Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGGUNAAN BERBAGAI PUPUK ORGANIK UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI DALAM UPAYA BUDIDAYA SEHAT TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Nikmah Nikmah
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 10 No. 3 (2018): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan budidaya bawang merah oleh petani yaitu pengaplikasian pupuk anorganik yang berlebih untuk meningkatkan produksi. Solusi untuk mengatasi ketergantungan terhadap penggunaan pupuk anorganik yaitu dengan memberikan pupuk organik. Pupuk organik mempunyai manfaat untuk meningkatkan jumlah air yang dapat ditahan di dalam tanah dan jumlah air yang tersedia bagi tanaman serta sebagai sumber energi bagi jasad mikro dan tanpa adanya pupuk organik semua kegiatan biokimia akan terhenti (Nizar, 2011). Penelitian ini dilakukan melalui kajian pustaka dari beberapa hasil penelitian bawang merah yang menggunakan pupuk organik dan anorganik. Data yang dikumpulkan adalah parameter pertumbuhan dan produksi bawang merah, yakni tinggi tanaman, jumlah anakan dan dan produksi. Dari data yang diperoleh kemudian dibandingkan dan dirangkum dalam suatu kesimpulan. Dari hasil kajian penelitian bawang merah dengan menggunakan bahan organik, terlihat bahwa pertumbuhan awal tanaman lebih lambat dibandingkan dengan tanpa pemupukan ataupun dengan pupuk organik saja. Namun pada hasil akhir, produksi bawang merah berbeda nyata dibanding tanpa penggunaan pupuk organik, yaitu diperoleh hasil berat kering yang lebih tinggi. Pada tanah miskin hara penggunaan bahan anorganik separoh dosisi anjuran ditambah bahan organik dapat meningkatkan produksi dibanding penggunaan pupuk anorganik saja atau pupuk organik saja Kata Kunci: Bawang Merah, Pupuk Organik, Hasil Produksi
PENGARUH PASOKAN SIAP SAJI PRODUKSI TANAMAN HORTIKULTURA TERHADAP TINGKAT PENURUNAN SAMPAH ORGANIK DI WILAYAH JAKARTA TIMUR Nikmah Nikmah
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 12 No. 1 (2019): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil produk hortikultura antara lain sayuran dan buah-buahan, mengandung gizi terutama vitamin dan mineral yang dibutuhkan manusia setiap hari dalam keadaan segar.  Untuk mempertahankan keutuhan dan kesegarannya sampai ke tempat tujuan yang jauh, sayuran dalam pengangkutannya mulai dari petani sampai ke pasar-pasar tradisional di  DKI Jakarta masih menyertakan bagian tanaman sayur yang tidak dikonsumsi, antara lain bagian akar, batang dan daun pelindung, kulit dan tongkol jagung..   Keadaan demikian menimbulkan masalah, karena tangkai dan daun yang digunakan sebagai pelindung sayuran yang tidak terkonsumsi ini akan dibuang menjadi sampah organik, baik yang terbuang di pasar-pasar tradisional maupun di rumah tangga yang mengkonsumsi sayur-sayuran tersebut.  Sedangkan sampah organic yang tertimbun di kota-kota besar terutama di DKI Jakarta dengan jumlah 6.500 ton per hari sudah tidak tertampung di TPA.  Dari data survey terhadap terhadap bagian tanaman sayuran broccoli, kembang kol, jagung manis, katuk, bayam dan kangkung yang dibeli dari pasar menunjukkan, bahwa jumlah bagian terbuang in rata-rata sebesar 53,96 %  atau setara dengan 234,40 gram dengan asumsi kebutuhan sayur perkapita perhari menurut Ashari (1995) sebesar 200 gram per hari.  Dengan jumlah sampah organik sebesar 65% dari seluruh sampah (BPS, 2001), maka dari jumlah sampah 6.500 ton per hari (Bharuna, E 2012), jumlah sampah yang ditimbulkan oleh bagian tanaman yang diteliti sebesar .  Dengan demikian sampah organik yang ditimbulkan penduduk Jakarta  sama  dengan 2.836 ton per hari adalah bagian dari sampah sayuran yang diteliti.            Apabila sayuran dikemas sedemikian rupa sehingga bagian yang sayuran yang tidak dikonsumsi ditinggalkan di lahan petani, maka selain petani mendapatkan pupuk organik untuk lahan pertaniannya, jumlah sampah di DKI pun dapat diminimalir.  Kata Kunci : Sampah Organik, Tanaman Hortikultura, Produk Hortikultura
RESPON PERTUMBUHAN, PRODUKSI DAN KANDUNGAN SENG (Zn) TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) TERHADAP TEKNIK PEMBERIAN DAN DOSIS PUPUK ZINK SULFAT Sunar Sunar; Tira Rinda Gustina; Nikmah Nikmah
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 14 No. 1 (2021): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zinc (Zn) is an essential micro element that is needed by plants and also inhumans. The importance of the adequacy of Zn minerals in food is not yet fullyunderstood by the public. Rice as a staple food has the potential to provide microelements Zn, but the content of micro nutrients Zn in rice is still low than therecommended requirement. This study aims to determine the response of growth,production and Zn content in rice to the technique of application (spray andspread) and dose of Zn Sulfate Heptahydrate (ZnSO4) fertilizer applied to riceplants (Oryza sativa L.) which was carried out in the field. The study wasarranged in a randomized block series (RAK) with eight treatments consisting ofT1D0 (Spread Technique × Dose 0 kg), T1D1 (Spread Technique × Dose 8 kg),T1D2 (Spread Technique × Dose 12 kg) T1D3 (Spread Technique × Dose 16 kg),T2D0 (Spray Technique × 0 kg Dosage), T2D0 (Spray Technique × 8 kg Dose),T2D2 (Spray Technique × 12 kg Dose), T2D0 (Spray Technique × 16 kg Dose).The results showed that spraying zinc sulfate heptahydrate (ZnSO4) 12kg/haincreased rice production by 20% and spraying zinc sulfate heptahydrate(ZnSO4) 16 kg/ha increased zinc content in rice by 5.3%.Keywords: Rice, Zinc, Zinc Sulphate Heptahydrate Fertilizer
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN (Studi Kasus Pada Pelanggan Divisi Local Government Service PT. Telkom Indonesia, Kebon Sirih Jakarta) Nikmah Nikmah; Gigih Ar-Rasyid
Jurnal Manajemen FE-UB Vol. 7 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era globalisasi, pelayanan atau jasayang bersaing dalam pasar semakin banyakdan beragam akibat adanya keterbukaan pasar,sehingga terjadilah persaingan antar produsenuntuk dapat memenuhi kebutuhan pelangganserta memberikan kepuasan kepada pelanggansecara maksimal, karena pada dasarnya tujuandari suatu bisnis adalah untuk menciptakanrasa puas pada pelanggan.