Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer Cair dari Ekstrak Kulit Jeruk Nipis di Kawasan Wisata Desa Burai Poedji Loekitowati Hariani; Fatma Fatma; Muhammad Said; Risfidian Mohadi; Salni Salni
Jurnal Gema Ngabdi Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL GEMA NGABDI
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v4i1.225

Abstract

Burai village is located in Tanjung Batu sub-district, Ogan Ilir district. Burai Village is a tourism mainstay village in Ogan Ilir district. This village is known as the colorful village. As an ecotourism destination, water tourism and fishing programs have been developed, as well as environmentally friendly fish farming through organic feed. Other tourism potentials, such as the existence of traditional Bari houses that are more than 200 years old, and songket crafts. As patients with the COVID-19 virus have decreased, the number of tourists visiting Burai village has also increased. Health protocols are still needed, one of which is the use of hand sanitizer. This community service activity is to provide training on making liquid hand sanitizer from lime peel extract with the target audience being the Burai village community, especially tourism service providers. Lime plant is one of the plants cultivated by the people of Burai village. Orange peel extract contains essential oils that function to inhibit the growth of bacteria. In addition, orange peel extract has a fresh aroma. Activities are carried out by giving lectures, training on making hand sanitizers and packaging them. With this activity, it is hoped that the community will be able to provide hand sanitizers for both their own needs and tourists. The results of the activity showed high community participation in activities, more than 75% of the target audience liked the aroma of lime peel extract hand sanitizer.
Pelatihan Pembuatan Sabun Transparan Antibakteri Berbahan Ekstrak Daun Mengkudu (Morinda Citrifolia L.) sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat di Desa Tanjung Atap, Ogan Ilir Harmida Harmida; Nina Tanzerina; Safrina Lamin; Salni Salni; Nita Aminasih; Poedji Loekitowati Hariani
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Mei 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i3.679

Abstract

Tanaman mengkudu (Morinda Citrifolia L.) telah dikenal masyarakat sebagai salah satu tanaman sebagai sumber obat tradisional. Ekstrak daun mengkudu mengandung senyawa bioaktif seperti fenolik, flavonoid dan antrakuinon yang bersifat antibakteri dan antioksidan. Pemanfaatan ekstrak daun mengkudu sebagai bahan sabun padat transparan antibakteri untuk mendukung pengembangan produk alami, aman digunakan, dan yang paling utama adalah meningkatkan kebersihan dan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan pembuatan sabun transparan antibakteri dari ekstrak daun mengkudu yang dilakukan di desa Tanjung Atap, kecamatan Tanjung Batu, kabupaten Ogan Ilir. Kegiatan diikuti oleh ibu-ibu dan remaja putri sebanyak 30 orang. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan dan evaluasi hasil kegiatan. Hasil pre-test dan pos-test menunjukkan terjadinya peningkatkan pengetahuan peserta tentang sabun transparan antibakteri yang dari ekstrak daun mengkudu. Peserta yang menjawab pertanyaan dengan tepat dari sebelum pelatihan sebanyak 18,75% meningkat menjadi 76,67% setelah pelatihan. Selain itu masyarakat juga menyukai produk sabun yang dihasilkan. Hal ini mengindikasikan keberhasilan kegiatan pelatihan yang diberikan.