Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Improving Student's Listening Skills through Plays Audiovisual Learning Novel Oktaviandi Bertua Pardede; Mikha Theresia Apriliani S; Asima Dormauli Simatupang; Novri A Panggabean
Randwick International of Education and Linguistics Science Journal Vol. 3 No. 1 (2022): RIELS Journal, March
Publisher : RIRAI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47175/rielsj.v3i1.404

Abstract

This study aims to improve the listening skills of students at Cendramata Junior High School Medan by using audiovisual learning novels. The research population is class VII with a total of 15 people. The research method uses Classroom Action Research (CAR) with 2 cycles. The data analyzed qualitatively will describe the quality of students' listening skills in CAR. The study also tested the hypotheses which were analyzed using the Wilcoxon test to determine the significance of improving students' listening skills. The research concludes that students' listening skills can be optimized through audiovisual playback. It appears that 80% of students are able to synthesize the story plot in the novel. Mastery learning outcomes have also reached 86.7% in cycle 2 with an average score of 79.33. The increase in learning outcomes obtained is also significant, namely sig < that is accepted by Ha, namely there are differences in student scores between cycles. Based on the Wilcoxon test, it was known that there were 11 students in cycle 1 whose scores increased in cycle 2 and only 4 students whose scores remained constant. Thus, this study concludes that students experience an increase in listening skills through playing audiovisual learning novels.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIOVISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MEMANDU ACARA INFOTAINMENT PADA SISWA SMP Annisa Annisa; Annisa Nasution; Nanda Dwi Asti; Oktaviandi Bertua Pardede
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (JBIP) Vol. 4 No. 1 (2022): Bahasa Indonesia Prima (BIP)
Publisher : BIP: Jurnal Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.102 KB) | DOI: 10.34012/jbip.v4i1.2752

Abstract

Abstrak-Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran audiovisual terhadap kemampuan memandu acara infotainment siswa kelas VIII SMP Daya Cipta Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain penelitian post-test only control group design. Instrumen yang digunakan untuk menyaraing data adalah tes unjuk kerja.Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji “t”.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam memandu acara infotainment dengan menggunakan media pembelajaran audiovisual dan pembelajaran konvensional termasuk dalam kategori baik dengan nilai rata-rata 78,5 sedangkan kemampuan siswa dalam memandu acara infotainment dengan menggunakan pembelajaran konvensional termasuk dalam kategori cukupdengan nilai rata-rata 67,76. Dari hasil pengujian hipotesis diketahui bahwa thit> ttab(4,73>2,002) sehingga dalam penelitian ini H0 ditolak sekaligus menerima Ha. Kemampuan memandu acara infotainment yang diajarkan di kelas VIII Terpadu dengan menggunakan mediapembelajaran audiovisual dan pembelajaran konvensional lebih berpengaruh baik dibandingkan kemampuan memandu acara infotainment di kelas VIII-1 dengan pembelajaran konvensional.
PENGARUH KEMAMPUAN BERBICARA SISWA DAN METODE PEMBELAJARAN ROLE PLAYING TERHADAP HASIL BELAJAR NOVEL Oktaviandi Bertua Pardede
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 12, No 1 (2022): SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sejpgsd.v12i1.33726

Abstract

Speaking skills and role-playing learning methods are variables used to determine their impact on student achievement. Students' learning achievement is expected to be known through discussion of novel subject matter where students can interpret their knowledge by speaking and interacting with the novel's contents through role-playing. The population of this study was students of VIII-C SMP Kemala Bhayangkari 1 Medan with a total of 24 research samples. One group pretest-posttest design was used to test the research hypothesis about the effect of the role-playing learning method on student achievement. On the other hand, this study also interprets the results of observations, questionnaires, and interviews as primary data to strengthen the analysis of the hypothesis testing obtained. In the end, this research shows that there are 27.8% of students do not master speaking skills with a total of 73.6% of students whose speaking skills need to be improved and only 26.4% of students who have speaking skills. The results of the study also illustrate that appearing in public places, asking questions when studying in class, and discussing lesson topics while studying in class are the 3 main factors that need to be optimized by students. The hypothesis test shows the value of sig > which means accepting H0 that there is no difference in the students' pretest and posttest scores so that the role-playing learning method has not had a different effect on student achievement.
Eksperimentasi Penggunaan Media Sosial Dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Melalui Pidato Oktaviandi Bertua Pardede; Venita Uliyana Sianturi; Cristy Josepine Jorenia Tarigan; Putri Yolanda Br Surbakti
Kode : Jurnal Bahasa Vol 9, No 4 (2020): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.978 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v9i4.22028

