Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengembangan Media Belajar Fisika Mandiri Berbasis Aplikasi Smartphone pada Materi Suhu dan Kalor Wijaya, Anthony; Pratidhina, Elisabeth; Herwinarso, Herwinarso; Untung, Budijanto
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 10 No 3 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v10i3.1729

Abstract

In physics learning, learning media are needed that can present visualizations of physics concepts and their applications so that they are easily understood by students. This study aims to: (1) develop learning media in the form of smartphone applications to facilitate students in learning physics on the topic of temperature and heat, (2) determine the quality of the media developed, (3) determine user responses to the media developed. This study uses a development research method with the ADDIE framework consisting of the stages of analyze, design, develop, implement, and evaluate. The application contains several menus including introduction, material, and quizzes. Based on expert assessment, the media is very suitable for use, the average assessment score is 3.48 (out of a maximum value of 4.00). In the implementation, the application was tested on high school students online. A sample of 51 students were involved in the implementation stage. Student responses during implementation were very positive so that the application developed has the potential to be used as an independent learning medium.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik dengan Model Inkuiri Terbimbing Berbantuan PhET untuk Mendukung Pembelajaran Sains di SMP Febriant, Andre; Pratidhina, Elisabeth; Wijaya, Anthony; Herwinarso, Herwinarso
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2606

Abstract

Untuk mengoptimalkan minat dan hasil belajar, peserta didik perlu distimulus agar aktif terlibat dalam proses pembelajaran di kelas, salah satu yang dapat diterapkan adalah model pembelajaran inkuiri terbimbing. Pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi sains di sekolah menengah pertama (SMP) memerlukan  lembar kerja peserta didik (LKPD) disertai media sebagai penuntun belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD dengan model inkuiri terbimbing berbantuan PhET pada materi rangkaian listrik seri dan paralel. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan kerangka ADDIE yang terdiri dari tahap analize, design, develop, implement, dan evaluate. LKPD telah di-review oleh ahli pembelajaran fisika dan dinyatakan layak digunakan. Uji coba lapangan pada satu kelas menunjukkan bahwa implementasi LKPD meningkatkan hasil belajar dengan normalized gain,  atau terdapat peningkatan dengan kategori sedang. Respon peserta didik terhadap implementasi LKPD dengan model inkuiri terbimbing juga positif. Dengan demikian, LKPD  model inkuiri terbimbing berbantuan PhET memiliki potensi digunakan untuk mendukung pembelajaran sains di SMP.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN FISIKA PESERTA DIDIK SMA DI SURABAYA MELALUI PENDAMPINGAN EKSPERIMEN FISIKA Herwinarso, Herwinarso; Koswojo, Jane; Pratidhina, Elisabeth; Wijaya, Anthony; Lestari, Tri
Jurnal Graha Pengabdian Vol 6, No 1 (2024): MARET
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um078v6i12024p%p

Abstract

Fisika adalah ilmu yang erat kaitannya dengan kejadian sehari-hari dan menjadi dasar kemajuan teknologi. Pembelajaran fisika seharusnya fokus pada pengalaman langsung untuk meningkatkan pemahaman peserta didik tentang fenomena alam. Akan tetapi, banyak sekolah, termasuk SMA di Surabaya, tidak memiliki fasilitas yang cukup untuk melakukan kegiatan praktikum. Kegiatan ini bertujuan mengatasi keterbatasan peralatan praktikum di sekolah serta menumbuhkan minat belajar peserta didik pada fisika. Kegiatan terlaksana dengan baik dan didukung penuh oleh pihak sekolah, guru dan peserta didik. Peserta didik juga semangat untuk mencoba, mengumpulkan data dan menganalisa data hasil praktikum. Kuesioner yang diberikan di akhir kegiatan menunjukan bahwa peserta didik antusias dan merespon baik kegiatan ini. Peserta didik beranggapan bahwa pembelajaran fisika melalui kegiatan praktikum lebih menarik.
KEBERAGAMAN PESERTA DIDIK DAN PERAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM PEMENUHAN TARGET KURIKULUM Romadani, Moh. Nafis Husen; Elisabeth Pratidhina Founda Noviani
Guruku: Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 2 (2024): Guruku: Jurnal Pendidikan Profesi Guru
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang (UIN) Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/6b5wvh11

