Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengembangan Modul Ajar IPA Terintegrasi Computational Thinking dalam Meningkatkan Motivasi Belajar dan Self Efficacy Siswa Tingkat SMP Sharfina Sharfina; Lissa Zikriana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah kurangnya pemahaman guruakan penggunaan bahan ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran yang mengakibatkan rendahnya motivasi belajar dan self efficacy siswa terhadap materi yang diberikan oleh guru.Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dan mendesain modul ajar IPA berbasis digital terintegrasi Computational Thinking dalam meningkatkan motivasi belajar dan self efficacy siswa tingkat SMP. Metode dalam penelitian ini menggunakan rancangan four-D,dalam rancangan ini terdapat empat tahapan yaitu: define, design, develop, dan dissemination.Uji ahliatauvalidasidilakukan oleh 1 orang ahli media yang merevisi produk awals esuai saran para ahli. Uji lapangan kecil dilakukan oleh 20 siswa dan uji lapangan skala besar dilakukan oleh 32 siswakelas IX SMP Negeri 3 Peusangan. Metodepengumpulan data dalam penelitian ini dengan observasi, wawancara, dan angket. Instrumen penelitiannya berupa panduan observasi, panduan wawancara, dan angket. Hasil penelitian pengembangan ini berupa produk modul ajar IPA terintegrasi Computational Thinking yang telah diuji kelayakannya oleh ahli media, siswa sebagai pengguna media tersebut. Keseluruhan hasil uji coba menunjukkan hasil yang baikyaitu memperoleh kategori sangat layak dengan rincian : (1) uji ahli materi mendapatkan hasil 80,25% sangat layak, (2) uji ahli media mendapatkan hasil 85,75% sangat layak, (3) uji skala kecil oleh siswa memperoleh hasil 83% sangat layak, (4) uji skala besar oleh siswa memperolehhasil 85,75% sangat layak. Berdasarkan hasil uji kelayakan media tersebut maka dapat simpulkan bahwa modul ajar IPA terintegrasi Computational Thinking sangat layak untuk digunakan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan motivasi belajar dan self efficacy siswa
Desain Media Ajar Sains Berbasis E-Modul untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains pada Paserta Didik Jenjang SMP Lissa Zikriana; Sharfina Sharfina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi yang sangat pesat dalam dunia pendidikan. Pada abat 21, penggunaan media ajar yang bervariatif berbasis digital dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi akan menjadi salah satu strategi pembelajaran saat ini. Urgensi dari penelitian ini adalah memberi alternatif baru pada peserta didik dalam membaca modul dengan memanfaatkan teknologi, dengan adanya e-modul peserta didik bisa mengulang materi pelajaran sains-fisika kapan saja. E-modul sebagai media ajar yang lebih efisien yang dapat digunakan oleh peserta didik dan bahasa yang digunakan lebih mudah dipahami. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui tingkat kelayakan e-modul, (2) untuk mengetahui peningkatan keterampilan proses sains (KPS) peserta didik setelah menggunakan e-modul. Metode yang digunakan adalah mengikuti rancangan Thiagajaran, yaitu Four-D (Define, Design, Devolop, dan Disseminate). Teknik pengumpulan data menggunakan lembar uji validasi ahli untuk mengukur validitas e-modul dan lembar pengamatan untuk mengumpulkan data kelayakan dan keterampilan proses sains peserta didik. Analisis data dilakukan dengan mengolah data respon validator maupun skala likert kemudian dikonversi menjadi data kualitatif. Data keterampilan proses sains dianalisis menggunakan rumus N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain media ajar sains berbasis e-modul dikembangkan dinyatakan valid dan layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Desain media ajar sains berbasis e-modul dapat meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik selama kegiatan pembelajaran.
Enhancing students' cognitive ability on Newton laws through the integrated SSCS-TPACK learning model Lissa Zikriana; Sharfina Sharfina; Khairunnisak Khairunnisak; Nanda Safarati
International Journal on Education Insight Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/ijei.v7i2.15960

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the integrated SSCS-TPACK model, a model which integrates search-solve-create-share framework and technological-pedagogical content knowledge, in improving students’ cognitive abilities regarding Newton’s laws. In this study, effectiveness is operationally defined as a statistically significant increase in students’ cognitive ability scores following the implementation of this learning model. This study employed a one-group pretest–posttest design involving 30 eighth-grade students from SMP Negeri 3 Peusangan, a public junior high school in Peusangan, Aceh, Indonesia. Participants were selected using a random sampling technique. Data were analyzed using a paired t-test. The results showed a statistically significant difference between pretest and posttest scores (t = 29.08, p < 0.001), indicating that students’ cognitive abilities improved after learning with the integrated SSCS-TPACK model. These findings suggest that the integrated SSCS-TPACK model is effective in improving students’ cognitive abilities in learning Newton’s laws and therefore can serve as an alternative technology-integrated teaching approach to enhance the physics learning process.