p-Index From 2021 - 2026
7.945
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Assets: Jurnal Akuntansi dan Pendidikan Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal of Humanities and Social Studies Jurnal Literasiologi Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) JEMMA | Journal of Economic, Management and Accounting Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Enrichment : Journal of Management Perspektif Akuntansi Kontigensi: Jurnal Ilmiah Manajemen Jurnal Ekonomi Jurnal Neraca Peradaban Jurnal Tadbir Peradaban Indonesian Collaboration Journal of Community Services (ICJCS) International Journal of Science and Society (IJSOC) COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat JURNAL EKONOMI, BISNIS DAN TERAPAN (JESIT) Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Return : Study of Management, Economic and Bussines Inkubis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Innovative: Journal Of Social Science Research Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Ekonomi Masip: Jurnal Manajemen Administrasi Bisnis dan Publik Terapan Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Mengabdi: Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat Journal of Innovative and Creativity Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Panggung Kebaikan : Jurnal Pengabdian Sosial Jurnal Cendekia Ilmiah Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Prosiding Seminar Nasional Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Assets: Jurnal Akuntansi dan Pendidikan

Pengampunan Pajak Berulang dan Kepastian Hukum dalam Kepatuhan Pajak di Indonesia: Sebuah Quasi Eksperimen Ade Lisa Matasik; Theresia Woro Damayanti
Assets: Jurnal Akuntansi dan Pendidikan Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.213 KB) | DOI: 10.25273/jap.v8i2.4189

Abstract

ABSTRAKPengampunan pajak telah dilakukan berulang kali di Indonesia yaitu 1964, 1989, 2008 dan 2016. Penelitian ini menguji apakah ada perbedaan kepatuhan pajak antara yang mengetahui pengampunan pajak berulang serta merasakan kepastian penegakan hukum dan yang tidak. Penelitian ini menggunakan  quasi eksperimen faktorial 2 x 2 antarsubyek dengan mahasiswa akuntansi di FEB yang sedang mengambil matakuliah manajemen pajak sebagai partisipan. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh antara pengetahuan tentang pengampunan pajak berulang maupun kepastian penegakan hukum terhadap kepatuhan pajak. Hasil dari pengujian interaksi yang diperoleh adalah ketika wajib pajak tidak mengetahui adanya pengampunan pajak yang berulang dan merasakan kepastian penegakan hukum yang tinggi akan menghasilkan kepatuhan yang paling tinggi. Sebaliknya ketika wajib pajak mengetahui adanya pengampunan pajak yang berulang dan tidak merasakan kepastian penegakan hukum yang tinggi akan menghasilkan kepatuhan yang rendah.ABSTRACTTax amnesty has been repeadly implemented in Indonesia namely 1964,1989, 2008 and 2016.The purpose of the study is to examine is there any tax compliance differences between those who perceive recurring tax amnesty and feel legal certainty and to those who do not. This quasi experiment design was consisted of 2x2 between subject factorial design, with Bachelor’s Degree of Accountancy at FEB UKSW who took Taxation Management as participants. The result shown that there is influence between recurring tax amnesty knowledge and legal certainty in the tax compliance. The result of the interaction testing shown that when taxpayer are not aware of any recurring tax amnesty and feel the high legal certainty will result high compliance. Conversely, when taxpayers know that there is recurring tax amnesty and do not sense a high level certainty, it would result a low tax compliance.