Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Psychological Science and Profession

PERSEPSI DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KELEKATAN IBU DAN JANIN Nida Tsaura Sjariati; Linda Primana
Journal of Psychological Science and Profession Vol 4, No 3 (2020): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.835 KB) | DOI: 10.24198/jpsp.v4i3.24973

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non-eksperimental dengan metode korelasional. Fenomena Angka Kematian Ibu (AKI) yang tinggi di Indonesia, khususnya di Purwakarta, menjadi dasar dilakukannya penelitian dimana adanya kelekatan ibu dan janin merupakan salah satu variabel yang dapat mencegah angka kematian ibu hamil. Penelitian ini ingin mengetahui apakah terdapat hubungan antara persepsi dukungan keluarga (perceived family support) terhadap kelekatan ibu dan janin. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Purwakarta dengan mengadaptasi alat ukur Maternal Fetal Attachment dan Perceived Social Support from Family yang kemudian diberikan pada 120 responden. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik regresi linear dengan program SPSS versi 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat terdapat korelasi yang signifikan pada persepsi dukungan keluarga terhadap kelekatan ibu dan janin (p<0,01) dengan kontribusi sebesar 9 persen. Selain itu, terdapat pula temuan tambahan dari analisis statistik lintas tabulasi data demografi responden terhadap kelekatan ibu dan janin yaitu terdapat pengaruh tingkat pendidikan terhadap kelekatan ibu dan janin. Maka dari itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa persepsi dukungan keluarga berpengaruh secara signifikan terhadap kelekatan ibu dan janin, serta pengaruh variabel pendidikan terhadap kelekatan ibu-jann perlu dikaji lebih lanjut. 
AGENTIC ENGAGEMENT PESERTA DIDIK SELAMA PEMBELAJARAN DARING: PENGARUH MOTIVASI INTRINSIK DAN PERCEIVED TEACHER AUTONOMY SUPPORT Surayya Sakinah; Linda Primana; Erreina Saifa Aurelian; Kandida Dita Kusumadewi
Journal of Psychological Science and Profession Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jpsp.v7i1.44880

Abstract

Pandemi COVID-19 berdampak kepada pelaksanaan pembelajaran di sekolah. Berdasarkan kebijakan pemerintah tentang pelaksanaan pendidikan sekolah dasar hingga perguruan tinggi, perubahan pembelajaran tatap muka di sekolah selama masa pandemi menjadi belajar dari rumah (BDR) diterapkan pada seluruh tingkat pendidikan melalui pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring. Peserta didik membutuhkan adaptasi untuk melakukan PJJ agar tetap terjaga keterlibatannya selama proses pembelajaran. Keterlibatan belajar peserta didik dalam PJJ, membutuhkan adanya interaksi secara timbal balik antara guru dan peserta didik, yang disebut sebagai agentic engagement. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi intrinsik dan perceived teacher autonomy support yang dipersepsikan peserta didik terhadap agentic engagement dalam PJJ pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik non-probability sampling. Partisipan penelitian ini adalah sejumlah 333 peserta didik tingkat SMA Negeri kelas XII di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Alat ukur yang digunakan yaitu Agentic Engagement Scale, Questionnaire Motivation Dimension, dan Learning Climate Questionnaire. Analisis regresi berganda dengan menggunakan IBM Statistic Package for Social Science (IBM SPSS Statistic Version 26.0) menunjukkan bahwa agentic engagement dapat diprediksi oleh motivasi intrinsik dan perceived teacher autonomy support sebesar 34.5% (R2 = .345, p < .05). Untuk dapat terlibat secara aktif dan berkontribusi dalam PJJ, peserta didik diharapkan memiliki motivasi yang sifatnya internal dan mempersepsikan adanya dukungan otonomi dari guru dalam belajar.