Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL MITRA PRIMA

Penerapan Pembelajaran Literasi di SMP Negeri 2 Sitiotio dengan Memanfaatkan Teknologi Informasi Oktaviandi Bertua Pardede
Jurnal Mitra Prima Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literacy learning needs to be experienced by school students. The goal is to optimize students' ability to understand lessons in depth. Junior High School 2 Sitiotio in Samosir regency seems to need this literacy learning experience. The application of literacy is optimized by utilizing information technology to attract students' interest in experiencing the PKM teaching and mentoring process. Based on observations, it appears that learning activities are conducive and dynamic. Teaching through Unpri's Spada and Zenius application shows that there is a new paradigm for students in literacy learning. The mentoring process also shows continuous interaction outside the classroom. The test results showed that there was an increase in student scores before and after literacy learning by 53.3% with a significance of p < 0.05 and Ha was accepted. Thus, the application of literacy can significantly improve student learning outcomes by utilizing information technology.
Pelatihan Penulisan Cerpen Remaja pada Siswa SMP Al-Hidayah Medan Oktaviandi Bertua Pardede
Jurnal Mitra Prima Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitraprima.v4i2.2884

Abstract

Budaya literasi terhadap karya sastra pada saat sekarang ini perlu digalakan kembali. Mengingat beberapa program pemerintah yang menyisipkan beberapa pengajaran terkait literasi dikembangkan dan dilakukan di sekolah. Seperti beberapa gerakan literasi yang dicanangkan kemendikbud di sekolah untuk meningkatkan daya baca anak-anak khususnya di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Tetapi perlu diketahui juga bahwa budaya literasi itu tidak hanya berkutat pada membaca saja tetapi juga hadir pada bentuk kegiatan bahasa lain yakni menulis. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa seni menulis sangat penting. Tidak hanya untuk menuliskan gagasan kedalam sebuah tulisan tetapi juga dengan menulis, informasi yang ingin kita sampaikan dapat tersebar dengan baik apalagi di era serba digital ini sebuah tulisan sekarang akan sangat mudah diterbitkan bahkan di posting melalui akun-akun media sosial atau media digital lainnya. Agar anak-anak atau khususnya siswa-siswa dapat menulis dengan baik dan mengembangkan gagasannya, tim PKM dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNPRI mengadakan sebuah pengabdian kepada masyarakat untuk menumbuhkan budaya literasi di bidang menulis. Pelatihan yang diadakan oleh tim PKM ini adalah pelatihan menulis cerpen yang bertemakan remaja yang sangat dekat dengan anak-anak khususnya siswa Sekolah Menengah Pertama. Kegiatan yang berlangsung di Sekolah Menengah Pertama Al-Hidayah Medan ini diharapkan dapat membantu para siswa menjadi lebih inovatif dan dapat membantu mereka mengembangkan kemampuan menulisnya.
Pelatihan Literasi dalam Ruang Digital di SMP Negeri 30 Medan Oktaviandi Bertua Pardede; Nanda Dwi Astri; Anisa Anisa; Dani Sukma Agus Setiawan; Wahyu Ningsih; Esra Perangin-angin; Amelia Simanungkalit; Ramadhan Saleh Lubis; Azizah Husda
Jurnal Mitra Prima Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitraprima.v5i1.3525

Abstract

Literasi dalam ruang digital merupakan tujuan pelaksanaan pengabdian di SMP Negeri 30 Medan. Kegiatan ini bersinergi terhadap pembelajaran siswa bahwa perkembangan ruang digitalsudah mengamplifikasikan beragam sumber belajar siswa. Sehingga dapat memberikan percepatan yang berarti terhadap peningkatan prestasi belajar siswa. Pelatihan yang dilakukan terhadap siswa kelas VIII di SMP ini menerapkan metode partisipatori yakni siswa terlibat dalam kegiatan yang disusun. Metode ini juga menerapkan pendampingan secara langsung untuk menghasilkan produk literasi yang dinamis. Hasil pelatihan menunjukkan potensi bahwa siswa dapat mengelola pengetahuannya secara efisien, siswa juga dapat mengkaji informasi yang ilmiah melalui kolaborasi yang dilakukan. Selama proses pendampingan juga tampak adanya kemandirian belajar siswa melalui media belajar online “rumah belajar”, sehingga melalui monitoring bertahap yang dilakukan oleh guru kelas menunjukkan literasi yang kondusif. Selanjutnya penerapan ruang digital menjadi tool yang dapat mengoptimalkan aktivitas literasi siswa. Jurnal harian baca siswa pun semakin meningkat dengan adanya ruang digital ini dan pada akhirnya dapat membudayakan literasi siswa secara signifikan.