Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN BALITA USIA 1-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTASARI Dinda Catur Utami; Atika Nur Azizah
Avicenna : Journal of Health Research Vol 6, No 1 (2023): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v6i1.820

Abstract

STUDI KUALITATIF: ANALISIS INFORMASI ANATOMI PADA VARIASI SLICE THICKNESS MSCT SCAN ORBITA DENGAN MEDIA KONTRAS POTONGAN AXIAL MPR Hernastiti Sedya Utami; Atika Nur Azizah; Andi Muh. Maulana; Fani Susanto; Pradana Nur Oviyanti
Jurnal Kesehatan Vol 14, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v14i1.342

Abstract

Struktur anatomi orbita sangat kompleks sehingga memerlukan detail yang baik pada msct scan untuk melihat patologi orbita. Salah satu parameter pada msct scan orbita untuk mengetahui keakuratan struktur anatomi orbita adalah ketebalan irisan. menurut literatur ketebalan irisan untuk orbital <2mm. Sedangkan literatur lain mengatakan 3-5 mm. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis informasi citra yang dihasilkan dengan variasi ketebalan irisan pada orbital ct scan.Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan studi eksperimen. Populasi dan sampel adalah 15 pasien dengan citra MSCT scan orbita dengan rekonstruksi ketebalan irisan media kontras potongan MPR aksial yaitu 1 mm, 2 mm dan 3 mm. Informasi citra yang dinilai adalah akurasi, kejelasan struktur dan jaringan pada citra ct scan orbita potongan MPR aksial meliputi anatomi tulang hidung, saraf optik, sinus etmoidalis, sinus sfenoid, tulang lakrimal, kornea, lensa, bola mata dan sklera. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi dan kuisioner kepada spesialis radiologi sebagai observer dan analisis data dilakukan dengan menggunakan SPPS uji Friedman test.Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan antara informasi citra pada variasi ketebalan irisan CT scan MPR aksial orbital dan ketebalan irisan yang dapat memberikan informasi anatomi yang optimal pada citra axial MSCT scan MPR orbital dengan media kontras yaitu 2 mm.Kata kunci : msct scan orbital; ketebalan irisanAbstract The anatomical structure of the orbit is so complex that it requires good detail on CT scan to see the pathology of the orbit. One of the parameters on the orbital ct scan to reveal the accuracy of the orbital anatomical structure is slice thickness. according to the slice thickness literature for orbital <2mm. Whereas other literature says 3-5 mm. the purpose of this study was to analyze the image information produced with slice thickness variations on ct scan orbitals. The method of this research is qualitative with a experiment study. Population and sample were 15 patients with orbital CT scan images with contrast media slice thickness reconstruction of axial MPR pieces that were 1 mm, 2 mm and 3 mm. Assessed image information is accuracy, clarity of structure and tissue on orbital ct scan images of axial MPR pieces including anatomy of nasal bone, optic nerve, ethmoidal sinus, sphenoid sinus, lacrimal bone, cornea, lens, globe and sclera.Data retrieval is done by observation radiologist and data analysis is carried out by SPSS Friedman test.The result of this research is there is a relationship between image information on slice thickness variations of axial MPR CT scans of orbital and slice thickness which can provide optimal anatomical image information on axial images of MPR CT scans of orbitals with contrast agent that is 2 mm.Keywords: orbital msct scan; slice thickness
Program Kelas Ibu Hamil Sebagai Upaya Pencegahan Komplikasi Kehamilan Di Puskesmas Sokaraja II Ikhwah Mu'minah; Atika Nur Azizah
INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 11 No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/involusi.v11i1.172

Abstract

According to Law No. 36 of 2009 on health, one of the efforts to improve maternal health aims to maintain the health of mothers and children and reduce maternal mortality. The government's efforts to achieve this goal are to improve midwifery services and disseminate health of both mother and childbooks. One of the efforts to provide midwifery services is a class for pregnant women. Pregnant mothers class is a means of learning together about health for pregnant women in the form of face-to-face groups which aims to increase the knowledge and skills of mothers regarding pregnancy, childbirth, postpartum care, baby care, infectious diseases. In qualitative research with a phenomenological descriptive approach. The results of the study can be concluded that the participation of pregnant women in the class of pregnant women is strongly influenced by factors of education, knowledge and work. The occupational factor is the biggest obstacle for pregnant women where mothers who work as laborers rarely attend pregnant women classes because the schedule for carrying out classes for pregnant women and working schedules is not appropriate.
STUDI KUALITATIF: ANALISIS INFORMASI ANATOMI PADA VARIASI SLICE THICKNESS MSCT SCAN ORBITA DENGAN MEDIA KONTRAS POTONGAN AXIAL MPR Hernastiti Sedya Utami; Atika Nur Azizah; Andi Muh. Maulana; Fani Susanto; Pradana Nur Oviyanti
Jurnal Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v14i1.342

