Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

Edukasi Pijat Bayi Terhadap Lama Tidur Bayi pada Usia 5-11 Bulan di Puskesmas Gebang Langkat Friska Margareth Parapat; Sharfina Haslin
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi gangguan tidur menurut data World Health Organization (WHO) didapatkan pada tahun 2018, sebanyak 40% bayi mengalami gangguan tidur.Penelitian yang dilakukan di Melbourne Australia didapatkan hasil bahwa 32% melaporkan terdapat kejadian berulang gangguan tidur pada bayi mereka. Dampak kurang tidur pada bayi akan menyebabkan penurunan aktivitas sehari-hari (merangkak, menarik badan keatas hingga posisi berdiri,berguling), koordinasi neuromuskuler yang buruk, penurunan imunitas tubuh, kemampuan kognitif yang tidak stabil, kegelisahan, kemampuan komprehensif untuk mengalami lebih sedikit. Pijat adalah salah satu bentuk terapi sentuhan dari tangan pemijat kepada kulit seorang dengan teknik-teknik gerakan tertentu dan pengobatan penting. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui efektivitas pijat bayi terhadap lama tidur bayi pada usia 5-11 bulan di pmb aida nospita kecamatan medan deli tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah adalah pre-eksperiment dengan rancangan one group pretest-posttest design.Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai bayi usia 5-11 bulan di Puskesmas Gebang Langkat yaitu berjumlah 15 bayi yang akan diteliti, teknik sampling yang digunakan adalah Total Sampling. Instrumen penelitian menggunakan Lembaran Observasi lama tidur bayi. Hasil penelitian menunjukkan uji wilcoxon didapatkan hasil bahwa adanya nilai mean, minimum, maximum, standar deniasi, Z, dan Asymp.Sig. Lama tidur mengalami peningkatan yang signifikan antara sebelum intervensi dan setelah intervensi yang dilakukan enam kali dengan pengukuran tiga kali dalam seminggu didapatkan hasil dengan nilai signifikan p-value sebesar 0.001 (<0.05). Diharapkan dapat memotivasi ibu bayi untuk belajar tentang pijat bayi sehingga dapat melakukan pijatan kepada bayinya secara benar dan tepat dan melakukan pijatan dengan mandiri.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Kepatuhan Konsumsi Tablet Zat Besi (Fe) di Puskesmas Besitang Friska Margareth Parapat; Simanjuntak, Netti Meilani
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka anemia pada ibu hamil merupakan suatu permasalahan yang kini dihadapi oleh pemerintah Indonesia. Di daerah Wilayah Indonesia bagian barat tergolong tinggi, anemia di Aceh sebesar 56,6%, Sumatera Barat 8,9%, Riau 65,6%, Jambi 74,2%, Sumatera Selatan 58,3%, Lampung 60,7%. Pengetahuan merupakan salah satu faktor yang salah satu faktor yang berpengaruh dalam kepatuhan ibu hamil terhadap terwujudnya sebuah perilaku kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan kepatuhan konsumsi tablet zat besi (Fe) di PMB Dusun Lestari Desa Kampung Padang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dalam bentuk korelasional dengan pendekatan study cross sectional.populasi penelitian ini sebesar 32 ibu hamil. Sampel penenlitian ini menggunakan total populasi dimana seluruh ibu hamil dijadikan sampel.pengumpulan data berupa lembar observasi dan kuesioner yang di analisa dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa p-value hubungan pengetahuan dengan kepatuhan sebesar 0,020 dimana p< 0,05. Sedangkan hasil uji statistic hubungan sikap dengan kepatuhan konsumsi zat besi sebesar p=0,029 (< 0.05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan kepatuhan konsumsi tablet zat besi (Fe) Di Puskesmas Besitang. Untuk itu diharapkan kepada ibu yang akan bersalin agar menjaga pola makannya sehingga dapat mencegah terjadinya kehammilan dengan komplikasi salah satunya anemia.
