Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisa Break Event Point (BEP) dalam Pengembangan Produk UMKM Argowisata Dusun Bolu Kecamatan Seyagen Sleman Wiwi Widayani; Andriyan Dwi Putra Putra; Mei Maemunah; Dwi Nurani; Harliana Harliana
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 4 No. 01 (2023): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jamu.v4i01.1235

Abstract

Dusun Bolu merupakan salah satu dusun yang berada di bawah Kelurahan Margokaton Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Komoditas unggulan Dusun ini diantaranya pertanian, peternakan, perikanan serta home industry kerajinan tangan. Dengan berbagai komoditas tersebut saat ini Dusun Bolu dipersiapkan menjadi suatu Desa Argowisata Berbasis Edukasi, hal ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dalam pengembangan produk UMKM yang dimiliki. Permasalahan terjadi ketika masyarakat melakukan pengelolaan keuangan seadanya yang menyebabkan laba menjadi nol. Berdasarkan hal tersebut maka pada kegiatan ini tim akan melakukan pelatihan dan pendampingan penerapan BEP (Break Event Point) kepada pelaku UMKM Dusun Bolu agar laba bersih yang didapatkan tidak berada dititik impas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra dapat menerima dengan baik segala kegiatan ini, yang ditunjukkan dengan antusiasnya mitra terhadap pelatihan yang dilakukan dan pendampingan terhadap penyusunan BEP untuk jenis usaha yang mitra miliki.
Perancangan Aplikasi Email Menggunakan Algoritma Caesar CIPHER dan Base64 Dwi Nurani
JISKA (Jurnal Informatika Sunan Kalijaga) Vol. 2 No. 3 (2018): Januari 2018
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.347 KB) | DOI: 10.14421/jiska.2018.23-07

Abstract

Send news or documents into individual or group communication media. The nature of news or documents are also used to be very secret. Increasingly sophisticated technology makes it increasingly easy to send a message or document. For example, in the advancement of the internet many parties that provide email management services, from sending or receiving also in terms of archiving. Convenience offered technology is not no risk. News or documents sent over the Internet are vulnerable to crime. In order for news or document can be up to the recipient safely and intact then takes the role of cryptography. Cryptography is the science to encrypt a message to make it more secure. In this study, using algorithms and Base64 Cipher Caesar. Caesar algorithm is an algorithm that is old and easily. While Base64 using ASCII format. So that the two algorithms can be used as it is complex. As a result, the security level is higher than not using cryptography. The encryption process and decryption not complicated and does not require a long time. If there are those who are not responsible to know the content of news or documents then he should know the key to reading and ensured key that only the sender and receiver know.
Analisis Sentimen Kinerja Jokowi Menggunakan Motode Naïve Bayes Mohammad Rizqilla; Dwi Nurani; Alfie Rahmi; Supriatin Supriatin; Mei Maemunah
REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Vol. 9 No. 2 (2025): Volume 9 Nomor 2 April 2025
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/remik.v9i2.14670

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengatasi tantangan dalam klasifikasi sentimen terhadap kinerja Presiden Jokowi menggunakan komentar YouTube yang dikumpulkan melalui API YouTube Data v3. Ketidakakuratan analisis sentimen dapat memengaruhi evaluasi opini publik terhadap kebijakan pemerintah. Penelitian ini menggunakan algoritma Naive Bayes dengan optimasi parameter menggunakan Grid Search. Data melalui proses pra-pemrosesan sebelum diterapkan pada model. Hasil menunjukkan bahwa Naive Bayes menunjukkan performa lebih rendah sebelum diluakan grid search. Studi ini berkontribusi dalam analisis sentimen media sosial untuk memahami opini publik terhadap pemerintah. Rekomendasi penelitian selanjutnya mencakup eksplorasi deep learning atau penerapan model pada dataset lebih kompleks Kata Kunci: Analisis sentimen, Presiden Jokowi, YouTube API v3, Support Vector Machine, kernel RBF
Segmentasi Perilaku Pengguna Kartu Kredit untuk Prediksi Default dengan K-Means Clustering Faiz Daffa Kurnia; Supriatin Supriatin; Dwi Nurani; Alfie Nur Rahmi
Jurnal Komputer Antartika Vol. 4 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Antartika Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70052/jka.v4i2.1375

