianalisis dengan di lakukan dua bentuk uji hipotesis yaitu hipotesis asosiatif dan hipotesis komparatif. Dan hasil yang diperoleh dalam uji hipotesis asosiatif adalah sebagai berikut Berdasarkan pengolahan SPSS maka harga sig. lebih kecil daripada harga α yaitu 0,001 < 0,05. Dengan demikian diterima Ha bahwa terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan emosional terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Dan untuk mengetahui besarnya sumbangan efektif kecerdasan emosional dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat digunakan hasil pengolahan SPSS melalui koefesien determinasi (R2). Melalui hasil pengolahan pada tabel 3.6. diperoleh R2 sebesar 0,408. Hal ini mengartikan bahwa kecerdasan emosional siswa memberikan sumbangan efektif sebesar 40,8% berpengaruh terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia siswa. Sedangkan sisanya 59,2% dipengaruhi variabel lainnya yang tidak dianalisis dalam penelitian ini. Dan juga hasil uji hipotesis yang di peroleh dengan uji hopitesis komparatif adalah sebagai berikut dengan uji t – paired sample test diperoleh sig lebih kecil dari pada α yaitu 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar bahasa Indonesia oleh siswa mengalami perubahan yang signifikan (berarti).Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa akibat pengaruh kecerdasan emosional yang distimulus kepada siswa melalui penelitian ini.
PERBEDAAN METODE PEMBELAJARAN TATAP MUKA DAN METODE PEMBELAJARAN DALAM JARINGAN (DARING) TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERPEN OLEH SISWA Oktaviandi Bertua Pardede; Iska Handayani Siregar; Renita Pasaribu; Simon Seiman Laowo
Asas: Jurnal Sastra Vol 11, No 1 (2022): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v11i1.31856

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menerapkan pembelajaran tatap muka sebelum pandemik dan pembelajaran daring selama pandemik dengan kemampuan menulis cerita pendek pada siswa kelas XI di SMP Swasta Imelda Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan menggunakan paradigma komparatif. Metode yang dipakai dalam penelitian ini merupakan metode eksperimen dengan melibatkan dua kelompok kelas. Berdasarkan hasil penjabaran data yang telah diperoleh yaitu hasil belajar siswa dengan menggunakan metode pembelajaran tatap muka memiliki rata-rata sebesar 71,64 dengan penyimpangan data sebesar 14,03. Adapun nilai tertinggi dan terendah siswa masing-masing 90 dan 39. Hasil belajar siswa dengan menggunakan metode pembelajaran daring memiliki rata-rata sebesar 56,04 dengan penyimpangan data sebesar 10,63. Adapun nilai tertinggi dan terendah siswa masing-masing 80 dan 40. Maka, analisis data hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar menulis cerpen oleh siswa dengan menggunakan metode pembelajaran yang berbeda. Nilai siswa yang diajar dengan metode pembelajaran tatap muka lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan metode daring. Oleh sebab itu, metode pembelajaran daring ternyata tidak sama efektifnya dengan metode tatap muka untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa. Jadi, dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya minat siswa selama pembelajaran daring akibat adanya faktor eksternal yang memotivasi siswa untuk melakukan kegiatan lain selama pembelajaran daring serta hasil angket juga menunjukkan bahwa terdapat 56,94% siswa memberikan respon negatif dan 43,06% menjawab respon positif. Dengan demikian, hasil analisis data deskriptif dan inferensial yang telah disimpulkan relevan dengan minat belajar siswa dalam menulis cerpen yaitu tergolong rendah dikalangan para siswa SMP Swasta Imelda Medan.
Penerapan Pembelajaran Literasi di SMP Negeri 2 Sitiotio dengan Memanfaatkan Teknologi Informasi Oktaviandi Bertua Pardede
Jurnal Mitra Prima Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literacy learning needs to be experienced by school students. The goal is to optimize students' ability to understand lessons in depth. Junior High School 2 Sitiotio in Samosir regency seems to need this literacy learning experience. The application of literacy is optimized by utilizing information technology to attract students' interest in experiencing the PKM teaching and mentoring process. Based on observations, it appears that learning activities are conducive and dynamic. Teaching through Unpri's Spada and Zenius application shows that there is a new paradigm for students in literacy learning. The mentoring process also shows continuous interaction outside the classroom. The test results showed that there was an increase in student scores before and after literacy learning by 53.3% with a significance of p < 0.05 and Ha was accepted. Thus, the application of literacy can significantly improve student learning outcomes by utilizing information technology.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KENDALA DALAM PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP MOTIVASI MENULIS PADA SISWA SMP DI KOTA MEDAN Oktaviandi Bertua Pardede; Budi Setia Munthe; Henny Novrianti br. Manullang; Ayu Silvia Manullang; Sahria Sibuea
Jurnal Bahastra Vol 4, No 1 (2019): Edisi September 2019
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v4i1.3190

