Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Keterkaitan Motivasi Kerja dengan Kinerja Perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Sukma Wijaya Sampang Dwi Herlinda Lusi Harini; Mundakir Mundakir; Annisa Nurida; Rikhly Faradisy Mursyida
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 8 (2026): Volume 6 Nomor 8 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i8.23659

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the relationship between work motivation and nurse performance at the Inpatient Installation of Sukma Wijaya Hospital in Sampang in 2025. Nurse performance plays a crucial role in determining the quality of healthcare services provided to patients. Work motivation is an important factor that influences nurse performance, which is related to both internal (intrinsic) and external (extrinsic) factors. The research method used is a quantitative approach with a descriptive correlational design. The sample consists of 36 nurses working in the Inpatient Installation, selected using a census sampling technique. Data was collected using questionnaires measuring work motivation based on Herzberg's theory and nurse performance based on Locke's theory. Data analysis using Pearson's correlation test showed a significant relationship between work motivation and nurse performance (r = 0.747, p-value = 0.000). The results indicate that higher work motivation leads to better nurse performance. Work motivation contributes 55.80% to nurse performance, while the remaining 44.20% is influenced by other factors such as skills, abilities, and the work environment. This study recommends that hospitals pay attention to factors influencing work motivation and create policies that support nurses' welfare and career development to improve the quality of healthcare services. Keywords: Work Motivation, Nurse Performance, Hospital, Policies, Work Environment.  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara motivasi kerja dan kinerja perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Sukma Wijaya Sampang pada tahun 2025. Kinerja perawat sangat berperan dalam menentukan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien. Motivasi kerja merupakan faktor penting yang mempengaruhi kinerja perawat, yang berhubungan dengan faktor internal (intrinsik) dan eksternal (ekstrinsik). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasional. Sampel penelitian ini terdiri dari 36 perawat yang bekerja di Instalasi Rawat Inap, yang diambil dengan teknik census sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur motivasi kerja berdasarkan teori Herzberg dan kinerja perawat berdasarkan teori Locke. Hasil analisis data menggunakan uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara motivasi kerja dengan kinerja perawat (r = 0,747, p-value = 0,000). Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi motivasi kerja, semakin tinggi pula kinerja perawat. Faktor motivasi kerja berkontribusi sebesar 55,80% terhadap kinerja perawat, sementara 44,20% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain seperti kemampuan, keterampilan, dan dukungan lingkungan kerja. Penelitian ini menyarankan agar rumah sakit memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi kerja dan menciptakan kebijakan yang mendukung kesejahteraan dan pengembangan karier perawat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Kata Kunci: Motivasi Kerja, Kinerja Perawat, Rumah Sakit, Kebijakan, Lingkungan Kerja.
PENGARUH SKRINING ANTENATAL CARE DENGAN MENGGUNAKAN KARTU SKOR POEDJI ROCHJATI (KSPR) TERHADAP RUJUKAN TERENCANA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS OMBEN (Kecamatan Omben Kabupaten Sampang) Rikhly Faradisy Mursyida
Health Sciences Journal Vol. 9 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v9i2.3139

Abstract

Pemeriksaan antenatal care (ANC) merupakan kegiatan yang sangat penting dalam mengidentifikasi kesejahteraan ibu dan janin. Sebagian besar komplikasi yang terjadi pada ibu hamil bisa dicegah dengan Antenatal Care (ANC) yang bermutu dan berkualitas. Pada tahun 2023 puskesmas omben memiliki cakupan K1 100,21 % dan cakupan K4 101,07%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Skrining Antenatal Care (ANC) menggunakan Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR) terhadap Rujukan Terencana di Wilayah Kerja Puskesmas Omben.      Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional, sampel yang digunakan adalah ibu hamil sejumlah 40 orang dengan teknik purposive sampling. Variabel independennya adalah Skrining Antenatal Care (ANC) menggunakan Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR), variabel dependent yaitu terhadap Rujukan Terencana. Dengan menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan 0,05.      Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil termasuk dalam kategoti Kehamilan Resiko Tinggi dan mendapat Skoring KSPR 6-10 yaitu sebanyak 31 (77,5%) responden, dan ibu haamil yang mengalami rujukan terencana yaitu sebanyak 38 (95%) responden. dengan nilai p value 0,001 < 0,05 maka H1 diterima.      Simpulan penelitian ini adalah ada pengaruh Skrining Antenatal Care (ANC) menggunakan Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR) terhadap Rujukan Terencana di Wilayah Kerja Puskesmas Omben. Oleh karena itu disarankan bagi ibu hamil untuk melakukan kunjungan ANC yang teratur guna untuk mengidentifikasi kesejahteraan ibu dan janin.Kata Kunci: Ibu Hamil, Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR), Rujukan Terencana.