Abstract

Peningkatan penggunaan kartu kredit di berbagai lapisan masyarakat diikuti oleh meningkatnya risiko credit default yang berpotensi menimbulkan kerugian finansial bagi institusi keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan segmentasi perilaku pengguna kartu kredit serta menganalisis potensi default pada setiap segmen menggunakan metode K-Means Clustering. Data yang digunakan berasal dari Credit Card User Behavior and Default Dataset dari Kaggle, yang mencakup 10.000 nasabah dengan 24 atribut. Metodologi penelitian meliputi praproses data, seleksi fitur berbasis korelasi, penentuan jumlah cluster optimal menggunakan Elbow Method dan Silhouette Analysis, serta visualisasi dengan Principal Component Analysis (PCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah cluster optimal diperoleh pada K=2 dengan nilai Silhouette Score sebesar 0,250, lebih tinggi dibandingkan K=3 (0,195) dan K=4 (0,178). Segmentasi yang dihasilkan mampu mengidentifikasi perbedaan karakteristik perilaku nasabah yang berkaitan dengan tingkat risiko default. Kontribusi penelitian ini terletak pada integrasi metode unsupervised learning untuk segmentasi perilaku dengan analisis risiko pada tiap cluster, serta pengembangan aplikasi berbasis web menggunakan Streamlit untuk mendukung prediksi segmen nasabah secara interaktif.   The increasing use of credit cards across various segments of society has led to a higher risk of credit default, potentially causing financial losses for financial institutions. This study aims to segment credit card user behavior and analyze default risk within each segment using the K-Means Clustering method. The dataset used is the Credit Card User Behavior and Default Dataset from Kaggle, consisting of 10,000 customers with 24 attributes. The research methodology includes data preprocessing, correlation-based feature selection, determination of the optimal number of clusters using the Elbow Method and Silhouette Analysis, and visualization using Principal Component Analysis (PCA). The results indicate that the optimal number of clusters is K=2, achieving the highest Silhouette Score of 0.250, compared to K=3 (0.195) and K=4 (0.178). The resulting segmentation identifies distinct behavioral characteristics associated with different levels of default risk. The main contribution of this study lies in integrating unsupervised learning for behavioral segmentation with risk analysis in each cluster, as well as implementing the model in a web-based application using Streamlit to support interactive decision-making.
Prediksi Perbandingan Kinerja MobileNetV2 dan EfficientNetB0 dalam Prediksi Kematangan Buah Jaboticaba Mahardika Wildan Fitrian; Wiwi Widayani; Heri Sismoro; Nur Aini; Dwi Nurani
Journal Automation Computer Information System Vol. 6 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jacis.v6i1.177

Abstract

Penentuan kematangan buah yang akurat penting untuk meningkatkan kualitas panen dan efisiensi distribusi, namun praktik manual masih rentan terhadap subjektivitas. Penelitian ini membandingkan kinerja Convolutional Neural Network (CNN), MobileNetV2, dan EfficientNetB0 dalam memprediksi jumlah hari menuju kematangan buah Jaboticaba (Plinia cauliflora) berbasis citra RGB. Dataset diperoleh dari pengamatan lapangan dan diuji dalam dua skenario: 656 citra dan dataset hasil augmentasi sebanyak ±2.500 citra. Seluruh model dilatih dengan optimizer Adam dan dievaluasi menggunakan Mean Absolute Error (MAE). Pada dataset kecil, MobileNetV2 menunjukkan performa terbaik dengan MAE uji 1,54 hari, lebih baik dibanding CNN (3,41 hari) dan EfficientNetB0 (6,05 hari). Setelah jumlah data diperbesar, kinerja seluruh model meningkat, dengan MobileNetV2 tetap unggul (MAE 0,95 hari), diikuti EfficientNetB0 (1,30 hari) dan CNN (1,86 hari). Peningkatan terbesar terjadi pada EfficientNetB0, yang mengindikasikan bahwa model berkapasitas tinggi membutuhkan data lebih besar untuk belajar secara optimal. Hasil ini menegaskan bahwa ukuran dataset berpengaruh signifikan terhadap akurasi, serta bahwa MobileNetV2 memberikan keseimbangan terbaik antara ketepatan dan stabilitas