Abstract

Abstrak.Pembelajaran bahasa Indonesia terdiri dari empat aspek keterampilan berbahasa yaitu keterampilan menyimak, berbicara, membaca dan menulis.Dari berbagai jenis keterampilan menulis salah satu yang harus dipahami dan dipelajari oleh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) adalah menulis Karya Tulis Ilmiah (KTI).Akan tetapi, kenyataannya masih banyak siswa yang memiliki kendala dalam penulisan karya ilmiah.Kenyataan tersebut diperoleh dari observasi dan wawancara dengan beberapa guru SMP di kota Medan. Dirasiokan dari 100 siswa, hanya 35% saja yang mampu menulis karya tulis ilmiah dengan baik dan benar.Kendala lainnya dalam penulisan karya ilmiah adalah rendahnya motivasi menulis siswa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor kendala penulisan Karya Tulis Ilmiah, dampaknya, dan hasil, serta kaitannya terhadap motivasi menulis pada siswa SMP di Kota Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode survey kemudian hasil survey tersebut akan digunakan dalam analisis SWOT. Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan (Strengths) dan peluang (Opportunities), namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (Weaknesses) dan ancaman (Threats). Deskriptif bertujuan untuk membuat deskripsi, gambaran, atau lukisan secara sistematis, faktual, akurat mengenai sifat-sifat serta hubungan antara fenomena yang diselidiki.Penelitian ini mendeskripsikan, memaparkan kemampuan dan kendala yang dialami siswa dengan jumlah sampel 100-120 siswa.Hasil yang diperoleh yaitu Kemampuan KTI oleh siswa menunjukkan kuantitas pada kategori 2 yaitu rendah.Beberapa siswa yang kurang tertarik pada saat diminta  menjawab soal pilihan berganda dan mengisi angket. Siswa dan non siswa cenderung setuju dengan butir-butir angket, dari situ dapat dinyatakan bahwa perilaku siswa dalam aktivitas KTI sangat dipengaruhi oleh motivasi siswa dalam belajar.Kata Kunci: Faktor Kendala penulisan KTI, Dampaknya, motivasi                      Menulis, Analisis SWOT Abstract.Indonesian language learning consists of four aspects of language skills. They are listening, speaking, reading and writing skills. Of the various types of writing skills, one that must be understood and learnt by Junior High School students is to Write Scientific Writing (WS). However, in reality there are still many students who struggle in writing scientific papers. This fact was obtained from observations and interviews with several junior high school teachers in Medan. Directed from 100 students, there are only 35% of them who are able to write scientific papers properly and correctly. Another obstacle in writing scientific papers is the low motivation of writing of students. This study aims to determine the factors that constrain the writing of Scientific Writings, their impact, results and their relation to the motivation of writing for Junior High School students in Medan. This type of research is descriptive research with a survey method then the survey results will be used in the SWOT analysis. This analysis is based on logic that can maximize strength, and opportunities, but can simultaneously minimize weakness and treats. Descriptive aims to make descriptions, illustrations, or paintings systematically, factually, accurately about the characteristics and relationships between the phenomena investigated. This study describes and explains the abilities and constraints experienced by students with a sample size of 100-120 students. The results obtained are WS Ability by students showing the quantity in category 2 which is in low area. Some students are less interested when asked to answer multiple choice questions and fill out questionnaires. Students and non-students tend to agree with the questionnaires items, from which it can be stated that student’s behaviour in Eastern Indonesia activities is strongly influenced by student’s motivation in learning.Keywords: WS writing constraints, Impacts, Writing motivation, SWOT Analysis.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KENDALA DALAM PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP MOTIVASI MENULIS PADA SISWA SMP DI KOTA MEDAN Oktaviandi Bertua Pardede; Budi Setia Munthe; Henny Novianti br. Manullang; Ayu Silvia Manullang; Sahria Sibuea
Jurnal Bahastra Vol 2, No 1 (2017): Edisi September 2017
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2056.815 KB) | DOI: 10.30743/bahastra.v2i1.1719

