Novi Susyani
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Jenderal Achmad Yani, 40531, Indonesia

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN DENGAN SUSTAINABILITY REPORTING SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Defana Balqis Titania; Novi Susyani
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 7 No. 6 (2024): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i6.10377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lebih dalam hubungan tata kelola perusahaan dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan dengan pelaporan keberlanjutan sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Variabel independen dalam penelitian ini adalah tata kelola perusahaan dan ukuran perusahaan. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kinerja keuangan. Variabel intervening yang digunakan adalah pelaporan keberlanjutan. GRI digunakan sebagai paduan pelaporan keberlanjutan untuk basis pengukuran indeks. Sampel penelitian ini adalah 43 perusahaan yang menerbitkan laporan keberlanjutan dan laporan keuangan selama empat tahun berturut-turut pada 2018-2022 yang dapat diakses melalui situs web perusahaan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan proses perhitungan yang dibantu oleh program aplikasi perangkat lunak. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh positif dan signifikan dari tata kelola perusahaan dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan melalui laporan keberlanjutan, dan tidak ada pengaruh signifikan pada tata kelola, ukuran perusahaan dan laporan keberlanjutan terhadap kinerja keuangan perusahaan.
Applying the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) to Analyze Use Behavior of the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Among Generation Z in Bandung Angger Cakra Wibisono; Novi Susyani
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 8 No. 1 (2026): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v8i1.9570

Abstract

This study aims to analyze the factors influencing the use behavior of Generation Z in using the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) in Bandung by applying the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) model. A quantitative approach with descriptive and associative research design was employed, using primary data collected through an online questionnaire distributed to 100 Generation Z respondents who actively use QRIS. The research variables consisted of performance expectancy, effort expectancy, social influence, and facilitating conditions as independent variables, and use behavior as the dependent variable. Data were analyzed using multiple linear regression with the support of SPSS, accompanied by validity, reliability, and classical assumption tests. The results indicate that all independent variables simultaneously have a significant effect on use behavior. Partially, performance expectancy, effort expectancy, social influence, and facilitating conditions each show a positive and significant influence on QRIS use behavior, with social influence identified as the most dominant factor. This study concludes that the UTAUT model effectively explains QRIS use behavior among Generation Z in Bandung, where perceived usefulness, ease of use, social influence, and supporting facilities play a crucial role in encouraging sustainable QRIS usage.
The Impact of Board Diversity on Sustainability Finance: The Mediating Role of Green Intellectual Capital in Indonesian Manufacturing Firms Siti Kustinah; Novi Susyani; Marlina
Journal of Islamic Economics and Business Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Islamic Economics and Business
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jieb.v5i1.49231

Abstract

This research examines the influence of board diversity on sustainability finance with green intellectual capital as a mediating variable. This topic is important because it supports companies' efforts to achieve sustainable development goals (SDGs) through a financial approach that considers environmental and social aspects. The main issue being examined is whether board diversity affects sustainable finance, and whether green intellectual capital can mediate that relationship. This research offers a new contribution by integrating three main concepts board diversity, green intellectual capital, and sustainability finance within the context of manufacturing companies in Indonesia, which have not been simultaneously studied in the previous literature. This research uses a quantitative method with a verification approach. The sample consists of 20 manufacturing companies purposively selected from the IDX for the period 2018–2022. Data analysis was conducted using Partial Least Square (PLS). The results show that board diversity has a significant negative impact on green intellectual capital, but does not have a significant impact on sustainability finance. GIC also does not mediate that relationship. The diversity of the board needs to be managed strategically to avoid conflicts that could hinder the company's sustainable financial performance.
Pengaruh Literasi Keuangan, Locus of Control dan Gaya Hidup Terhadap Perilaku Keuangan Pada Mahasiswa Pengguna Paylater di Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Jenderal Achmad Yani Rachel Ananda Harefa; Novi Susyani
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1463

Abstract

Studi ini mengkaji peran literasi keuangan, locus of control, dan gaya hidup terhadap perilaku keuangan mahasiswa. Pengambilan sampel dengan Tiga ratus lima puluh satu mahasiswa aktif yang pakai layanan paylater disurvei melalui kuesioner didistribusikan acak. Data dianalisis dengan regresi linier. Meskipun literasi keuangan tidak ada dampak signifikan atas kebiasaan belanja mahasiswa, locus of control memiliki pengaruh positif serta signifikan, sementara gaya hidup memiliki pengaruh negatif serta signifikan atas kebiasaan belanja mahasiswa. Secara simultan, literasi keuangan, locus of control, serta gaya hidup seseorang memainkan peran besar dalam membentuk perilaku keuangan mereka. Batasan pada penelitian ini terletak pada cakupan responden dan penggunaan data yang bersumber dari persepsi responden. Dalam penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan pengendalian diri dan pengelolaan gaya hidup dalam meningkatkan perilaku keuangan mahasiswa pengguna paylater. Penelitian ini fokus pada perilaku keuangan mahasiswa pengguna paylater dengan mengintegrasikan faktor kognitif dan psikologis secara simultan.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN, PERSEPSI KEMUDAHAN, DAN PERSEPSI RISIKO TERHADAP MINAT MENGGUNAKAN PINJAMAN ONLINE PADA GENERASI Z DI JAWA BARAT Gita Sri Mulyanti; Novi Susyani
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/zsry1733

Abstract

Fokus dari kajian ini untuk menilai seberapa jauh literasi keuangan, persepsi kemudahan, dan persepsi risiko berkontribusi terhadap minat menggunakan pinjaman online. Metode kuantitatif adalah metode yang diterapkan dalam kajian ini dengan analisis regresi berganda untuk menganalisis data. Peneliti menetapkan Generasi Z di Jawa Barat yang mengenal pinjaman online sebagai populasi dan sebanyak 149 orang dari 24 kabupaten dan kota di Jawa Barat dijadikan sebagai sampel yang ditentukan melalui teknik convenience sampling. Temuan dari kajian ini mengemukakan bahwa minat menggunakan pinjaman online tidak dipengrauhi scara parsial oleh literasi keuangan. Sementara itu, persepsi kemudahan berkontribusi positif dan signifikan terhadap minat menggunakan pinjaman online. Minat menggunakan pinjaman online dipengaruhi secara negatif dan signifikan oleh persepsi risiko. Minat menggunakan pinjaman online dipengaruhi secara simultan oleh literasi keuangan, persepsi kemudahan, dan persepsi risiko.