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sosial terhadap keterampilan berbicara siswa kelas X di SMK Gajah Mada Medan melalui pidato. Penelitian dengan menggunakan media sosial ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan pengalaman baru kepada para pendidik dan siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar khususnya dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa melalui pidato. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen dengan menggunakan dua kelompok kelas. Dua kelompok kelas tersebut terbagi menjadi satu kelas sebagai kelas kontrol, yang dimana materi pembelajaran disampaikan secara formal atau langsung yang biasa digunakan guru untuk mengajar didalam kelas. Sedangkan, satu kelas lagi yaitu kelas eksperimen yang dimana peneliti menyampaikan materi pembelajaran dengan menggunakan media sosial. Berdasarkan hasil analisis data yang telah diperoleh, dapat disimpulkan bahwa nilai rata-rata keterampilan berpidato pada kelas kontrol yaitu 75,526. Nilai median nya sebesar 79. Nilai modus nya sebesar 80. Nilai varians nya sebesar 59,82. Dengan nilai simpangan baku yaitu 7,74. Sedangkan, nilai rata-rata keterampilan berpidato pada kelas eksperimen yaitu 82,444. Nilai median nya sebesar 81. Nilai modus sebesar 81. Nilai varians nya sebesar 39,202. Dengan nilai simpangan baku yaitu 6,26. Setelah itu, diperoleh lah Persamaan yaitu sebesar 7,06. Dan hasil nilai yaitu - 2,97 dan sebesar 2,03. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa > < yaitu -2,03 > -2,97 < 2,03 yang berarti signifikan. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa dengan model pembelajaran menggunakan media sosial terhadap keterampilan berpidato oleh siswa pada masing-masing kelas. Dan terdapat pengaruh yang positif serta signifikan dalam penggunaan media sosial terhadap kemampuan berpidato pada siswa kelas X di SMK Gajah Mada Medan. Kata Kunci: Penggunaan Media Sosial, Keterampilan Berbicara, Pidato
Efektivitas Model Pembelajaran Scientific dalam Meningkatkan Kemampuan Memahami Teks Berita oleh Siswa Kelas VIII MTs Al-Wasliyah Gedung Johor Medan Tahun Pelajaran 2018/2019 Diana Nasution; Oktaviandi Bertua Pardede; Winton Buulolo; Nasrul Berutu; Dearma Natalia Sinaga
Kode : Jurnal Bahasa Vol 8, No 3 (2019): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.852 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v8i3.14724

Abstract

Tujuan utama yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan keefektivitasan kemampuan memahami teks berita dengan menggunakan model scientific oleh siswa kelas VIII MTS Al-Wasliyah Gedung Johor Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Penelitian ini menggunakan teknik penarikan sampel dengan cara simple random sampling. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs  Al-Wasliyah dengan jumlah 80 siswa, dimana kelas VIII-A sebagai kelas kontrol dengan jumlah 40 siswa dan kelas VIII-B sebagai kelas ekperimen terdiri dari 40 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah tes dan observasi. Teknik analisis data adalah uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang diajar dengan model pembelajaran scientific kemampuan memahami teks beritanya lebih efektif dari pada model pembelajaran  konvensional (diskusi).  Peningkatan ini dapat dilihat thitung > ttabel yaitu 4,45 > 1,991 maka kriteria hipotesis alternatif menerima Ha. Hal ini membuktikan  efektivitas model pembelajaran scientific dapat meningkatkan kemampuan memahami teks berita oleh siswa kelas VIII MTs Al-Wasliyah Gedung Johor Medan Tahun Pelajaran 2018/2019.Kata Kunci: Efektivitas, Model Scientific, Teks Berita.
Eksistensi Perangkat Pembelajaran Dalam Meningkatkan Aktivitas Dan Prestasi Belajar Siswa Oktaviandi Bertua Pardede; Diana Lestari Br. Sitompul; Sri Melati Pertiwi Pinem; Sry Putrika
Kode : Jurnal Bahasa Vol 9, No 3 (2020): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.143 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v9i3.19973