Abstract

Abstrak.Pembelajaran bahasa Indonesia terdiri dari empat aspek keterampilan berbahasa yaitu keterampilan menyimak, berbicara, membaca dan menulis.Dari berbagai jenis keterampilan menulis salah satu yang harus dipahami dan dipelajari oleh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) adalah menulis Karya Tulis Ilmiah (KTI).Akan tetapi, kenyataannya masih banyak siswa yang memiliki kendala dalam penulisan karya ilmiah.Kenyataan tersebut diperoleh dari observasi dan wawancara dengan beberapa guru SMP di kota Medan. Dirasiokan dari 100 siswa, hanya 35% saja yang mampu menulis karya tulis ilmiah dengan baik dan benar.Kendala lainnya dalam penulisan karya ilmiah adalah rendahnya motivasi menulis siswa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor kendala penulisan Karya Tulis Ilmiah, dampaknya, dan hasil, serta kaitannya terhadap motivasi menulis pada siswa SMP di Kota Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode survey kemudian hasil survey tersebut akan digunakan dalam analisis SWOT. Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan (Strengths) dan peluang (Opportunities), namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (Weaknesses) dan ancaman (Threats). Deskriptif bertujuan untuk membuat deskripsi, gambaran, atau lukisan secara sistematis, faktual, akurat mengenai sifat-sifat serta hubungan antara fenomena yang diselidiki.Penelitian ini mendeskripsikan, memaparkan kemampuan dan kendala yang dialami siswa dengan jumlah sampel 100-120 siswa.Hasil yang diperoleh yaitu Kemampuan KTI oleh siswa menunjukkan kuantitas pada kategori 2 yaitu rendah.Beberapa siswa yang kurang tertarik pada saat diminta  menjawab soal pilihan berganda dan mengisi angket. Siswa dan non siswa cenderung setuju dengan butir-butir angket, dari situ dapat dinyatakan bahwa perilaku siswa dalam aktivitas KTI sangat dipengaruhi oleh motivasi siswa dalam belajar.Kata Kunci: Faktor Kendala penulisan KTI, Dampaknya, motivasi                      Menulis, Analisis SWOTAbstract.Indonesian language learning consists of four aspects of language skills. They are listening, speaking, reading and writing skills. Of the various types of writing skills, one that must be understood and learnt by Junior High School students is to Write Scientific Writing (WS). However, in reality there are still many students who struggle in writing scientific papers. This fact was obtained from observations and interviews with several junior high school teachers in Medan. Directed from 100 students, there are only 35% of them who are able to write scientific papers properly and correctly. Another obstacle in writing scientific papers is the low motivation of writing of students. This study aims to determine the factors that constrain the writing of Scientific Writings, their impact, results and their relation to the motivation of writing for Junior High School students in Medan. This type of research is descriptive research with a survey method then the survey results will be used in the SWOT analysis. This analysis is based on logic that can maximize strength, and opportunities, but can simultaneously minimize weakness and treats. Descriptive aims to make descriptions, illustrations, or paintings systematically, factually, accurately about the characteristics and relationships between the phenomena investigated. This study describes and explains the abilities and constraints experienced by students with a sample size of 100-120 students. The results obtained are WS Ability by students showing the quantity in category 2 which is in low area. Some students are less interested when asked to answer multiple choice questions and fill out questionnaires. Students and non-students tend to agree with the questionnaires items, from which it can be stated that student’s behaviour in Eastern Indonesia activities is strongly influenced by student’s motivation in learning.Keywords: WS writing constraints, Impacts, Writing motivation, SWOT Analysis.
Analysis of the Application of the Online Learning System (Spada) to Increase Student Learning Activities during the Covid-19 Pandemic Oktaviandi Bertua Pardede; Nanda Dwi Astri
Randwick International of Education and Linguistics Science Journal Vol. 2 No. 3 (2021): RIELS Journal, September
Publisher : RIRAI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47175/rielsj.v2i3.304

