Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Pepadu

Pendampingan Product Mix Sebagai Strategi Menghasilkan Benih Ciplukan Pada Usahatani Sawi Caisim Sistem Seri Di Kecamatan Lingsar Jurnal Pepadu; Tajidan Tajidan; Arifuddin Sahidu; Lalu Wiresapta Karyadi; Suparmin Suparmin
Jurnal Pepadu Vol 2 No 1 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i1.2169

Abstract

ABSTRAKPenerapan sistem tanam monokultur pada budidaya tanaman sawi memiliki risiko produksi, resikoharga dan resiko penghasilan. Resiko tersebut dapat diatasi dengan penerapan teknologi tanaman seridan penerapan strategi produk campuran melalui diversifikasi tanaman dan sumber penghasilan. Tujuanyang hendak dicapai adalah menambah pengetahuan kelompok sasaran akan kandungan dan khasiatbuah ciplukan bagi pemeliharaan kesehatan tubuh; menambah mengetahui petani tentang nilai ekonomikomoditas buah ciplukan; dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani tentang teknologibudidaya tanaman seri sebagai strategi menghasilkan buah dan benih ciplukan sebagai sumberpenghasilan baru (product mix). Agar tujuan tersebut dapat tercapai maka dilaksanakan pengabdiankepada masyarakat dengan menggunakan metode pendidikan orang dewasa (andragogy) yaitumelakukan pendampingan kepada anggota kelompok tani yang mengusahakan tanaman sawi caisim.Sebagai entry point pendampingan adalah mengintroduksikan teknologi budidaya tanaman sawi caisimsistem seri, dan penanaman tanaman ciplukan dengan teknik polibag dan/atau sebagai tanamanpenyangga tanaman sawi caisim sebagai upaya menghindari risiko produksi, resiko harga, dan resikopenghasilan. Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah: pengetahuanpetani peserta pengabdian kepada masyarakat telah meningkat dari 61,9% menjadi 83,33% tentangpupuk dan teknik pemupukan tanaman sawi; dari 21 orang peserta yang hadir dalam kegiatanpengabdian kepada masyarakat diantaranya 30,16% telah mengetahui manfaat ekonomi dan teknologibudidaya sistem tanam seri sawi caisim; buah dan benih ciplukan dapat diperoleh dari hasil budidayamenggunakan polibag atau tanam langsung di tanah dengan memanfaatkan lahan pekarangan yangterbuka dan memperoleh penyinaran matahari langsung, atau melalui diversifikasi tanaman sawi caisimdengan tanaman ciplukan.
PENYULUHAN KEAMANAN PANGAN PRODUK SAYURAN SEGAR SEMI ORGANIK DI KECAMATAN LINGSAR Tajidan Tajidan; Halil Halil; Suparmin Suparmin; Arifuddin Sahidu
Jurnal Pepadu Vol 3 No 2 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i2.2313

Abstract

Konsumen rumah tangga semakin selektif dalam memenuhi kebutuhan pangan termasuk kebutuhan sayuran segar. Preferensi konsumen cenderung memilih produk sayuran yang terjamin bebas dari penggunaan pestisida kimia. Kecenderungan tersebut merupakan peluang sekaligus tantangan bagi petani agar memanfaatkan penggunaan pupuk organik dan pestisida nabati sebagai wujud penerapan teknologi pertanian semi organik. Tujuan pengabdian ini supaya petani memiliki pengetahuan teknologi pertanian semi organik dalam upaya menghasilkan produk sayuran segar yang memenuhi persyaratan keamanan pangan. Tujuan dicapai melalui pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan menggunakan metode pendidikan orang dewasa (andragogy) dan fasilitas pembelajaran demonstrasi plot (demplot) dan tutorial tatap muka, serta pengendalian kualitas produk sayuran segar melalui pengawasan proses produksi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa petani telah memiliki pengetahuan dan kemampuan praktek penerapan teknologi pertanian semi organik pada tanaman bayam cabut dan sawi caisim, namun baru 20 persen dari semua petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Embun Pagi telah menerapkan penggunaan pestisida nabati dan POC Urine, serta 100 persen telah menerapkan penggunaan pupuk organik kotoran ayam pedaging atau meningkat 50%.