Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

RANCANG BANGUN APLIKASI MEDIA RESERVASI MAKANAN BERBASIS BLUETOOTH STUDI KASUS D’COST RESTAURANT Sarwosri Sarwosri; Reza Kurniawan
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi mobile yang berkembang pesat saat ini memudahkan pengguna dalam melaksanakan kegiatansehari-hari. Para pelaku bisnis memanfaatkan kemajuan teknologi saat ini untuk memajukan usaha mereka.Salah satu pelaku bisnis yang ada adalah pelaku bisnis Restaurant. Pemesanan menu merupakan aspek yangsangat berpengaruh terhadap ekspektasi pengunjung terhadap suatu restaurant.Dalam penelitian ini akan dirancang suatu aplikasi pemesanan menu melalui media mobile sehinggapengunjung dapat secara langsung melakukan reservasi tanpa melalui pelayan restaurant. Sebelum melakukanpemesanan, pengunjung mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui handphone, setelah itu memilih menu yangakan dipesan, kemudian list pesanan dikirim ke server dapur. Pengunjung akan menunggu pesanan. Dalampenelitian ini terdapat aplikasi backend office yang dapat memudahkan administrator restaurant mengelolainformasi menu yang ada. Penelitian ini mengambil studi kasus reservasi di D’Cost Restaurant.Uji coba pada penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi bluetooth sebagai perantarareservasi makanan melalui media handphone dapat menjadi sebuah alternatif pilihan sistem reservasirestaurant.
Kakas Bantu Analisis Kerancuan Kebutuhan Perangkat Lunak Berbasis Aturan Yunata Dede Pratiwi; Daniel Oranova Siahaan; Sarwosri Sarwosri
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.107 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.639

Abstract

Analisis kebutuhan adalah fase yang penting dalam pengembangan sebuah perangkat lunak. Otomatisasi evaluasi terhadap bahasa alamiah yang digunakan dalam dokumen kebutuhan telah ditetapkan untuk meningkatkan kualitas dari sebuah sistem sebelum memulai fase pembangunan sistem. Kakas Bantu Analisis Kerancuan Kebutuhan Perangkat Lunak Berbasis Aturan ini adalah suatu kakas bantu yang dapat membantu otomatisasi dalam evaluasi dokumen kebutuhan perangkat lunak. Kakas bantu ini mengekstraksi dokumen kebutuhan perangkat lunak menjadi kebutuhan spesifik. Kakas bantu melakukan analisis kerancuan pada kebutuhan spesifik dan memberikan rekomendasi atas kerancuan yang terjadi didalamnya
APLIKASI MOBILE LEARNING ORGANIZER MAHASISWA Sarwosri Sarwosri; Ahmad Hoirul Basori; Joko Prihastomo
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan telepon selular dan internet menjadi kecenderungan baru di seluruh dunia. Namun kecenderungan tersebut kurang diimbangi oleh pahamnya akan fasilitas yang tersedia pada telepon selular atau internet itu sendiri. Mahasiswa yang memiliki banyak kegiatan dan tugas dalam perkuliahan memerlukan suatu fasilitas yang diperlukan dalam mengatur jadwal kegiatan mereka, yaitu organizer. Organizer, dalam istilah teknik dapat diartikan sebagai alat yang digunakan untuk mengatur kegiatan, mencatat memo, dan jam pengingat. Pada penelitian ini akan dipaparkan mengenai aplikasi mobile learning organizer mahasiswa yang dapat membantu mahasiswa dalam mengatur studi dan merencanakan kegiatan mereka.
PEMBUATAN FRAMEWORK AUDIT SITUS WEB UNTUK AUDITOR MENGGUNAKAN MODEL KUALITAS PERANGKAT LUNAK Sri W Suluh; Sarwosri Sarwosri; Henning TC
JURNAL ILMIAH MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol. 6 No. 2 (2009)
Publisher : Program Studi Matematika, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/2540766X.2009.v6.i2.21