Abstract

Upaya dalam menerapkan Eksistensi belajar siswa yang diisntrumentalkan tes yang digunakan dalam melakukan penelitian yang memiliki tujuan untuk mengetahui prestasi belajar siswa terhadap materi yang diberikan oleh guru. Analisis bahan ajar yang digunakan harus relavan sesuai dengan kurikulum yang disusun, pertanyaan atau soal yang di berikan sesuai dengan materi yang sudah di ajarkan kepada siswa, penerapan soal yang disusun dengan uji coba 20 butir soal pilihan berganda diketahui dari hasil tes bahwa 50% siswa nilainya dibawah 50 dan nilai tertinggi hanya dapat dicapai 5% siswa atau satu orang saja yang mendapat nilai dikelas tersebut. Hasil ini menunjukkan bahwa belajar dikelas ini masih rendah, dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Bahasa Indonesia yang digunakan oleh (guru) adalah 70, berdasarkan hasil tes ini dapat diketahui bahwa 19 siswa yang tidak mencapai KKM, dan hanya 1 siswa saja yang dapat mencapai nilai tersebut. Dari hasil uji coba angket yang dijabarkan melalui beberapa indikator dirincikan menjadi 20 bulir-bulir pertanyaan, dengan 5 pilihan jawaban ordinal ( sangat setuju, ragu-ragu, tidak setuju, dan sangat tidak setuju), dapat diketahui bahwa 90% siswa bersemangat mengikuti pelajaran Bahasa Indonesia yang menggunakan perangkat pembelajaran. Hal ini menggambarkan bahwa aktivitas belajar siswa akan semakin kondusif jika (guru) mengajar sesuai dengan (perangkat pembelajaran), dari hasil angket juga menunjukkan 39% siswa yang merasa tegang dan takut selama mengikuti aktivitas yang dilakukan oleh guru. Sebagian 20 indikator angket juga terdapat 2 kriteria yang persentasinya kurang dari 50% dan 17 kriteria lainnya lebih dari 60% dari data yang tertera, aktivitas belajar siswa semakin optimal dengan adanya pengajaran yang disusun dengan perangkat pembelajaran, dari hasil angket dapat disimpulkan bahwa nilai yang diberikan terhadap penggunaan perangkat pembelajaran dalam mengajar adalah 74,4. Pelaksanaan observasi yang telah dilakukan selama 3 bulan berkenaan dengan keobjektivitasan terhadap sekolah dan integrasi dengan tujuan tertentu dapat diketahui bahwa 90% siswa tampak bersemangat mengerjakan tes dan setiap aktivitas belajar yang disusun oleh guru, namun pada interaksi belajar dan inisiatif terdapat 50% siswa yang menunjukkan perilaku yang sesuai dengan tujuan peneliti. Ditambah lagi 60 % siswa yang pernah mengikuti lomba atau kreaktivitas sekolah antar pelajar, dengan hasil ini dapat diketahui bahwa aktivitas belajar siswa dan prestasi masing-masing menunjukkan adanya ketidak seimbangan walaupun guru sudah mengoptimalkan fungsi perangkat pembelajaran dalam proses pengajarannya. Kata kunci : Eksistensi, Perangkat Pembelajaran, dan Aktivitas Siswa.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis (Critical Thingking) Siswa Melalui Penggunaan Soal HOTS Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Oktaviandi Bertua Pardede; Elia Ananda Sinaga; Ari Wina Br Depari; Rumiris Julianti B Gultom
Kode : Jurnal Bahasa Vol 9, No 4 (2020): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.985 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v9i4.22027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan awal matematis siswa terhadap penyelesaian soal-soal high order thinking yang ditinjau dari soal analisis, soal evaluasi dan secara umum. Penelitian ini pun bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal high order thinking serta untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan siswa keliru dalam menyelesaikan soal-soal high order thinking. Penyempurnaan lainnya juga dapat dilakukan pada standar penilaian, dengan cara mengadaptasi secara bertahap melalui model-model penilaian standar internasional. Penilaian hasil belajar diharapkan dapat membantu para peserta didik untuk lebih meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi Higher Order Thinking Skills (HOTS). Karena melalui berpikir tingkat tinggi dapat mendorong peserta didik untuk dapat berpikir secara luas dan lebih mendalam mengenai materi pelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Kualitatif dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif. Adapun tujuan dari model pembelajaran Kooperatif adalah untuk memberikan siswa pengetahuan, konsep, kemampuan, dan pemahaman yang mereka butuhkan supaya dapat bisa menjadi seorang anggota masyarakat yang bahagia dan dapat memberikan kontribusi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat pengaruh kemampuan awal matematis siswa terhadap penyelesaian soal high order thinking dalam segala aspek. Siswa dikategorikan mampu menyelesaikan soal-soal high order thinking. Aktivitas belajar siswa dan kemampuan berpikir kritis siswa masing-masing masih menunjukkan adanya ketidakseimbangan walaupun guru sudah mengoptimalkan fungsi perangkat pembelajaran dalam pengajarannya. Kata kunci: Berpikir kritis, metode kualitatif, Higher Order Thinking Skills (HOTS)
MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) UNTUK MENINGKATKAN MENEMUKAN GAGASAN UTAMA DALAM PARAGRAF Annisa Annisa; Mawar Sari Simbolon; Oktaviandi Bertua Pardede; Sartika Sari; Dani Sukma Agus Setiawan
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 5 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.129 KB) | DOI: 10.36277/basataka.v5i1.150

