Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Perencanaan Kebutuhan Pendinginan Udara Auditorium Universitas Ivet Suyanto Suyanto; Riyanto Wibowo
Marine Science and Technology Journal Vol 1 No 1 (2020): Marine Science and Technology Journal
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The need for air cooling is currently considered important, especially for cooling meeting rooms and auditoriums. Thus the cool and comfortable air conditions can be presented. This research was conducted to determine the air cooling load in the Ivet University Auditorium. The method used is to calculate the amount of heat that comes from outdoors and indoors. The amount of heat from the room is the heat from the sun's heat that propagates through walls, roofs, glass windows and doors. The heat that comes from inside the room is sourced from humans as occupants, lights, and other electronic equipment. From the results of data analysis it can be determined that the cooling load of Ivet University Auditorium is 11,1100 Watts or equivalent to 379073 Btu / hr. The total AC power needed to cool the room is 42 PK.
Perbandingan Kekuatan Uji Tarik Penyambungan Plat Kapal Menggunakan Elektroda RB-26 dan LB-52 Syahrozi; Sri Pramono; Riyanto Wibowo
Majalah Ilmiah Gema Maritim Vol 22 No 2 (2020): Gema Maritim Vol 22 No 2 tahun 2020 tanggal 30 September 2020
Publisher : Politeknik Bumi Akpelni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.145 KB) | DOI: 10.37612/gema-maritim.v22i2.108

Abstract

Pengelasan adalah penyambungan dua buah logam baik dengan atau tanpa tekanan dan dengan atau tanpa tambahan bahan. Dari beberapa jenis las ada salah satu jenis yaitu las shielded metal arc welding (SMAW) yang sering di gunakan pada kegiatan pengelasan. Tujuan di adakan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan elektroda pada pengelasan SMAW dengan menggunakan Marin plate dengan menggunakan Variasi elektroda dan kekuatan sambungan las. Metode yang di pakai dalam penelitian ini adalah dengan pengujian Tarik yang di lakukan di Lab Teknik Mesin UNWAHAS, dari hasil data yang didapat dan setelah proses pengolahan data di peroleh hasil bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada variasi kekuatan Tarik sambungan las, dan pada variasi penggunaan elektroda RB-26 dan LB-52 tidak ada pengaruh yang siknifikan serta hasil yang terahir adalah terdapat pengaruh yang siknifikan pada kombinasi penggunaan kedua variasi tersebut.
STUDI EKSPERIMENTAL VARIASI DIAMETER BRIKET DARI CAMPURAN TONGKOL JAGUNG DENGAN BAMBU TERHADAP NILAI KALOR DAN LAJU PEMBAKARAN sarjono sarjono; Bernando Bernando; Riyanto Wibowo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 2 (2023): APRIL
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi ukuran briket terhadap laju pembakaran dan nilai kalor. Jumlah campuran yang digunakan adalah Arang Tongkol Jagung (ATJ) 80 % dan Arang Bambu (AB) 20, Berat adonan basah briket 42 gram, berat ATJ 16 gram, berat AB 4 gram, berat perekat 2 gram dan berat air mendidih 20 gram. Pada penelitian ini variasi briket yang digunakan adalah  Ø 30 mm, Ø 40 mm dan Ø 50 mm.Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian variasi ukuran briket yang berbeda ternyata memberikan pengaruh yang berbeda terhadap laju pembakaran, pada briket. Briket Ø 50 mm mempunyai puncak  laju pembakaran lebih cepat yaitu 0,0270 gram/menit pada meni ke-3, briket Ø 40 mm mempunyai puncak laju pembakaran  0,0210 gram/menit pada menit ke-5 dan briket Ø 30 mm mempunyai puncak laju pembakaran 0,0180  gram/menit pada menit ke-9 setelah penyalaan dimulai.Nilai kalor briket 6186,601-6303,086 kal/gram. Apabila dibandingkan dengan standar briket Indonesia  (min 5000 kal/gram), maka briket campuran AB 20%:ATJ 80% semua variasi memenuhi  Standardisasi Briket Arang  (SNI 01-6235-2000).
The Analisa Performa Mesin Diesel Kapal S6S Dengan dan Tanpa Turbocharger Berdasarkan Data Operasional Sri Pramono; Riyanto Wibowo; Panut Widodo; Imam Maulana I; Guntur Aditya P
Marine Science and Technology Journal Vol 7 No 1 (2026): Marine Science and Technology Journal
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/maristec.v7i1.4377

Abstract

S6S in conditions with and without a turbocharger based on actual operational data. This study is motivated by the importance of understanding the performance of marine diesel engines in supporting operational efficiency, fuel economy, and the reliability of ship machinery systems. The methods used in this study included collecting engine operational data, such as engine speed, power output, fuel consumption, and engine operating conditions in both configurations. The data obtained were then analyzed comparatively to determine the effect of turbocharger use on engine performance. The analysis results indicate that the use of a turbocharger in an S6S marine diesel engine can increase power output and combustion efficiency, as well as reduce specific fuel consumption compared to the unturbocharged condition. Conversely, the unturbocharged engine demonstrated lower performance at certain workloads, making it less optimal for ship operations. Through this research outreach activity, it is hoped that participants will gain a better understanding of the role of turbochargers in improving marine diesel engine performance. The results of this study can serve as a reference for students, technicians, and marine machinery practitioners in efforts to optimize the operation and maintenance of marine diesel engines.
Evaluasi Sifat Mekanik Komposit Serat Alam sebagai Material Alternatif Konstruksi Kapal Berdasarkan Standar BKI: Sebuah Kajian Literatur Suyanto Suyanto; Riyanto Wibowo
Marine Science and Technology Journal Vol 7 No 1 (2026): Marine Science and Technology Journal
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/maristec.v7i1.4387

Abstract

Penggunaan komposit berbasis serat alam sebagai alternatif material konstruksi kapal semakin mendapat perhatian seiring meningkatnya tuntutan terhadap material ramah lingkungan dan berkelanjutan. Artikel ini menyajikan kajian literatur sistematis terhadap berbagai penelitian yang mengkaji sifat mekanik komposit serat alam, dengan fokus pada aplikasi maritim seperti lambung kapal dan struktur perahu. Metode review dilakukan terhadap 24 publikasi ilmiah yang melibatkan serat seperti rami, sabut kelapa, sisal, flax, dan lainnya, serta berbagai jenis matriks, termasuk epoxy dan resin berbasis minyak nabati. Parameter utama yang dianalisis meliputi kekuatan tarik, kekuatan lentur, dan modulus elastisitas, yang dibandingkan terhadap standar minimum Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). Hasil kajian menunjukkan beberapa kombinasi komposit, seperti epoxy–sisal dan flax–Lyocell dengan bio-resin AESO, mampu melampaui batas minimal kekuatan tarik (110 MPa), kekuatan lentur (150 MPa), dan modulus elastisitas (7 GPa) yang ditetapkan BKI. Ditemukan sejumlah komposit masih belum memenuhi kriteria teknis tersebut, khususnya yang menggunakan serat dengan konsistensi mutu rendah atau ikatan antar fasa yang lemah. Temuan ini menegaskan pentingnya pemilihan jenis serat, perlakuan kimia, fraksi volume, dan teknik fabrikasi dalam meningkatkan performa mekanik komposit