Abstract

Struktur anatomi orbita sangat kompleks sehingga memerlukan detail yang baik pada msct scan untuk melihat patologi orbita. Salah satu parameter pada msct scan orbita untuk mengetahui keakuratan struktur anatomi orbita adalah ketebalan irisan. menurut literatur ketebalan irisan untuk orbital <2mm. Sedangkan literatur lain mengatakan 3-5 mm. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis informasi citra yang dihasilkan dengan variasi ketebalan irisan pada orbital ct scan.Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan studi eksperimen. Populasi dan sampel adalah 15 pasien dengan citra MSCT scan orbita dengan rekonstruksi ketebalan irisan media kontras potongan MPR aksial yaitu 1 mm, 2 mm dan 3 mm. Informasi citra yang dinilai adalah akurasi, kejelasan struktur dan jaringan pada citra ct scan orbita potongan MPR aksial meliputi anatomi tulang hidung, saraf optik, sinus etmoidalis, sinus sfenoid, tulang lakrimal, kornea, lensa, bola mata dan sklera. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi dan kuisioner kepada spesialis radiologi sebagai observer dan analisis data dilakukan dengan menggunakan SPPS uji Friedman test.Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan antara informasi citra pada variasi ketebalan irisan CT scan MPR aksial orbital dan ketebalan irisan yang dapat memberikan informasi anatomi yang optimal pada citra axial MSCT scan MPR orbital dengan media kontras yaitu 2 mm.Kata kunci : msct scan orbital; ketebalan irisanAbstract The anatomical structure of the orbit is so complex that it requires good detail on CT scan to see the pathology of the orbit. One of the parameters on the orbital ct scan to reveal the accuracy of the orbital anatomical structure is slice thickness. according to the slice thickness literature for orbital <2mm. Whereas other literature says 3-5 mm. the purpose of this study was to analyze the image information produced with slice thickness variations on ct scan orbitals. The method of this research is qualitative with a experiment study. Population and sample were 15 patients with orbital CT scan images with contrast media slice thickness reconstruction of axial MPR pieces that were 1 mm, 2 mm and 3 mm. Assessed image information is accuracy, clarity of structure and tissue on orbital ct scan images of axial MPR pieces including anatomy of nasal bone, optic nerve, ethmoidal sinus, sphenoid sinus, lacrimal bone, cornea, lens, globe and sclera.Data retrieval is done by observation radiologist and data analysis is carried out by SPSS Friedman test.The result of this research is there is a relationship between image information on slice thickness variations of axial MPR CT scans of orbital and slice thickness which can provide optimal anatomical image information on axial images of MPR CT scans of orbitals with contrast agent that is 2 mm.Keywords: orbital msct scan; slice thickness
Pengaruh Preeklampsia Pada Ibu Hamil Terhadap Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Di Wilayah Puskesmas Kebasen Tahun 2024 Iki Kurniasih; Atika Nur Azizah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2671

Abstract

Preeklampsia adalah gangguan kehamilan yang ditandai dengan hipertensi dan proteinuria, serta menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu di Indonesia. Kondisi ini dapat menyebabkan pertumbuhan janin terhambat karena nutrisi yang tidak seimbang. Ibu hamil dengan preeklamsia dapat mengalami retardasi pertumbuhan janin dalam rahim, yang berpotensi melahirkan bayi dengan ukuran lebih kecil dan lemah dari yang diharapkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Preeklampsia pada ibu hamil terhadap kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah di Wilayah kerja Puskesmas Kebasen. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kebasen menggunakan jenis survey analitik dengan desain case control. Sampel dalam penelitian ini dibagi menjadi dua yaitu sampel control sebanyak 44 responden dan sampel kasus sebanyak 44 responden. Analisis bivariat menggunakan uiji Chi squiaire. Hasil penelitian menunjukkan Totail kejaidiain Preeklaimpsiai sebainyaik 36 oraing (40,9%),dain tidaik preeklaimsi sebainyaik 52 oraing (59,1%). Paidai kelompok kaisuis (BBLR) kejaidiain preeklaimsi sebainyaik 24 oraing(27,3%) sedaingkain paidai kelompok kontrol (BBLN) kejaidiain preeklaimsi sebainyaik 12 oraing (13,6%). Hasil nalisa statistic menunjukkan terdaipait pengairuih preeklaimsi terhaidaip kejaidiain BBLR dengain nilaii p vailuie 0,008 dain nilaii OR 3,2 haisil ini menuinjuikkain OR > 1 yaing airtinyai baihwai preeklaimsi meruipaikain faiktor terjaidinyai BBLR 3,2 kaili lebih besair dibaindingkain dengain tidaik preeklaimsi Kesimpulan dalam penelitian ini terdaipait pengairuih preeklaimsi terhaidaip kejaidiain BBL di wilayah kerja Puskesmas Kebasen. Disarankan fasilitas pelayanan Kesehatan dapat meningkaitkain uipaiyai deteksi dini preeklaimpsiai melailuii skrining yaing efektif .
Pelatihan Penerapan Gizi Seimbang Pada Masa Pandemi Covid-19 Atika Nur Azizah
Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Akbid Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37402/abdimaship.vol2.iss2.145

