Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Motivasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Yang Berdampak Pada Kinerja Karyawan pada PT Bina Agramulya di Jakarta Lili Sularmi; Udin Ahidin; Iman Syatoto
Jurnal Ilmiah PERKUSI Vol 2, No 3 (2022): PERKUSI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.perkusi.v2i3.23907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja yang berdampak pada kinerja karyawan pada PT. Bina Agramulya di Jakarta. Metode yang digunakan adalah explanatory research dengan sampel sebanyak 120 responden. Teknik analisis menggunakan analisis statistik dengan pengujian regresi, korelasi, determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini Motivasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja sebesar 40,4%, uji hipotesis diperoleh signifikansi 0,000 < 0,05. Lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja sebesar 33,6%, uji  hipotesis diperoleh signifikansi 0,000 < 0,05. Motivasi dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja sebesar 49,1%, uji hipotesis diperoleh signifikansi 0,000 < 0,05.Kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan sebesar 34,8%, uji  hipotesis diperoleh signifikansi 0,000 < 0,05.
Pelatihan Keterampilan Wirausaha Jamur Tiram Dengan Pemberdayaan Pemuda Ponpes Mathla'ul Hidayah Cisauk N Rusnaeni; Asep Sulaeman; Iman Syatoto
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat : Kreasi Mahasiswa Manajemen Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat : Kreasi Mahasiswa Manajemen
Publisher : Unpam Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/kmm.v3i1.30293

Abstract

Pelatihan pengembangan pemberdayaan masyarakat Pemberdayaan masyarakat dapat didefinisikan sebagai tindakan sosial dimana penduduk sebuah komunitas mengorganisasikan diri dalam membuat perencanaan dan tindakan kolektif untuk memecahkan masalah sosial atau memenuhi kebutuhan sosial sesuai dengan kemampuan dan sumberdaya yang dimilikinya.   Adanya pelatihan kader pemberdayaan masyarakat seseorang yang mengikuti pelatihan diharapkan seseorang mampu melatih orang lain apabila menjadi seorang fasilitator dalam masyarakat.Jamur tiram merupakan salah satu komoditas unggulan Pemuda Ponpes Mathla’ul Hidayah Cisauk.. Ilmu pengetahuan dan informasi tentang teknik budidaya jamur tiram yang efektif dan efisien, ketergantung pada ketersediaan baglog jamur dari pengrajin di luar daerah, keterbatasan keahlian dalam pengolahan jamur tiram menjadi produk siap konsumsi, dan masyarakat belum memiliki cukup pengetahuan dan keterampilan dalam mengkreasikan pengemasan produk merupakan permasalahan pokok yang dialami oleh msyarakat desa Jampang dalam budidaya jamur tiram. Budidaya jamur tiram yang baik sangat dibutuhkan dalam rangka memenuhi kebutuhan asupan nutrisi alternatif. Salah satu yang perlu diperhatikan dalam budidaya jamur tiram.
Peningkatan Kualitas SDM dalam Menghadapi Transformasi Industri 4.0 di Yayasan Tajaul Karomatu Desa Situ Gadung Tangerang Muhamad Guruh; Iman Syatoto; Hadyati Harras
Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal PKM Manajemen Bisnis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/pkmb.v6i1.1750

Abstract

The rapid development of Industry 4.0 has brought significant changes to various sectors, including education, requiring human resources (HR) to possess adequate skills and competencies to adapt effectively. This community service activity aimed to enhance the quality of human resources in facing the Industry 4.0 transformation at Yayasan Tajaul Karomatu, Situ Gadung, Tangerang. The activity was conducted from April 8–10, 2025, by a team of eight lecturers and students from Universitas Pamulang, targeting 24 participants consisting of students and teachers. The methods employed included material presentations, interactive discussions, and question-and-answer sessions to facilitate knowledge transfer and skill development. The PKM implementation was carried out in three stages: preparation, execution, and reporting. During the preparation stage, the team designed materials and coordinated with the foundation to arrange schedules and logistics. The execution stage involved delivering structured sessions that addressed Industry 4.0 concepts, required competencies, and practical strategies for adaptation. Finally, the reporting stage documented the outcomes, feedback, and recommendations for further improvement. The results indicated that participants gained increased awareness and understanding of Industry 4.0, developed critical thinking skills, and expressed confidence in applying new knowledge in learning and teaching processes. This PKM activity contributed to strengthening the capacity of the foundation’s human resources to respond to technological transformation challenges effectively.
Strategi Pengembangan Kompetensi SDM UMKM Di Pangandaran Untuk Meningkatkan Persaingan Devi Putri Isnaeni; Nindie Ellesia; Iman Syatoto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) pada Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dalam meningkatkan daya saing usaha, khususnya pada sektor kuliner di Tangerang Selatan. Daya saing diartikan sebagai kemampuan usaha dalam menghasilkan produk atau jasa yang memenuhi standar pasar serta memiliki nilai tambah melalui kualitas, harga, pelayanan, inovasi, dan strategi pemasaran. Persaingan bisnis yang semakin ketat akibat perkembangan teknologi, globalisasi, dan perubahan perilaku konsumen menuntut pelaku UMK untuk terus meningkatkan kualitas usaha dan kompetensi SDM agar mampu bertahan dan berkembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian meliputi Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangerang Selatan serta beberapa UMK kuliner di wilayah tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pihak dinas dan pelaku usaha kuliner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi SDM berperan penting dalam meningkatkan daya saing UMK. Kompetensi yang baik mendorong peningkatan kualitas produk, pelayanan, inovasi, serta kemampuan memanfaatkan teknologi digital. Strategi yang dilakukan meliputi pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, pemanfaatan media digital, peningkatan keterampilan produksi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain faktor internal, daya saing juga dipengaruhi faktor eksternal seperti dukungan pemerintah, akses permodalan, perkembangan teknologi, dan kondisi pasar. Dengan SDM yang kompeten dan adaptif, UMK kuliner mampu bersaing dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi
Analisis Lingkungan Kerja Fisik terhadap Kinerja Karyawan Bagian Produksi pada Khanzmil Grosir Depok Kurnia Kurnia; Iman Syatoto
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lingkungan kerja fisik terhadap kinerja karyawan bagian produksi pada Khanzmil Grosir Depok. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Sumber informan pada penelitian ini yaitu HRD, kepala produksi serta Operator Cutting, Helper Cutting dan bagian Numbering pada Khanzmil Grosir Depok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja fisik di area produksi belum sepenuhnya mendukung kinerja karyawan. Penerangan yang kurang memadai, suhu udara yang panas, penggunaan warna ruangan yang kurang tepat, serta keterbatasan ruang kerja menjadi faktor utama yang memengaruhi kenyamanan dan ketelitian kerja karyawan. Kebisingan mesin meskipun dianggap wajar oleh sebagian karyawan, tetap berpotensi mengganggu konsentrasi kerja. Kondisi lingkungan kerja fisik tersebut berdampak pada menurunnya stamina, konsentrasi, dan efisiensi kerja. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa perbaikan lingkungan kerja fisik diperlukan untuk meningkatkan kemampuan kinerja karyawan.
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT Fresh One SJS Jakarta Barat Puspa Wira Santi; Iman Syatoto; Sunardi Sunardi; Reni Hindriari
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis Vol. 6 No. 2 (2026): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmh.v6i2.2079

