Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Etnobotani tumbuhan obat Solanaceae pada masyarakat suku Kerinci di wilayah Lempur Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi Azzikri Azzikri; Singgih Tri Wardana; Harmida Harmida
Sriwijaya Bioscientia Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1073.965 KB) | DOI: 10.24233/sribios.1.2.2020.199

Abstract

The Kerinci tribe is a traditional community that has long had close interactions with the living natural resources and its ecosystem. The lempur region is the oldest area in kerinci which is inhabited by native Kerinci tribes. Research on ethnobotany of medicinal plants in this region is still very small because there are still a number of villages that have not yet been explored and documented. Therefore, it is necessary to conduct a study to obtain data and information on the ethnobotany of medicinal plants in this region. The purpose of this study was to determine the diversity of medicinal plant species and how to use the Zingiberaceae medicinal plant by the Kerinci tribe in the Lempur region. The research method was carried out using descriptive method through field observations and interviews. Based on the research that has been done, there are 5 types of medicinal plants Solanaceae. The benefits of this plant can treat diseases such as, sore eyes, blood booster disease, hypertension, asthma, and stomach ache.
Pelatihan Pembuatan Sabun Transparan Antibakteri Berbahan Ekstrak Daun Mengkudu (Morinda Citrifolia L.) sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat di Desa Tanjung Atap, Ogan Ilir Harmida Harmida; Nina Tanzerina; Safrina Lamin; Salni Salni; Nita Aminasih; Poedji Loekitowati Hariani
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Mei 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i3.679

Abstract

Tanaman mengkudu (Morinda Citrifolia L.) telah dikenal masyarakat sebagai salah satu tanaman sebagai sumber obat tradisional. Ekstrak daun mengkudu mengandung senyawa bioaktif seperti fenolik, flavonoid dan antrakuinon yang bersifat antibakteri dan antioksidan. Pemanfaatan ekstrak daun mengkudu sebagai bahan sabun padat transparan antibakteri untuk mendukung pengembangan produk alami, aman digunakan, dan yang paling utama adalah meningkatkan kebersihan dan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan pembuatan sabun transparan antibakteri dari ekstrak daun mengkudu yang dilakukan di desa Tanjung Atap, kecamatan Tanjung Batu, kabupaten Ogan Ilir. Kegiatan diikuti oleh ibu-ibu dan remaja putri sebanyak 30 orang. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan dan evaluasi hasil kegiatan. Hasil pre-test dan pos-test menunjukkan terjadinya peningkatkan pengetahuan peserta tentang sabun transparan antibakteri yang dari ekstrak daun mengkudu. Peserta yang menjawab pertanyaan dengan tepat dari sebelum pelatihan sebanyak 18,75% meningkat menjadi 76,67% setelah pelatihan. Selain itu masyarakat juga menyukai produk sabun yang dihasilkan. Hal ini mengindikasikan keberhasilan kegiatan pelatihan yang diberikan.