Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

MEMBANGUN KAPASISTAS GURU DALAM MENGEMBANGKAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI GUNA MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN AKTIF MENUJU REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DI SMA NEGERI 5 PAYAKUMBUH, KECAMATAN PAYAKUMBUH SELATAN, KOTA PAYAKUMB Sriwahyuni, Titi; Muhammad Adri; Putra Jaya
Journal of Community Service Vol 1 No 1 (2019): JCS, Desember 2019
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.226 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v1i1.24

Abstract

Pembelajaran adalah sebuah proses komunikasi antara pembelajar, pengajar dan media pembelajaran. Pembelajaran aktif adalah tuntutan dalam kurikulum 2013 dalam memasuki era revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan berkembangnya teknologi kecerdasan buatan dan Internet of Thing (IOT) (Placeholder1). Di mana Guru harus mampu membuat siswa lebih aktif dalam belajar. Hal ini tentu di dukung oleh keterampilan guru dalam mencari bahan ajar dan membuat media yang interaktif. Berdasarkan hasil observasi yang ditemukan, tim pelaksana pengabdian berasumsi bahwa untuk SMA Negeri 5 Kota payakumbuh yang ada di Kota Payakumbuh, kemampuan guru dalam menggunakan Internet sebagai sumber belajar belum optimal dan membuat media interaktif dengan menggunakan menggunakan software adobe flash CS 6 belum bisa, apalagi guruguru SMA yang sekolahnya termasuk berada dindaerah kota yang siswanya sangat akrab dengan teknologi. Hal yang demikian, semakin menjadi tantangan dan kewajiban bagi tim pelaksana pengabdian untuk mencobakan penggunaan IT dalam pembelajaran di SMA 5 Payakumbuh. Tujuan kegiatan pengabdian adalah meningkatkan kemampuan guru-guru khususnya guru yang terlibat dalam penerapan kurikulum 2013 baik negeri maupun swasta dalam mengoperasikan komputer untuk membuat media pembelajaran dan trampil dalam penggunaan aplikasi Web 2.0 yaitu Blog/Mikroblog, Podcast dan Vodcast. Setelah Pelatian dihasilkan blog yang dan media pembelajran yang dibuat di-upload di youtube oleh seluruh peserta.
Peran Penyuluh Pertanian dalam Pengembangan Kelompok Tani di Nagari Sarilamak Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota Putra Jaya; Veronice, Veronice; Usni, Maulia
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v7i1.600

Abstract

Penyuluh pertanian merupakan bentuk pendidikan non-formal yang diberikan kepada petani dan keluarga mereka guna merubah sikap, perilaku, serta tindakan demi mencapai tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi peran penyuluhan pertanian serta tantangan yang dihadapi penyuluh pertanian dalam pengembangan kelompok tani. Pengumpulan data melalui wawancara dengan penyuluh dan pengurus kelompok tani serta kuesioner yang diisi oleh 30 anggota kelompok tani. Penelitian ini menunjukkan bahwa peran penyuluh didapatkan sangat berperan dalam pengembangan kelompok tani sebagai fasilitator, komunikator, motivator dan konsultan dengan perolehan skor 1386. Kelompok tani mengalami perkembang dengan adanya peran penyuluh. Kendala penyuluh dalam pengembangan kelompok tani yaitu kurangnya program dan dana pemerintah, kemampuan pengurus kelompok tani yang kurang, rendahnya partisipasi anggota kelompok tani, dan kurangnya komunikasi dan koordinasi. Penelitian berikutnya diharapkan dapat memberi informasi lebih dalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi komunikasi, dampak teknologi, dan faktor sosial, budaya, serta ekonomi yang memengaruhi partisipasi anggota kelompok tani.