Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan Perilaku Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi) Dengan Status Gizi Balita Di Kampung Pelita Medika FK UNRI Wahyuni, Sri; Fauzia, Dina; Pratiwi, Nurfi; Khairati, Syahrul
Jurnal Ilmu Kedokteran Vol 18, No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kedokteran
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26891/JIK.v18i2.2024.130-136

Abstract

Nutrition-aware families (Kadarzi) are a government effort to reduce morbidity or mortality. One of the efforts of Kadarzi behavior is to routinely weigh children under five years (toddler) to determine their nutritional status, which is one indicator of Kadarzi behavior. This study aims to see the relationship Kadarzi behavior and the nutritional status of toddlers in Kampung Pelita Medika (KPM) FK UNRI. This study uses an analytical approach with a cross-sectional design conducted from June to November 2021. The results of this study showed that was a relationship between Kadarzi behavior and the nutritional status of toddlers based on the Weight/Age, Length (Height)/Age, and Weight/Height indices, where each p value =1.000; p = 0.001; and p = 0.000 with Prevalence Ratio (PR) value = 1.02 (0.98-1.06); PR = 10.68 (2.16-52.93); and PR=7.68 (2.39-21.53) which means that dietary behavior is a risk factor related to the nutritional status of toddlers.
Perbandingan Terapi Diare Akut pada Anak di Puskesmas dan Klinik Swasta, Pekanbaru Indonesia: Studi Retrospektif Cross Sectional Dimas Pramita Nugraha; Inayah I; Dina Fauzia
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v1i3.5345

Abstract

Diare merupakan penyakit penyebab kematian pada anak balita, kurang lebih 750.000 anak meninggal setiap tahunnya. Di Provinsi Riau 17,2% kematian bayi disebabkan diare. Sebagai salah satu kasus infeksi yang paling banyak, terapi diare akut pada anak harus menjadi perhatian utama untuk keberhasilan pengobatan, menghindari kesalahan pengobatan dan mencegah terjadinya resistensi antibiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui terapi diare akut di Puskesmas dan Klinik Swasta. Penelitian ini merupakan penelitian retrospektif cross sectional, dengan sampel pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang ditentukan. Data dianalisis dengan test Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan pola terapi diare akut pada anak di Puskesmas menggunakan suplementasi zink. Sedangkan pola terapi diare pada anak di klinik swasta menggunakan adsorben Penggunaan suplementasi zink di Puskesmas sebesar 81,7% dibandingkan di klinik swasta 23,5% (P 0,05). Terapi diare akut pada anak di puskesmas Pekanbaru relatif lebih rasional dibandingkan terapi di klinik swasta namun tetap memerlukan perbaikan untuk manajemen pasien yang lebih baik