Edukasi Teknik Relaksasi Nafas Dalam Pada Ibu Hamil Sebagai Upaya Persiapan Persalinan Siregar, Dian Andriyani; Friska Sitorus; Friska Margareth Parapat; Mutiara Hutasoit; Brigita Farmai Duha
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan teknik relaksasi nafas dalam secara rutin dan terarah selama kehamilan trimester ketiga memiliki banyak manfaat, baik untuk ibu maupun janin. Teknik ini tidak hanya membantu mengurangi kecemasan dan nyeri persalinan, tetapi juga meningkatkan suplai oksigen dan membantu menjaga stabilitas emosional ibu. Edukasi dan latihan yang dilakukan di PMB Ronni Siregar menunjukkan hasil yang positif, dengan ibu hamil merasa lebih siap menghadapi persalinan serta mengalami penurunan tingkat kecemasan. Dukungan dari tenaga kesehatan dan keluarga sangat penting dalam keberhasilan pelaksanaan teknik ini, sehingga dapat menjadi bagian dari program persiapan persalinan yang efektif. Selain manfaat fisik, teknik relaksasi napas dalam juga memberikan dampak positif secara psikologis bagi ibu hamil. Dengan mengatur pola pernapasan yang teratur, ibu hamil mampu mengalihkan perhatian dari rasa nyeri saat kontraksi dan meningkatkan rasa kontrol diri selama proses persalinan. Hal ini penting karena perasaan cemas yang berlebihan dapat memperburuk kondisi emosional ibu dan menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang memengaruhi jalannya persalinan. Pasangan dapat membantu mengingatkan ibu hamil untuk mengatur napas dengan benar ketika menghadapi kontraksi yang semakin intens. Kerja sama ini tidak hanya mempererat hubungan emosional antara ibu hamil dan pendamping, tetapi juga menciptakan lingkungan persalinan yang lebih nyaman dan mendukung, sehingga proses persalinan dapat berjalan lebih lancar dan minim komplikasi.
Edukasi Teknik Relaksasi Nafas Dalam Dengan Aromaterapi Lavender Ibu Hamil Sebagai Upaya Persiapan Persalinan Di PMB Ronni Siregar Siregar, Dian Andriyani; Anita, Surya; Friska Margareth Parapat; Poppy Gustika Zaman; Sekar Destina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AKI di Indonesia tahun 2015 adalah 305 per 100.000 kelahiran hidup, penyebab utamanya adalah tekanan darah tinggi dalam kehamilan (32%) dan perdarahan setelah persalinan (20%). Nyeri persalinan pada primigravida dapat menimbulkan kecemasan berlebihan, merangsang system parasimpatik meningkatkan kadar ketokolamin yang dapat menyebabkan gangguan kontraksi dan berujung partus lama yang menjadi penyebab perdarahan pasca salin. Kecemasan persalinan dapat ditangani dengan baik dengan metode non farmakologi relaksasi aromaterapi Lavender. Hasil Penelitian Ada pengaruh pemberian relaksasi aromaterapi terhadap lama persalinan kala I dengan selisih rata-rata lama persalinan 2,1545 jam, sedangkan pada kala II selisih rata-rata 6,2727. Relaksasi aromaterapi lavender dapat membuat ibu bersalin menjadi lebih rileks menjalani proses persalinan sehingga membuat proses persalinan menjadi lebih lancar. Relaksasi adalah satu bentuk aktivitas yang dapat membantu mengatasi stres. Teknik relaksasi ini melibatkan pergerakan anggota badan secara mudah dan boleh dilakukan di mana-mana saja. Teknik relaksasi napas dalam dipercaya dapat menurunkan intensitas nyeriTujuan teknik relaksasi napas dalam adalah untuk meningkatkan ventilasi alveoli, memelihara pertukaran gas, mencegah atelektasi paru, meningkatkan efesiensi batuk, mengurangi stress baik stress fisik maupun emosional yaitu menurunkan intensitas nyeri dan menurunkan kecemasan.