Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Anemia pada Remaja Putri Anisa Yulianti; Siti Aisyah; Sri Handayani
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.276

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan di negara berkembang. Banyak faktor yang dapat menyebabkan anemia seperti status gizi yang buruk yang dapat menyebabkan kurangnya zat besi, asam folat dan vit B12 untuk memproduksi sel darah merah, siklus menstruasi yang tidak normal ataupun pendarahan yang terjadi pada saat menstruasi, begitupun dengan pengetahuan pengelolaan makanan dan penanganan anemia juga berperan dalam terjadinya anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi, siklus menstruasi dan pengetahuan dengan kejadian anemia pada remaja putri di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Peninjauan Kabupaten OKU Tahun 2023. Metode penelitian menggunakan cross sectional dan. Sampel penelitian sebanyak 65 dengan menggunakan metode non random sampling. Instruemen yang digunakanan dalam penelitian ini berupa kuesioner.  Analisis data menggunakan uji statistic Chi Square. Hasil penelitian ini didapatkan nilai p.value = 0,011  dengan odd ratio 4,900 untuk status gizi, p.value = 0,004 OR 5,429 untuk siklus menstruasi, dan p.value = 0,000 OR 8,635 untuk pengetahuan. Berarti adanya hubungan antara status gizi, siklus menstruasi dan pengetahuan dengan anemia pada remaja putri. Bidan diharapkan memberikan edukasi kepada remaja putri mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan rajin untuk meminum tablet Fe agar terhindar dari penyakit anemia.
Usia, Pengetahuan, Dan Pendapatan Berkorelasi Dengan Kejadian Kurang Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil Yopi Puspasari; Siti Aisyah; Eka Rahmawati; Fika Minata
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 9 No. 1 (2024): Cendekia Medika : Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v9i1.269

Abstract

Ibu hamil mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) jika Lingkar Lengan Atas (LiLA) < 23,5 cm, kondisi ini berisiko melahirkan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), dan menjadi salah satu penyebab tidak langsung kematian ibu. Status gizi ibu hamil sangat menentukan perkembangan dan pertumbuhan janin yang juga akan memengaruhi kelancaran proses persalinan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan faktor usia, pengetahuan, dan penapatan dengan kejadian kurang energi kronik pada ibu hamil di Puskesmas Tanjung Enim. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel sebanyak 65 orang, analisis univariat dan analisis bivariat digunakan. Hasil uji statistik Chi–Square didapatkan p-value usia=0,019, p-value pengetahuan=0,004 dan  p-value pendapatan=0,007. Diperoleh kesimpulan ada hubungan antara usia ibu, pengetahuan dan pendapatan keluarga dengan kejadian kurang energi kronik (KEK) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Enim tahun 2023. Disarankan pentingnya penyuluhan di kelas ibu hamil untuk persiapan kehamilan ataupun konseling tentang kebutuhan gizi sebelum dan selama kehamilan, sehingga ibu dapat mempersiapkan kehamilannya dengan baik.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Minat Ibu terhadap Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang di Desa Kedaton Kecamatan Kedaton Dewi Mulyati; Siti Aisyah; Reffi Damayanti
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol11.iss1.293

Abstract

Contraceptive users in the world according to the World Health Organization (WHO) more than 100 million women use contraception which has effectiveness with hormonal contraceptive users more than and 25% using non-hormonal and contraceptive users in the world in 2019 reaching 89%. In 2020 the number of modern family planning users in urban areas will reach 58% while in rural areas reachs 57%. As many as 82% of Africa's population does not use contraception. Southeast Asia, South and West as much as 43% use contraception. MKJP is a contraceptive tool to delay, space out pregnancies and stop fertility that is used in the long term. The purpose of the study was to determine the relationship between knowledge, education and age with the low interest of mothers in choosing MKJP in Kedaton Village, OKU Regency in 2023. The research method used in this study was quantitative using an analytic survey with a cross sectional approach with the population were 454 mothers who were KB acceptors and the sample were 53 using the Acidental Sampling method. Data analysis used the Chi Square statistical test with a p-value <α = 0.05. The results of this study from 26 respondents with good knowledge 15 (57.7%) chose MKJP p.value = 0.003, from 28 respon Dent of higher education 16 (57.1%) chose MKJP p.value = 0.002, while from 26 respondents who were age of low risk 14 (53.8%) chose MKJP p.value = 0.018. Midwives are expected to educate mothers about the importance of using contraception to space births because it cold be affect the mother'shealth.
FAKTOR RESIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PERSALINAN SECTIO CAESARIA DI RUMAH SAKIT PUSRI PALEMBANG Fadilah Ermizah; Siti Aisyah; Reffi Dhamayanti; Fika Minata Wathan
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 4 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i4.560