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa SMP dalam menemukan gagasan utama masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada pelajaran menemukan gagasan utama paragraf dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Penelitian yang dilaksanakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Sampel yang diteliti 29 siswa SMP kelas VII A. Untuk memperoleh data dalam penulisan ini penulis melakukan pengumpulan data dengan cara melakukan tes, siklus I, siklus II, dan observasi. Dari hasil penelitian yang menggunakan tes, siklus I, dan siklus II pada pelajaran menemukan gagasan utama pada paragraf memperoleh peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa yang signifikan. Ketuntasan hasil belajar pada tes awal (pre test) adalah 24,14%, pada siklus I menjadi 65,51%. Selanjutnya diketahui bahwa siklus II tuntas dengan hasil 86,21%. Berdasarkan data tersebut dapat diartikan bahwa penggunaan model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran menemukan gagasan utama pada paragraf kelas VII SMP Satu Atap Negeri 4 Pangururan
Pelatihan Penulisan Cerpen Remaja pada Siswa SMP Al-Hidayah Medan Oktaviandi Bertua Pardede
Jurnal Mitra Prima Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitraprima.v4i2.2884

Abstract

Budaya literasi terhadap karya sastra pada saat sekarang ini perlu digalakan kembali. Mengingat beberapa program pemerintah yang menyisipkan beberapa pengajaran terkait literasi dikembangkan dan dilakukan di sekolah. Seperti beberapa gerakan literasi yang dicanangkan kemendikbud di sekolah untuk meningkatkan daya baca anak-anak khususnya di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Tetapi perlu diketahui juga bahwa budaya literasi itu tidak hanya berkutat pada membaca saja tetapi juga hadir pada bentuk kegiatan bahasa lain yakni menulis. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa seni menulis sangat penting. Tidak hanya untuk menuliskan gagasan kedalam sebuah tulisan tetapi juga dengan menulis, informasi yang ingin kita sampaikan dapat tersebar dengan baik apalagi di era serba digital ini sebuah tulisan sekarang akan sangat mudah diterbitkan bahkan di posting melalui akun-akun media sosial atau media digital lainnya. Agar anak-anak atau khususnya siswa-siswa dapat menulis dengan baik dan mengembangkan gagasannya, tim PKM dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNPRI mengadakan sebuah pengabdian kepada masyarakat untuk menumbuhkan budaya literasi di bidang menulis. Pelatihan yang diadakan oleh tim PKM ini adalah pelatihan menulis cerpen yang bertemakan remaja yang sangat dekat dengan anak-anak khususnya siswa Sekolah Menengah Pertama. Kegiatan yang berlangsung di Sekolah Menengah Pertama Al-Hidayah Medan ini diharapkan dapat membantu para siswa menjadi lebih inovatif dan dapat membantu mereka mengembangkan kemampuan menulisnya.
PROGRAM LIFELONG LEARNING MERDEKA BELAJAR EDUKASI KOGNITIF MEWUJUDKAN SDGS GOAL 4 GUNA MENINGKATKAN KUALITAS SDM DI SLB MEDAN Oktaviandi Bertua Pardede; Ranto Luspen Manalu; Diwehati Salawajo; Sapriliyani Gulo; Nur Indah Sidebang; Tabas Gabe Mulia Siagian
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 12, No 3 (2022): SHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sejpgsd.v12i3.38859

