Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pelatihan Multimedia Foto dan Video di SMK Saraswati 2 Denpasar I Gusti Ngurah Satria Wijaya; Ketut Gus Oka Ciptahadi; Ni Putu Meina Ayuningsih
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 3 (2022): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i3.308

Abstract

Untuk menunjang dan mewujudkan visi dan salah satu misi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Saraswati 2 Denpasar yaitu mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas dan mengadakan layanan publik berupa informasi kegiatan di sekolah yang berbasis ICT, diwujudkan dengan adanya jurusan atau kompetensi keahlian yaitu Teknik Komputer & Informatika (Multimedia). Permasalahan yang dihadapi oleh jurusan ini adalah belum maksimal menerapkan aplikasi dari teori multimedia dikelas untuk menghasilkan produk atau jasa yang dapat dikomersialisasikan di masyarakat. Solusi yang ditawarkan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan multimedia foto dan video. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah melalui kegiatan sosialisasi, kegiatan inti berupa pelatihan, dan monitoring serta evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pemahaman peserta tentang multimedia foto dan video dengan diindikasikan terjadinya peningkatan nilai dari pretest dan postest serta peserta pelatihan sangat antusias dan senang sehingga dalam proses pelatihan, peserta tidak mengalami kesulitan untuk memahami materi pelatihan
Pelatihan Pemasaran E-Commerce Di SMK Saraswati 2 Denpasar I Gusti Ngurah Satria Wijaya; Ketut Gus Oka Ciptahadi; Ni Putu Meina Ayuningsih
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 6, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i1.1873

Abstract

Abstract: To actualize the vision and mission of the Saraswati 2 Vocational High School (SMK) Denpasar, namely to develop and improve high-quality human resources and provide public services in the form of information on ICT-based school activities, formed with the existence of a study program namely Computer Engineering & Informatics (Multimedia). Obstacles and problems currently encountered by the Computer and Informatics Engineering (Multimedia) study program are the lack of marketing training for photo and video products, especially e-commerce, among SMK students in order to realize the school's vision of forming independent graduates. The solution to the problem provided by the implementation of this service is to hold an e-commerce marketing workshop. The procedure or technique for implementing this community service is first, socialization activities, the main activities in the form of training, and monitoring and evaluation. The output of this service is that the process of e-commerce marketing training activities is carried out well and smoothly. Participants were happy and excited in participating in the training and easily understood the training material as indicated by the increase in scores from the pretest and posttest.       Keywords: training; marketing; e-commerce  Abstrak: Untuk merealisasikan visi dan misi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Saraswati 2 Denpasar yaitu mengembangkan dan meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dan memberikan layanan publik berupa informasi kegiatan di sekolah yang berbasis ICT, dibentuk dengan adanya program studi yaitu Teknik Komputer & Informatika (Multimedia). Kendala dan masalah yang saat ini ditemui oleh program studi Teknik Komputer dan Informatika (Multimedia) ini adalah masih minimnya pelatihan pemasaran untuk produk foto dan video khususnya e-commerce di siswa-siswa SMK guna merealisasikan visi sekolah dalam membentuk tamatan yang mandiri. Pemecahan masalah yang diberikan dari pelaksanaan pengabdian ini adalah mengadakan workshop pemasaran e-commerce. Tata cara atau teknik pelaksanaan pengabdian ini adalah pertama, kegiatan sosialisasi, kegiatan utama berupa pelatihan, dan monev. Output dari pengabdian ini adalah proses kegiatan pelatihan pemasaran e-commerce terlaksana dengan baik dan lancar. Peserta senang dan gembira dalam mengikuti pelatihan serta dengan mudah memahami materi pelatihan ditunjukkan dengan kenaikan nilai dari pretest dan postest.Kata kunci: pelatihan; pemasaran; e-commerce
Pemodelan Mixed Geographically Weighted Regression (MGWR) pada Kasus Penderita Diare di Provinsi Bali Luh Putu Safitri Pratiwi; Ni Putu Meina Ayuningsih
SAINTIFIK Vol 9 No 1 (2023): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v9i1.384