Abstract

This study aims to explore student learning activities at the Faculty of Teacher Training and Education, University of Prima Indonesia (Unpri) during the pandemic through Spada. This needs to be done because there are significant differences in the learning system. The transfer of face-to-face learning methods to virtual distance learning, namely Spada, triggers the emergence of a direct effect on student learning activities. This study applies a qualitative descriptive approach with survey methods and semi-experimental methods that apply hypothesis testing. The sampling technique used cluster random sampling with the research sample being Indonesian Language and Literature Education students who were at level 3. This sample was grouped into 4 parallel classes. Observations showed that student learning activities in Spada who consistently attended every meeting were 62.2%. The survey also shows that 52.7% are interested in face-to-face learning. Students are known to often access lecture materials that are not in accordance with the time of admission. And a report on Spada shows that the average material access period lasts less than 20 minutes. Students tend to ignore the resources and learning activities implemented in Spada. The results of the questionnaire confirmed the existence of obstacles in student learning activities through Spada by 47.5%. Researchers also attempted to conduct experiments on the assessment of learning outcomes through the one-way ANOVA test. The result is p>0.05 and shows the acceptance of H0 that there is no difference in student learning outcomes between classes. So it can be proven that the application of Spada has not been able to increase the learning activities of different students during the pandemic.
Imperative Sentences in Java Ngoko in North Sumatra Nanda Dwi Astri; Oktaviandi Bertua Pardede
Randwick International of Education and Linguistics Science Journal Vol. 2 No. 3 (2021): RIELS Journal, September
Publisher : RIRAI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47175/rielsj.v2i3.305

Abstract

This study uses a qualitative method. Qualitative method is a method that uses descriptive methods to describe data by describing related events both in writing and verbally. The research procedure consists of three stages, namely the stage of data collection, data analysis, and presentation of data analysis. The method used in data collection is the method of observing. The technique used in data collection is a free-to-conversation listening technique by observing and recording data in the form of imperative sentences in the Ngoko Javanese language in North Sumatra. The purpose of this study is to increase knowledge and increase understanding of language command sentences Java Ngoko in North Sumatra. The source of the data in this research is the people in Bandar Tengah village, Bandar Khalipa h, North Sumatra as speakers of the Javanese Ngoko language. Based on the results of the study, imperative sentences in Javanese. Ngoko contain the intent to command, prohibit, invite, order repeatedly, invite, request, be angry, and ask for help.
Co-Authors Amelia Simanungkalit Anisa Anisa Annisa Annisa Annisa Nasution Ari Wina Br Depari Aritha Sion Sembiring Asima Dormauli Simatupang Ayu Dini Kurnia Ayu Silvia Manullang Azizah Husda Budi Setia Munthe Christin Agustina Purba Cristy Josepine Jorenia Tarigan Dani Sukma Agus Setiawan Dearma Natalia Sinaga Destry Dearni Caniago Dian Syahfitri Diana Lestari Br. Sitompul Diana Nasution Diwehati Salawajo Ebenezer Gultom Eka Dian Nita Br Haloho Elia Ananda Sinaga Elsa Stepany Sitompul Esra Perangin-angin Febirona Br Karo Gabe Marlina Siagian Ginting , Ria Melianti Br Greis Hopina Siregar Gulo, Sapriliyani Henny Novianti br. Manullang Henny Novrianti br. Manullang Iska Handayani Siregar Lasroha Marito Simanullang Manalu, Ranto Luspen Mawar Sari Simbolon Mikha Theresia Apriliani S Nanda Dwi Asti Nanda Dwi Astri Nasrah Bancin Nasrul Berutu Nasution, Izmawal Pebriani Nova Inriani Novri A Panggabean Nur Indah Sidebang Putri Yolanda Br Surbakti Ramadhan Saleh Lubis Ranto Luspen Manalu Renita Pasaribu Roma Ito Purba Rumiris Julianti B Gultom Sahria Sibuea Sahria Sibuea Salawajo, Diwehati Sapriliyani Gulo Sari Ariga, Hijrah Purnama Sariati Marpaung Sartika Sari Sarumaha, Septriana Magdalena Sembiring, Donni Perimsa Siagian, Tabas Gabe Mulia Sidebang, Nur Indah Simatupang, Wawan Yesi Triani Simon Seiman Laowo Sitorus, Ruben Fransteven Situmorang , Mulkan Andika Sri Dinanta Beru Ginting Sri Melati Pertiwi Pinem Sry Putrika Tabas Gabe Mulia Siagian Togatorop, Jainal B Venita Uliyana Sianturi Wahyu Ningsih Winton Buulolo Yeni Charery Butar-butar