Abstract

Lifelong Learning can be experienced by every learning community. Instilling the values of academic education with the aim of improving the quality of Human Resources can trigger schools to seek to optimize innovative learning. Freedom to learn cognitive education as a reference for lifelong learning programs seeks to realize inclusive and equitable quality education. It is believed that the Sustainable Development Goals (SDGs) that spur Indonesia's human development index need to be carried out at the Markus Medan Special School. This program is conducted for Markus SLB students for 1.5 months. The method used is participatory and experimental. During its implementation, students participate in building learning activities, so that data analysis is carried out qualitatively and quantitatively. The collected data is processed interactively and continuously until the data is saturated. The data are also interpreted descriptively through quantitative data measures. The results show that Markus Special School students can participate in cognitive education learning. Continuously, student learning products always influence their learning motivation, especially the results of drawing and motor skills of students. The experimental results showed a significant difference before and after experiencing cognitive education learning activities. As many as 60% of students get test scores above average.
Co-Authors Amelia Simanungkalit Anisa Anisa Annisa Annisa Annisa Nasution Ari Wina Br Depari Aritha Sion Sembiring Asima Dormauli Simatupang Ayu Dini Kurnia Ayu Silvia Manullang Azizah Husda Budi Setia Munthe Christin Agustina Purba Cristy Josepine Jorenia Tarigan Dani Sukma Agus Setiawan Dearma Natalia Sinaga Destry Dearni Caniago Dian Syahfitri Diana Lestari Br. Sitompul Diana Nasution Diwehati Salawajo Ebenezer Gultom Eka Dian Nita Br Haloho Elia Ananda Sinaga Elsa Stepany Sitompul Esra Perangin-angin Febirona Br Karo Gabe Marlina Siagian Ginting , Ria Melianti Br Greis Hopina Siregar Gulo, Sapriliyani Henny Novianti br. Manullang Henny Novrianti br. Manullang Iska Handayani Siregar Lasroha Marito Simanullang Manalu, Ranto Luspen Mawar Sari Simbolon Mikha Theresia Apriliani S Nanda Dwi Asti Nanda Dwi Astri Nasrah Bancin Nasrul Berutu Nasution, Izmawal Pebriani Nova Inriani Novri A Panggabean Nur Indah Sidebang Putri Yolanda Br Surbakti Ramadhan Saleh Lubis Ranto Luspen Manalu Renita Pasaribu Roma Ito Purba Rumiris Julianti B Gultom Sahria Sibuea Sahria Sibuea Salawajo, Diwehati Sapriliyani Gulo Sari Ariga, Hijrah Purnama Sariati Marpaung Sartika Sari Sarumaha, Septriana Magdalena Sembiring, Donni Perimsa Siagian, Tabas Gabe Mulia Sidebang, Nur Indah Simatupang, Wawan Yesi Triani Simon Seiman Laowo Sitorus, Ruben Fransteven Situmorang , Mulkan Andika Sri Dinanta Beru Ginting Sri Melati Pertiwi Pinem Sry Putrika Tabas Gabe Mulia Siagian Togatorop, Jainal B Venita Uliyana Sianturi Wahyu Ningsih Winton Buulolo Yeni Charery Butar-butar