Abstract

The covid-19 pandemic (corona virus disease 2019) causes a decrease in the body's immune system. One of the things that can increase a toddler's immune system is eating a balanced nutritious diet. The purpose of the training on the application of balanced nutrition is to increase knowledge and skills about balanced nutrition. Balanced nutrition is necessary to promote a good immune system. The implementation method is in the form of training with lecture methods, discussions, and the practice of applying balanced nutrition to the management of the Nasyiatul Aisyiyah Rawalo Branch Manager. The result is an increase in knowledge by 60% and an increase in skills in the application of balanced nutrition by 85%.
Hubungan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dengan Asfiksia Neonatorum: The Correlation Between Low Birth Weight (LBW) and Neonatal Asphyxia Nani Apriyani; Atika Nur Azizah
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 9 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijm.v9i1.4261

Abstract

The Infant Mortality Rate (IMR) in Indonesia increased in 2022, reaching 21,000 deaths. A similar rise was observed in Central Java Province with 4,000 deaths, and in Cilacap Regency with 149 deaths. In 2023, the leading causes of neonatal mortality were asphyxia (1%) and low birth weight (0.7%). Low Birth Weight (LBW) has complex etiologies and is closely associated with the risk of neonatal asphyxia. This study aimed to analyze the correlation between low birth weight and the incidence of neonatal asphyxia. It was a correlational analytic study using a retrospective cohort approach, focusing on past influencing factors (backward-looking). The independent variable was low birth weight (LBW), while the dependent variable was neonatal asphyxia. Data were collected from medical records at RSUD (Regional Public Hospital) Cilacap from May 21 to 24, 2025. The sample consisted of all newborns at RSUD Cilacap in 2024, with a total sampling technique resulting in 1,015 data points. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis with the Spearman rank test. The results revealed a significant correlation between low birth weight and the incidence of neonatal asphyxia at RSUD Cilacap in 2024 (p-value = 0.000). These findings can serve as a reference for strengthening health promotion and prevention strategies to reduce the prevalence of neonatal asphyxia by addressing infant birth weight.   Abstrak Angka Kematian Bayi di Indonesia mengalami peningkatan di tahun 2022 sebanyak 21.000 jiwa. Peningkatan AKB juga terjadi di Provinsi Jawa Tengah hingga 4.000 jiwa dam di Kabupaten Cilacap sebanyak 149 jiwa. Penyebab pada masa neonatal pada tahun 2023 tetinggi adalah asfiksia (1%) dan Berat Badan Lahir Rendah (0,7%). BBLR memiliki etiologi yang kompleks dan berhubungan erat dengan risiko asfiksia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan berat badan lahir rendah (BBLR) dengan kejadian asfiksia neonatorum. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik korelasional melalui pendekatan retrospektif kohort studi yang berfokus dengan melihat faktor-faktor yang mempengaruhi di masa lampau (backward looking). Variabel bebas dalam penelitian ini yaituberat badan lahir rendah (BBLR) sedangkan variabel terikat adalah asfiksia neonatorum. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 21 – 24 Mei 2025 di RSUD Cilacap dengan melihat rekam medik.Populasi dalam penelitian ini yaitu bayi yang lahir di RSUD Cilacap dan sampel dalam penelitian ini adalah semuabayi baru lahir di RSUD Cilacap tahun 2024 dengan teknik total Sampling sebanyak 1.015 data. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Cilacap tahun 2024 (p-value= 0,000). Simpulan dalam penelitian ini dapat sebagai acuan dalam meningkatkan promosi dan pencegahan agar prevalensi asfiksia neonatorum dengan memperhatikan berat badan lahir bayi.