Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Stres Kerja dengan Dismenorea pada Operator Mesin Jahit Dini Widianti
Majalah Sainstekes Vol 5, No 1 (2018): JUNI 2018
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.291 KB) | DOI: 10.33476/ms.v5i1.858

Abstract

The objective of this study is to know the association between stress at work and dysmenorrhea. Dysmenorrhea has a direct big impact on individual and company. Problems that arise are associated with increased absenteism, resulting in reduced productivity. A cross-sectional study has been carried out, using total sample of 165 workers who operate sewing machine at ‘PT X’ Jakarta. The instruments used for this study is Stres Diagnostic Survey questionnaire to measure stress at work and another questionnaire for identifying dysmenorrhea and other risk factors. Analytical techniques used Chi-Square and logistic regression. The prevalence of dysmenorrhea was 37%, and prevalence for stres at work was 25,4%. High level stres at work have arise 2,24 times with dysmenorrhea (p value 0,029 ; OR value 2,27 and 95% CI: 1,08 – 4,76) also with work period over five year (p value 0,010 ; OR Value 0,36 and 95% CI : 0,16 – 0,78) is decrease dysmenorrhea 64% . This study has shown that dysmenorrhea among workers of sewing machine operate at ‘PT X’ Jakarta was correlation with high level stress at work and work period less than five year
Kumpulan Menu Masakan Untuk Kejar Tumbuh Bagi Anak Di Desa Pasir Karag Kabupaten Pandeglang Dini widianti; Nurasiah; Yusnita; Bellatria Kentsyai
CoMPHI Journal: Community Medicine and Public Health of Indonesia Journal Vol. 4 No. 3 (2024): Februari
Publisher : Perhimpunan Dokter Kedokteran Komunitas dan Kesehatan Masyarakat Indonesia (PDK3MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/comphijournal.v4i3.178

Abstract

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh tim stunting Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi didapatkan mayoritas ibu berpendidikan Sekolah Dasar sebanyak 42,8% dan ibu yang bekerja sebanyak 89,5%. Hasil ini menunjukkan mayoritas ibu mengalami kesibukan karena bekerja. Penelitian MP-ASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu) oleh Yusnita, Dini Widianti didapatkan hasil adanya hubungan antara perilaku ibu dengan pemberian MP ASI, hal ini menunjukkan bahwa perilaku ibu mempengaruhi status gizi anaknya. Pendidikan rendah ibu ditambah dengan kesibukan bekerja dapat berdampak pada status gizi anak, dibutuhkan penyuluhan terkait pemenuhan gizi anak tanpa banyak memakan waktu, simple tetapi mudah dilakukan. Khalayak sasaran kegiatan pengabdian masyarakat mengenai edukasi kesehatan adalah ibu dengan Balita di desa Pasirkarag, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Selain itu sasaran kegiatan juga untuk para kader di 5 Posyandu yang ada di desa Pasirkarag, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Kegiatan di laksanakan di Posyandu Jambu Air 1 dengan jumlah khalayak sasaran 50 ibu yang mempunyai balita dan 25 orang kader yang ada di setiap posyandu di desa Pasirkarag, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Kegiatan yang akan dilakukan berupa penyuluhan tentang status gizi pada anak, pemenuhan gizi anak pada makanan serta pentingnya gizi didalam tumbuh kembang anak, pelatihan kader dalam pengolahan bahan makanan untuk pemenuhan gizi anak, pemberian buku menu masakan kejar tumbuh bagi anak untuk kader dan ibu di desa Pasirkarag. Didapatkan 36 data lengkap yang dapat diproses menggunakan aplikasi SPSS, dari uji normalitas didapati data terdistribusi normal dan pada hasil pre dan post test sebanyak 18 orang (44,4%) meningkat, sebanyak 16 orang (33,3%) hasil pre dan post sama/tetap, dan sebanyak 8 orang (22,2%) mengalami penurunan. Hasil akhir berdasarkan mean dari uji Paired Samples Statistics menyatakan hasil pre test ke post test meningkat dari 6.9 ke 7.3 tetapi hasil tidak signifikan karena banyak hasil yang memiliki nilai tetap antara pretest dan post test sebesar 33%. Berdasarkan mean dari uji Paired Samples Statistics menyatakan hasil pre test ke post test meningkat dari 6.9 ke 7.3 tetapi hasil tidak signifikan karena banyak hasil yang memiliki nilai tetap antara pretest dan post test sebesar 33%.
Sekolah IBU PINTAR (Pembangun Keluarga agar Anak Tumbuh Sehat dan Religi) Berbasis Keluarga di Desa Kadubelang Kecamatan Mekar Jaya Kabupaten Pandeglang Dini widianti; Widianti, Dini; Mahardhika, Zwasta Pribadi
CoMPHI Journal: Community Medicine and Public Health of Indonesia Journal Vol. 5 No. 3 (2025): Februari
Publisher : Perhimpunan Dokter Kedokteran Komunitas dan Kesehatan Masyarakat Indonesia (PDK3MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu mempunyai peran yang dominan dan multi peran,baik sebagai Ibu, Ibu rumah tangga, pembimbing dan pembina anak dalam melindungi setiap anggota keluarga dari berbagai hal yang tidak diinginkan terjadi dalam keluarga, dalam pemenuhan kebutuhan dan keuangan keluarga Ibu mempunyai peran ganda yaitu sebagai penopang ekonomi keluarga. Tujuan sekolah ibu PINTAR diadakan agar PKK yang ada di desa Kadubelang dapat melakukan pemberdayaan dengan 10 program pokok PKK, masyarakat khususnya ibu mendapatkan edukasi dan pengetahuan sebagai bekal dalam pemberdayaan keluarga. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu a) FGD (Focus Grup Discussion) dengan mitra b) pelatihan kader, c) Penyuluhan kepada ibu, d) pengisian kuesioner pretest dan postest, e) kader peserta pelatihan praktek langsung. Kegiatan dilaksanakan selama 2 hari pada hari Selasa-Rabu 4-5 Juni 2024 pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai di balai desa Kadubelang. Evaluasi dilakukan dengan kuesioner pretest dan postest untuk kegiatan pelatihan kader dan penyuluhan ibu pintar yang dilakukan oleh kader terlatih, dilanjutkan pengisian kepuasan oleh peserta. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat. Jumlah peserta kegiatan FGD sebanyak 15 orang, peserta pelatihan kader 10 orang yang berasal dari 5 pos dan peserta penyuluhan sebanyak 27 orang. Hasil analisis pelatihan kader dengan uji Wilcoxon adalah nilai p = 0,780 yang menunjukkan bahwa pelatihan kader tidak signifikan dengan peningkatan pengetahuan kader, dan nilai p =0,094 pada penyuluhan ibu pintar juga menunjukkan tidak signifikan dengan pengetahuan. Hasil kepuasan peserta menunjukkan mitra, kader dan peserta penyuluhan merasa puas terhadap materi dan juga narasumber.