Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Proceeding of Community Service and Engagement

Pelatihan Pengembangan Web Dengan Laravel Dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik SMKN 1 Garut Villy Satria Praditha; Ario Harry Prayogo; Arfive Gandhi
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i1.7877

Abstract

SMKN 1 Garut memiliki peran penting dalam mempersiapkan siswa-siswinya memiliki kompetensi sesuai kebutuhan Teknologi Informasi (TI) yang terkini. Masalah utama yang dihadapi oleh SMKN 1 Garut adalah tuntutan tinggi dalam menjamin kompetensi siswa-siswa di bidang TI dalam kaitannya dengan persaingan antar-SMK. Tuntutan tinggi ini memicu kebutuhan untuk peningkatan kompetensi TI yang sejalan dengan kurikulum yang sedang berjalan. Salah satu framework yang popular digunakan dalam pengembangan web adalah Laravel yang memiliki sejumlah keunggulan sehingga penguasaan framework Laravel dapat mempercepat kesiapan siswa-siswi SMKN 1 Garut dalam memenuhi kebutuhan dunia kerja. Untuk memenuhi kebutuhan atas pemahaman praktis dalam bidang Laravel di SMKN 1 Garut, solusi yang diusulkan adalah melibatkan Universitas Telkom dalam menyediakan pelatihan khusus untuk materi Laravel. Melalui kerja sama ini, para siswa SMKN 1 Garut akan mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari para ahli yang memiliki pemahaman mendalam tentang konsep dan praktik pengembangan aplikasi web dengan menggunakan Laravel. Pelatihan diselenggarakan pada Rabu, 22 Mei 2024 berlokasi di SMKN 1 Garut melalu tutorial pelatihan secara langsung sebagai kombinasi antara sesi teori, studi kasus, dan tanya jawab dengan penggunaan Laravel dalam pengembangan aplikasi web. Letak kesesuaian kegiatan pengabdian masyarakat kepada SMKN 1 Garut dengan peta jalan KK Software Engineering terletak pada topik Pengembangan dan Pelatihan Software Product Quality Improvement.
Pelatihan Pemanfaatan Tools Dan Media Untuk Konten Pembelajaran (Peleton): Aktualisasi Knowledge Socialization And Externalization Kepada Guru-Guru Bandung Raya Dan Kabupaten Subang Arfive Gandhi; Kusuma Ayu Laksitowening; Indra Lukmana Sardi
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i1.7879

Abstract

Dalam aktivitasnya, guru di sekolah memerlukan pengembangan dan pengayaan terhadap media belajar serta alternatif-alternatif media yang dapat digunakan dalam proses belajar mengajar. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Telkom menyelenggarakan pelatihan virtual dengan materi publikasi konten pembelajaran pada media sosial bagi guru-guru sekolah di Bandung Raya dan Kabupaten Subang. Pelatihan bertajuk PELETON (Pelatihan Pemanfaatan Tools dan Media untuk Konten Pembelajaran) ini memanfaatkan model pengetahuan SECI sebagai alur transfer pengetahuan tacit dan explicit Penyelenggaraan pelatihan virtual difasilitasi menggunakan media Zoom dengan materi meliputi topik-topik berikut: (1) Alur produksi dan penerbitan konten pada media sosial, (2) Mekansime evaluasi kuantitatif konten pada media sosial, dan (3) Praktik penerbitan konten pada media sosial. Untuk meningkatkan immersiveness sekaligus memungkinkan peserta mengakses materi secara terpadu, kegiatan pengabdian masyarakat ini juga memanfaatkan platform Learning Management System (LMS) yang dikelola Universitas Telkom dan diperuntukkan untuk masyarakat. Seluruh konten pelatihan tersedia pada platform tersebut sehingga peserta dapat memutar ulang maupun membaca kembali. Platform LMS juga berfungsi untuk mengakomodasi proses pengumpulan tugas sehingga pemeriksaan dapat lebih efektif dan efisien. Dengan demikian, PELETON diselenggarakan dalam mode bauran melalui penggabungan sesi sinkronus untuk penyampaikan materi dengan sesi asinkronus untuk penugasan dan telaah ulang materi.
Workshop Enterprise Architecture (EA) berbasis TOGAF dan SPBE di Diskominfo Jawa Barat Dana Sulistyo Kusumo; Arfive Gandhi; Rosa Reska Riskiana; Agustinus David; Muthi’ah Az Zahra; Intan Nur Aini; Steven Gerald; Gede Agung Peramerta
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10353

Abstract

Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuntut adanya perancangan Enterprise Architecture (EA) yang terintegrasi untuk memastikan keselarasan antara proses bisnis, layanan, aplikasi, dan infrastruktur teknologi informasi. Diskominfo Provinsi Jawa Barat sebagai perangkat daerah yang berperan strategis dalam pengelolaan SPBE saat ini tengah menyusun EA secara menyeluruh. Dalam praktiknya, penyusunan EA di lingkungan Diskominfo Jawa Barat menghadapi dua tantangan utama, yaitu keterbatasan pemahaman sumber daya manusia terhadap konsep EA serta perlunya penguatan kapasitas internal agar implementasi EA tidak bergantung pada pihak eksternal. Menanggapi kebutuhan tersebut, Fakultas Informatika Universitas Telkom melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa Workshop Enterprise Architecture berbasis TOGAF yang dikontekstualisasikan dengan kerangka SPBE. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap konsep dasar EA, tahapan TOGAF ADM, serta keterkaitannya dengan domain-domain SPBE, khususnya dalam konteks perancangan proses bisnis dan layanan pemerintahan. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan praktik terarah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih terstruktur mengenai peran EA dalam mendukung implementasi SPBE serta pentingnya penyamaan persepsi lintas pemangku kepentingan. Selain itu, kegiatan ini mengidentifikasi kebutuhan akan pelatihan lanjutan, mekanisme pemantauan keselarasan proses bisnis dan sistem, serta penguatan kolaborasi antar unit. Secara keseluruhan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendukung implementasi SPBE yang lebih terintegrasi, konsisten, dan berkelanjutan di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.