Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Janata

PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN DI KAMPUNG BARAGAJED DAN KAMPUNG PASIR SALAM Fadli Kurnia; Meivi Melinianti; Wulan Hanifah; Keisya Noviansyah Nur
Jurnal JANATA Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v1i1.2368

Abstract

Program ini bertujuan untuk mengasah segala potensi dan fasilitas yang ada mahasiswa harus menjadi tonggak pengabdian masyarakat. Dengan intelegasi, kreatifitas, dan kepemimpinan yang tinggi apalagi dengan didukung fasilitas dan wadah yang mampu dari kampus, mahasiswa memiliki peran penting dalam pengabdian masyarakat. Pada pengabdian masyarakat kali ini, memfokuskan pada sebuah desa yang terletak di Kabupaten Bogor yaitu, Desa Leuwisadeng. Desa Leuwisadeng memiliki banyak permasalahan yang perlu ditangani salah satunya seperti mengenai jalan penghubung antar kampung. Jalan penghubung kampung baragajed dan pasir salam merupakan jalan penghubung yang dilewati para warga dari baragajed ke pasir salam untuk melakukan aktivitas. Dengan dilakukan dalam program ini adalah untuk memperbaiki jalan penghubung kampung yang sering dilewati oleh warga agar tidak terjadi kecelakaan. Adapun langkah-langkah yang ditempuh meliputi tahapan persiapan dan tahapan pra pelaksanaan melalui observasi penyiapan materi.
PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN DI KAMPUNG PASIR KAROK Fadli Kurnia; Nuryani Tinumbia; Dwi Ariyani; Ayu Herzanita
Jurnal JANATA Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v1i2.2775

Abstract

Pengabdian Pada Masyarakat kali ini dilakukan di Kampung Pasir Karok, Desa Leuwisadeng, Kelurahan Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Di Kampung Pasir Karok infrastruktur yang ada sudah tidak memadai, khususnya jalan. Dimana jalan yang ada masih menggunakan susunan batu, sehingga jika terjadi hujan bisa menyebabkan kecelakaan karena jalan licin. Pelaksanaan pembangunan jalan ini bertujuan untuk membangun jalan yang aman dan tahan lama. Panjang jalan yang akan dibangun yaitu 20 m dengan lebar 2,5 m dan tebal 7 cm. Pelaksanaan pembangunan jalan dilakukan selama sebulan, mulai dari survei lokasi, pembelian material, pekerjaan beton dan terakhir pengecekan hasil pekerjaan. Dalam proses pembuatan jalan di Kampung Pasir Karok melibatkan mahasiswa pekerja dan kegiatan gotong royong warga setempat sehingga dapat membantu mempercepat terselesaikannya infrastruktur jalan ini.
PENINGKATAN KESADARAN KONSTRUKSI TAHAN GEMPA DI DESA SUKAGALIH, KECAMATAN JONGGOL BERBASIS KEARIFAN LOKAL Fadli Kurnia; Azaria Andreas; Nuryani Tinumbia; Ayu Herzanita; Resti Nur Arini; Rini Trisno Lestari; Dwi Ariyani
Jurnal JANATA Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v2i2.4525

Abstract

Jawa Barat merupakan salah satu daerah potensi bencana gempabumi di Indonesia karena letaknya berada di sesar aktif. Kerusakan bangunan merupakan potensi dampak yang paling sering terjadi akibat bencana gempa. Sebagai bentuk mitigasi bencana gempa adalah dengan menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap siaga bencana. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bangunan rumah tahan gempa dengan berbasis kearifan lokal. Metode yang dilakukan adalah dengan mengadakan sosialisasi tentang metode konstruksi rumah tahan gempa sederhana dan pemberian poster kesadaran siaga bencana. Hasil yang diperoleh dari kegiatan sosialisasi ini antara lain menambah wawasan dan pengetahuan warga masyarakat bahwa kearifan lokal dalam membangun rumah sederhana dapat dilakukan namun tetap memperhatikan kaidah pembangunan rumah sederhana tahan gempa. Penekanan dari rumah tahan gempa adalah pada perkuatan strukturnya pada pondasi, sloof, balok dan kolom menjadi satu kesatuan yang utuh, ditambah dengan pengikat antar struktur menggunakan angkur.
PERENCANAAN BANGUNAN KLINIK PASCA GEMPA CIANJUR (STUDI KASUS: KLINIK BIDAN KELURAHAN CIBULAKAN, KAB. CIANJUR) Azaria Andreas; Irfan Ihsani; Resti Nur Arini; Fadli Kurnia; Ayu Herzanita
Jurnal JANATA Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v4i1.6830

Abstract

The potential for earthquakes in Indonesia is caused by 2 conditions, namely, Indonesia's location which is located on the Pacific ring of fire, and Indonesia's location which is located at the meeting point of 3 active tectonic plates. The Cianjur earthquake in 2022 was a shallow crustal tectonic earthquake that occurred at a depth of around 10 km with a strength of 5.6 Mw. This main earthquake was followed by 140 aftershocks with strengths ranging from 1.2 to 4.2 Mw. Seeing the large potential for earthquakes in Indonesia, the Ministry of Public Works in 2006 issued guidelines for earthquake resistant building design. The earthquake also had an impact on the midwife clinic located in Cibulakan Urban Village. Where when an earthquake occurs, the building immediately collapses and is razed to the ground. Until 2024, the midwife clinic building will still not be erected and medical activities will be carried out in residential homes. Therefore, this research intends to carry out planning and construction of a 40 m2 building for medical activities. The design of the midwife clinic building takes the philosophy of earthquake-resistant houses built in earthquake-prone areas. One of the building concepts that must be applied in areas prone to earthquake disasters is building structural materials that are relatively lighter than materials in general, but still have sufficient strength. The results of the analysis show that building a midwife clinic costs Rp. 57,277,690 includes tax with a construction time of 32 calendar days.