Abstract

Latar belakang: Persalinan Sectio Caesaria (SC) adalah proses persalinan dengan jalan pembedahan dinding perut dan dinding rahim untuk mengeluarkan janin dan plasentanya. Persalinan dengan Sectio Caesaria ini dilakukan atas indikasi medis baik dari ibu dan janin, seperti ­Placenta prevea presentasi atau letak abnormal pada janin, serta indikasi lainnya yang dapat membahayakan nyawa ibu maupun janin. Tujuan: hubungan kelainan letak Janin, preeklamsia dan ketuban pecah dini dengan Persalinan Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Pusri Palembang Tahun 2023. Metode: penelitian kuantitatif menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional dan populasi sebanyak 1056 orang, sampel sebanyak 91 dengan menggunakan metode random sampling. Hasil: analisis menunjukkan bahwa nilai kelainan letak janin p.value = 0,039, nilai yang mengalami preeklampsia p.value = 0,035, sedangkan nilai yang mengalami ketuban pecah dini p.value = 0,012 yang berarti terdapat hubungan kelainan letak janin, preeklampsia dan ketuban pecah dini dengan persalinan section caesaria di Rumah Sakit PUSRI Palembang Tahun 2023. Kesimpulan: dari penelitian ini adalah ibu hamil guna menjaga kesehatannya selama kehamilan dan mengontrol kondisi janin melalui USG agar mengetahui letak janin bagus tidaknya. Sehingga dapat mencegah kelahiran dengan Sectio Caesaria.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN MASA NIFAS DI PMB CHOIRUL MALA 22 ILIR KOTA PALEMBANG TAHUN 2024 Rumi; Siti Aisyah; Reffi Dhamayanti; Fika Minata Wathan
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 4 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i4.561

Abstract

Latar belakang: Word Health Organization (WHO) menyatakan bahwa Angka Kematian Ibu (AKI) didunia pada tahun 2022 sebanyak 450 per 100.000 kelahiran hidup. Penyebab paling utama kematian ibu pada wanita umur produktif di negara berkembang disebabkan komplikasi selama kehamilan, persalinan dan nifas. Tujuan: untuk mengetahui hubungan pengetahuan, jarak ke fasilitas kesehatan dan dukungan suami dengan kepatuhan kunjungan masa nifas pada ibu nifas di PMB Choirul Mala 22 Ilir Kota Palembang tahun 2024. Metode: penelitian kuantitatif dengan menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional dengan populasi 51 orang sampel sebanyak 51 dengan menggunakan metode total sampling. Hasil: analisis menunjukkan bahwa nilai pengetahuan p.value = 0,008, nilai jarak ke fasilitas kesehatan p.value = 0,000, sedangkan nilai dukungan suami p.value = 0,016 yang berarti terdapat hubungan pengetahuan, jarak ke fasilitas kesehatan dan dukungan suami dengan kepatuhan kunjungan masa nifas di PMB Choirul Mala 22 Ilir Kota Palembang Tahun 2024. Kesimpulan: dari penelitian ini adalah ibu agar teratur melakukan kunjungan masa nifas setelah melahirkan guna mengetahui kesehatannya setelah melahirkan.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE K4 PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS SUNGAI KELI KECAMATAN PEMULUTAN SELATAN KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2024 Yulita; Siti Aisyah; Reffi Dhamayanti; Fika Minata Wathan
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 4 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i4.562

Abstract

Latar belakang: Antenatal Care (ANC) merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan sejak terjadinya masa konsepsi hingga sebelum mulainya proses persalinan yang diberikan kepada seluruh ibu hamil bertujuan untuk mendeteksi secara dini terjadinya resiko tinggi terhadap kehamilan dan persalinan juga dapat menurunkan angka kematian ibu dan memantau keadaan janin Tujuan: untuk mengetahui hubungan pengetahuan, dukungan suami dan pendidikan dengan Kunjungan Antenatal Care K4 pada Ibu Hamil di Puskesmas Sungai Keli Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan llir Tahun 2024. Metode: Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional dengan populasi 45 orang sampel sebanyak 45 dengan menggunakan metode total sampling. Hasil: analisis menunjukkan bahwa nilai pengetahuan p.value = 0,002, nilai dukungan suami p.value = 0,019, sedangkan nilai pendidikan p.value = 0,002 yang berarti terdapat hubungan pengetahuan, dukungan suami dan Pendidikan dengan kunjungan antenatal care di Puskesmas Sungai Keli Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024. Kesimpulan: dari penelitian ini adalah ibu hamil agar teratur melakukan kunjungan antenatal care guna mengetahui keluhan dan juga perkembangan bayi selama masa kehamilannya.