Abstract

The workplace environment and work discipline are important factors influencing employee performance at PT Fresh One SJS Jakarta Barat This study examines how both variables contribute to performance improvement within the organization. This research aims to analyze the effect of work environment and work discipline on employee performance at PT Fresh One SJS Jakarta Barat. This study uses a quantitative approach with an associative research design The population consists of 90 employees all of whom were selected using a census sampling technique Data were collected through a Likert-scale questionnaire The data were processed using SPSS version 25 and analyzed using multiple linear regression. The findings indicate that both work environment and work discipline have a positive and significant effect on employee performance both partially and simultaneously The model shows that improvements in the work environment and discipline lead to higher employee productivity and effectiveness These results suggest that organizations should improve workplace conditions and strengthen disciplinary policies to enhance employee performance and achieve organizational goals effectively Overall both variables are essential determinants of performance improvement in the company context in Jakarta Barat area Indonesia.
Pengaruh Disiplin Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Hibi Investment Indonesia Darmadi Darmadi; N. Lilis Suryani; Iman Syatoto; Ade Hermawan
AMANAH : Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol. 4 No. 1 (2026): AMANAH: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MULIA BUANA (YPMB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70451/amanah.v4i1.1023

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh disiplin dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. HIBI Investment Indonesia di Bandung. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dan diperoleh sampel sebanyak 100 responden. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, koefisien korelasi, koefisien determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini adalah Disiplin berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 45,8% dan uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (9.091 > 1,984). Lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 46,9% dan uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (9.307 > 1,984). Disiplin dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y = 6,596 + 0,386X1 + 0,382X2. Nilai koefisien determinasi sebesar 58,0% sedangkan sisanya sebesar 42,0% dipengaruhi faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai F hitung > F tabel atau (66,882 > 2,700).
Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia UMKM di Pagedangan Tangerang melalui Pelatihan Manajemen SDM Berbasis Praktik Usaha Gerakan Pemuda Ansor Wilayah Kecamatan Tangerang Muhamad Guruh; Iman Syatoto; Muhammad Abdul Rajak; Nindya Dwi Lestari; Nur Evril Sakinah
Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal PKM Manajemen Bisnis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/pkmb.v6i2.2411

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in supporting local economic development, yet many MSME actors still face limitations in human resource management, particularly in employee planning, task allocation, work discipline, and performance management. This community service activity aimed to improve the competence of MSME human resources through practical human resource management training based on business practices among members of the Ansor Youth Movement (GP Ansor) in Pagedangan, Tangerang. The activity was conducted at the GP Ansor Pagedangan Office on April 4–5, 2026. The community service team consisted of five lecturers from Universitas Pamulang, while the participants were 18 GP Ansor members who work as MSME entrepreneurs. The implementation method consisted of three main stages: preparation, implementation, and reporting. During the implementation stage, the participants received material presentations, followed by practical exercises, discussions, and question-and-answer sessions focused on human resource management issues encountered in their businesses. The results indicated that the training increased participants’ understanding of basic human resource management and their ability to apply practical approaches to employee management within their respective businesses. The activity also encouraged participants to recognize the importance of structured human resource management in improving work effectiveness, employee performance, and business sustainability. Overall, the training provided practical benefits for strengthening MSME human resource management competencies.