Abstract

Pada  era  teknologi  informasi  ini,  banyak  organisasi    atau  perusahaan  yang  memiliki  situs  web.  Dalam perjalanannya, organisasi atau perusahaan tersebut merasa perlu mengevaluasi & meningkatkan situs web yang dimiliki sehingga menjadi situs yang bagus dan memenuhi tujuan organisasi atau perusahaan pemilik situs. Untuk menilai hal tersebut secara obyektif, maka perlu dilakukan audit terhadap situs web tersebut oleh auditor independen. Standar audit untuk masing-masing situs web berbeda sesuai dengan kategori, sifat dan peruntukan situs web. Penelitian ini  mengajukan pembuatan framework untuk melakukan audit yang dinamis pada suatu situs web berdasarkan kategori, sifat dan peruntukan suatu situs. Penelitian ini juga  memberikan  penilaian  dan pembobotan  untuk masing-masing  item  dalam  kategori  dan  subkategori penilaian auditor sehingga didapatkan hasil yang valid. Hasil ini nantinya dapat digunakan untuk memberi rekomendasi  terhadap  kemungkinan  perubahan  (re-engineering  situs  web  lebih  lanjut)  dan  dapat melakukan  benchmarking  terhadap  organisasi  atau  perusahaan  sejenis.  Berdasarkan  hasil percobaan,bahwa audit situs web ini  menggunakan bobot default memudahkan auditor untuk menilai suatu situs berdasarkan standar yang ada. Di sisi lain, auditor tidak mempunyai cukup kebebasan untuk memilih dan menentukan bobot kategori serta subkategori yang diinginkan.
RANCANG BANGUN OPTIMASI PERENCANAAN KEBUTUHAN BAHAN BAKUDENGAN ALGORITMA SILVER-MEAL Aulia Bahar; Sarwosri Sarwosri
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 9, No 2, Juli 2011
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.027 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v9i2.a33

Abstract

Suatu usaha bisnis biasanya mengatur dengan sangat hati-hati sekali mengenai barang-barang inventori agar usahanya dapat berjalan lancar. Sebuah faktor penting dalam formulasi dan solusi dari suatu model inventori adalah permintaan (per satuan waktu) dari suatu item yang bersifat deterministik (bersifat tentu) atau bersifat probabilistik (ditentukan oleh distribusi kemungkinan). Material Requirement Planning (MRP) adalah situasi yang terjadi karena permintaandeterministik muncul. Kepopuleran sistem MRP dalam industri mengakibatkan meningkatnya minat terhadap topik dalam pengambilan keputusan dalam sistem manufaktur multistage. Akan tetapi, prosedur Lot-Sizing yang digunakan oleh sistem MRP yang sudah tersedia agak terbatas dalam kemampuannya untuk mengkoordinasi rencana produksi dari berbagai tahap dari proses manufaktur dan berbagai macam batas kapasitas. Masalah lot-sizing adalah menentukan ukuran lot produksi dari berbagai item dalam tahap produksi. Tujuan dari permasalahan ini adalah mengurangi biaya total manufakturing (temasuk biaya setup, biaya inventori holding, dan lain-lain) dengan tetap memperhatikan kebutuhan konsumen.
APLIKASI WEB CRAWLER UNTUK WEB CONTENT PADA MOBILE PHONE Sarwosri Sarwosri; Ahmad Hoirul Basori; Wahyu Budi Surastyo
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 7, No 3, Januari 2009
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.488 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v7i3.a79

Abstract

Crawling is the process behind a search engine, which served through the World Wide Web in a structured and with certain ethics. Applications that run the crawling process is called Web Crawler, also called web spider or web robot. The growth of mobile search services provider, followed by growth of a web crawler that can browse web pages in mobile content type. Crawler Web applications can be accessed by mobile devices and only web pages that type Mobile Content to be explored is the Web Crawler. Web Crawler duty is to collect a number of Mobile Content. A mobile application functions as a search application that will use the results from the Web Crawler. Crawler Web server consists of the Servlet, Mobile Content Filter and datastore. Servlet is a gateway connection between the client with the server. Datastore is the storage media crawling results. Mobile Content Filter selects a web page, only the appropriate web pages for mobile devices or with mobile content that will be forwarded.
RANCANG BANGUN OPTIMASI KEBUTUHAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN ALGORITMA WAGNER-WHITIN Ahmad Saikhu; Sarwosri Sarwosri; Nur Laila
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 7, No 4, Juli 2009
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.01 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v7i4.a87

