Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kajian Pengaruh Agregat Ringan Buatan dari Tanah Diatomae pada Nilai Kuat Lentur Beton Struktural Muhammad Syukranlillah; Taufiq Saidi; Muttaqin Muttaqin
Journal of The Civil Engineering Student Vol 3, No 1 (2021): Volume 3, Nomor 1, April 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v3i1.12244

Abstract

Untuk menghasilkan beton ringan struktural, penggunaan agregat ringan dalam campurannya menjadi pilihan yang tepat. Dalam penelitian ini tanah diatomae yang digunakan sebagai agregat ringan divariasikan sebanyak dua macam variasi meliputi, variasi yang diberi kode TD di mana tanah diatomae dibentuk menjadi butiran dengan ukuran 5-20 mm tanpa campuran serbuk gergaji dan variasi dengan kode TDSG di mana butiran tanah diatomae dicampur dengan 5 % serbuk gergaji. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan penelitian yang dilakukan oleh Purba[1] dengan membuat agregat ringan yang lebih kuat sehingga dapat digunakan untuk bahan beton ringan struktural dan mengetahui nilai kuat lentur beton ringan struktural dari tanah diatomae. Hasil dari penelitian menunjukkan nilai kuat tarik lentur terbesar diperoleh pada variasi beton KLD sebesar 3,241 MPa dan nilai terkecil yang diperoleh yaitu 2,457 MPa dengan nilai rata-rata sebesar 2,861 MPa. Sedangkan nilai kuat lentur terbesar pada variasi beton SGKLD diperoleh 2,986 MPa dan nilai terkecil yaitu 2,270 MPa dengan nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 2,549 MPa. Hubungan antara nilai kuat tarik lentur dengan kuat tekan dapat dijadikan ke dalam pendekatan bentuk persamaan yaitu fr=0,62√(f'c)
Analisis Kegagalan Struktur Gedung Serbaguna Bagian Depan Kabupaten Pidie Jaya Menggunakan Analisis Time History Aulia Rahmad; Taufiq Saidi; Muttaqin Muttaqin
Journal of The Civil Engineering Student Vol 1, No 3 (2019): Volume 1, Nomor 3, Desember 2019
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada Desember 2016, gempa bumi mengguncang Kabupaten Pidie Jaya dengan kekuatan 6,5 SR yang menyebabkan banyak struktur bangunan yang mengalami kehancuran dan kerusakan, termasuk Gedung Serbaguna Kabupaten Pidie Jaya. Analisis ini bertujuan untuk mengetahui perilaku struktur Gedung Serbaguna Kabupaten Pidie Jaya ketika menerima beban gempa dan untuk mengetahui penyebab kegagalan struktur.. Hasil nilai displacement dan simpangan antar lantai pada arah X dan Y menunjukkan bahwa untuk semua kasus tidak aman tehadap lateral displacement arah X dan Y. Hasil Mu yang didapat untuk setiap kasus  berada di luar diagram interaksi P-M kolom K1. Hal ini menunjukkan bahwa kolom akan mengalami kegagalan lentur. Peningkatan momen lentur dan gaya geser yang besar kemungkinan disebabkan oleh tidak simetrisnya lay out bangunan tersebut.
Studi Kuat Geser Beton Mutu Tinggi dengan Variasi Jenis Superplasticizer menggunakan bahan Tambah Abu Cangkang Sawit Nazalul Azmi; Teuku Budi Aulia; Muttaqin Muttaqin
Journal of The Civil Engineering Student Vol 1, No 2 (2019): Volume 1, Nomor 2, Agustus 2019
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton mutu tinggi digunakan pada gedung bertingkat tinggi, jembatan dan konstruksi lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh variasi jenis superplasticizer menggunakan additive abu cangkang sawit terhadap kuat geser beton mutu tinggi. Abu cangkang sawit yang digunakan sebesar 10% dari berat semen. Superplasticizer yang digunakan ada 3 jenis, yaitu sikament LN 1%, sikament NN dan viscocrete-10 1,5% dari berat semen. Pengujian kuat geser untuk setiap variabel 5 benda uji dilakukan pada umur 28 hari dan 56 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kuat geser pada umur 28 hari  yaitu 5,794 MPa untuk beton mutu tinggi normal, 6,741 MPa untuk Sikament LN, 7,671 MPa untuk sikament NN, dan 8,559 MPa untuk viscocrete-10. Pada umur 56 hari kuat geser yang didapatkan adalah 6,200 MPa untuk beton mutu tinggi normal, 7,026 MPa untuk sikament LN, 7,950 MPa untuk sikament NN, dan 9,777 MPa untuk viscocrete-10.