Abstract

Penyakit diare merupakan salah satu kondisi dimana seseorang memiliki konsistensi buang air besar yang lunak atau cair, bahkan dapat berupa air dan frekuensi yang lebih sering dalam satu hari. Terdapat beberapa wilayah yang berada di Provinsi bali yang persentase diarenya cenderung meningkat setiap tahunnya. Oleh karena itu, sebagai salah satu upaya penanganan kasus diare di Provinsi Bali, maka penelitian ini menggunakan model Mixed Geographically Weighted Regression (MGWR) yang merupakan metode pemodelan yang menggabungkan model regresi global dan model Geographically Weighted Regression (GWR). Pemodelan MGWR bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah penderita diare, dimana faktor-faktor tersebut dibedakan menjadi faktor yang mempengaruhi secara lokal di setiap daerah dan faktor yang mempengaruhi secara global di seluruh daerahi. Hasil yang diperoleh variabel prediktor yang berpengaruh signifikan secara global terhadap Kasus diare di Provinsi Bali adalah jumlah sarana sanitasi (X3), serta diperoleh bahwa model MGWR dengan menggunakan pembobot fungsi adaptive Gaussian lebih baik digunakan untuk memodelkan tingkat kasus diare di Bali karena mempunyai nilai R2 terbesar yaitu 0,843 dengan nilai AIC terkecil yaitu sebesar 244,435.
Pengembangan Usaha Kelompok Peternak Lebah Trigona Ampel Mesari Banjar Bebali Desa Berembeng I Gusti Ngurah Satria Wijaya; Ketut Gus Oka Ciptahadi; Ni Putu Meina Ayuningsih; Laser Narindro
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 6, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i3.2270

Abstract

Abstract: The Trigona Beekeepers Group "Ampel Mesari" is a Trigona beekeeping group that accommodates breeders in the Be-bali Banjar area, Berembeng Village. The problems faced by this group are that the group's production process is still very minimal, and the method of packaging catfish honey products (trigona) still uses used bottles from other products and does not yet use product label packaging. The solution offered from this service activity is to provide production training to increase colonies from competent experts, provide superior bee colonies assistance, and packaging training with labeling. This community service project will be carried out through socializing exercises, core training activities, and monitoring and evaluation. Implementation of production training activities to increase bee colonies and product packaging and labeling training went well. It can be concluded that there was an increase in understanding, especially about the production of Trigona beekeeping and for an increase in understanding of product packaging and labeling, indicated due to the training participants' enthusiasm and happiness, the pretest and posttest values increased, and participants had no trouble understanding the material during the training process.            Keywords: trigona bee; production training; packaging and labeling training  Abstrak: Kelompok Peternak Lebah Trigona “Ampel Mesari” merupakan kelompok peternak lebah trigona yang mewadahi peternak-peternak yang berada diwilayah Banjar Bebali, Desa Berembeng. Permasalahan yang dihadapi oleh kelompok ini adalah proses produksi kelompok masih sangat minim sekali, dan cara pengemasan produk madu   trigona (kele) masih mempergunakan botol bekas produk lain serta belum menggunakan kemasan label produk. Pemecahan masalah yang diberikan dari program pengabdian ini adalah menawarkan pelatihan produksi untuk memperbanyak koloni dari pakar berkompeten, pemberian bantuan koloni lebah unggul, dan pelatihan kemasan dengan labeling. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah melalui kegiatan sosialisasi, kegiatan inti berupa pelatihan, dan monitoring serta evaluasi. Pelaksanaan kegiatan pelatihan produksi untuk memperbanyak koloni lebah dan pelatihan pengemasan produk dan labeling berjalan dengan baik. Dapat disimpulkan bahwa terjadi transfer pengetahuan khususnya tentang produksi budidaya lebah trigona, pengemasan dan labeling produk diindikasikan dengan hasil tes yang menunjukkan peningkatan, serta peserta menyambut baik dan berse-mangat untuk mengikuti pelatihan ini sehingga tidak menemui kendala un-tuk memahami isi materi pelatihan kedua pelatihan. Kata kunci: lebah trigona; pelatihan produksi; pelatihan kemasan dan labeling