Abstract

Lotting or purchasing raw materials is one step in Material Requirement Planning. Lotting technique that already known is the Wagner-Within algorithm. This algorithm is widely used because it provides optimal solutions for problem sizedeterministic dynamic reservation at a particular time period in which the needs of the entire period must be completed. It takes a application system of optimization planning raw material requirements using the Wagner-Whitin algorithm. The development of this process begins with building a power module of demand data using Arima method (1,1,1), then followed by forecasting modules of consumer demand for end product by using the multiplicative decomposition forecasting methods, and ends with the development of Materials Requirement Planning module (MRP I) using the Wagner-Whitin algorithm. The results of the test system with test data is the generation of data will form the same pattern that is likely up from week to week. Forecasting results have high accuracy registration of 99.48%, 99.64% and 99.68%. Wagner-Whitin algorithm always produces the combination of weeks. Result of the combination in the first week will produces the minimum cost for the entire week of production.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK KLASIFIKASI TEKSTUR DENGAN MENGGUNAKAN ANALISA PAKET WAVELET Sarwosri Sarwosri; Rully Soelaiman; Esther Hanaja
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 2, No 2 Juli 2003
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.044 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v2i2.a293

Abstract

Pada penelitian ini, akan membahas suatu metoda klasifikasi tekstur dengan menggunakan representasi multiresolusi yang diperoleh dari hasil Transformasi Paket Wavelet (TPW), yang menggunakan beberapa jenis wavelet induk (filter). Untuk menentukan metoda dan filter yang paling sesuai dalam pengklasifikasian tekstur. Pengamatan dilakukan juga terhadap level dekomposisi., serta perhitungan waktu yang dibutuhkan untuk proses tersebut dari berbagai ukuran citra, dengan maksud untuk mengetahui pengaruh ukuran dan jumlah ciri dari citra tekstur terhadap waktu proses. Pengujian klasifikasi dilakukan pada beberapa jenis tekstur normal dan cacat. Kata kunci: Klasifikasi Tekstur, Transformasi Paket Wavelet.
PERBESARAN CITRA MENGGUNAKAN METODE WAVELET Sarwosri Sarwosri; Nanik Suciati; Myke Noor Ariani
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 2, No 2 Juli 2003
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.017 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v2i2.a294

Abstract

Perbesaran citra merupakan salah satu cabang dalam pengolahan citra digital, yang sering dibutuhkan dalam berbagai aplikasi seperti dalam bidang kedokteran, multimedia, dan dalam citra satelit. Seiring makin berkembangnya teknologi, makin banyak pula metode yang digunakan untuk perbesaran citra. Pada penelitian ini, proses perbesaran citra dilakukan menggunakan metode wavelet. Jenis filter induk wavelet yang digunakan, yaitu haar, daubechies 4, daubechies 6, daubechies 8, dan coiflet 1. Langkah-langkah proses perbesaran citra adalah sebagai berikut: transformasi wavelet diskrit, yaitu mendekomposisi citra inputan dengan menggunakan algoritma pyramida. Kemudian hasil dekomposisi (koefisien wavelet) dikalikan dengan dua dan diletakkan dalam matrik yang berukuran dua kali citra inputan pada sisi pojok kiri atas, sedangkan elemen matrik yang lain diisi nol. Setelah dilakukan proses transformasi wavelet invers (proses rekonstruksi) terhadap matrik tersebut, dihasilkan nilai untuk citra output (hasil perbesaran). Proses di atas memanfaatkan dua buah fungsi filter, yaitu low-pass filter (scaling function) dan high-pass filter (wavelet function). Dari uji coba yang dilakukan pada perangkat lunak ini terhadap lima filter induk wavelet yang digunakan, filter haar mempunyai nilai MSE (Mean Square Error) terkecil. Uji coba juga menunjukkan bahwa karakteristik citra asli, seperti standard deviasi juga mempengaruhi besarnya nilai MSE. Kata Kunci : Transformasi Wavelet, Algoritma Pyramida, MSE.