Abstract

In the 21st century, education demands a transition from teacher-centered to student-centered methodologies. This shift is essential for equipping students with key 21st-century competencies, commonly known as the 4Cs (Communication, Collaboration, Critical Thinking, and Creativity). To foster these skills, educators must support students with diverse characteristics in achieving proficiency in the 4Cs. Differentiated instruction is an educational strategy designed to address the unique needs, interests, and abilities of students within a classroom. This approach involves adapting the content, process, products, and learning environment to facilitate optimal learning for each student. Differentiated instruction is an ideal model for students, as it enables the enhancement of their potential in alignment with individual learning needs, including personal interests, learning readiness, and learning profiles. The aim of this article is to explore how differentiated instruction aligns with and supports the curriculum objectives in Indonesian education.This research is descriptive and involves the collection of various relevant references on differentiated instruction. The study employs a literature review method, which includes a theoretical analysis of multiple references related to scientific literature. The findings from this research indicate that differentiated instruction can accommodate the needs of each student, making it a highly suitable method for meeting the targets of the Merdeka curriculum
Pendampingan Eksperimen Fisika Bagi Siswa-Siswa SMA di Surabaya Pratidhina, Elisabeth; Kurniasari, Kurniasari; Untung, Budijanto; Herwinarso, Herwinarso; Wijaya, Anthony; Anawati, Bergitta Dwi; Koswojo, Jane; Wirjawan, Johanes VD; Sugimin, Sugimin
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v4i1.3069

Abstract

ABSTRAK Fisika adalah ilmu yang sangat erat dengan kehidupan sehari-hari dan menjadi tonggak perkembangan teknologi. Oleh sebab itu, mata pelajaran fisika diberikan pada siswa-siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Pembelajaran Fisika harusnya menekankan pada pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar siswa mampu memahami fenomena alam. Hal ini akan membantu siswa untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam. Akan tetapi, banyak sekolah-sekolah di Indonesia tidak memiliki peralatan yang cukup memadai untuk menunjang pembelajaran eksperimen, termasuk beberapa SMA di daerah Surabaya dan sekitarnya. Program Studi Pendidikan Fisika sebagai institusi yang mencetak calon guru-guru fisika perlu memberikan andil dalam mengatasi keterbatasan yang dimiliki oleh SMA-SMA di Surabaya dan sekitarnya. Program Studi Pendidikan Fisika memiliki peralatan dan sumber daya manusia yang cukup memadahi sehingga memungkinkan untuk mengadakan program pengabdian masyarakat berupa Pendampingan Eksperimen Fisika untuk Siswa-Siswa SMA. Program ini telah terlaksana sejak September 2018 hingga April 2019 melibatkan 14 sekolah mitra dengan jumlah siswa yang berpartisipasi sebanyak 1259 siswa. Kegiatan ini mendapatkan respon yang baik dari pihak sekolah, guru fisika, dan para siswa. Melalui kegiatan ini, keterbatasan peralatan eksperimen di sekolah cukup teratasi. Para siswa juga antusias sebab dengan kegiatan eksperimen pembelajaran fisika menjadi lebih menarik.Kata Kunci: eksperimen fisika; pengabdian kepada masyarakat; sekolah menengah atas.ABSTRACT Physics is closely related to our daily life and becomes a fundamental subject for technology development. That is why physics is given to high school students. The physics learning process should emphasize direct experience to guide students in understanding phenomena in nature. The direct experiment will stimulate students to develop their in-depth knowledge.   However, most schools in Indonesia, including in Surabaya, do not have adequate experiment apparatus to support that physics learning activity with experiments.  Department of Physics Education, as an institute that educates pre-service physics teachers, should contribute to solving the limitation of some senior high schools in Surabaya. Department of  Physics Education in Widya Mandala Catholic University has sufficient experiment facilities and human resources to conduct a community service program in the form of Physics Experiment Assistance for High School Students. The program has been conducted from September 2018 until April 2019. There are 14 schools attendinng this program, with 1259 students involved. This program gains positive responses from school principals, physics teachers, and students. Through this program, the limitation of several high schools in providing experiment facilities can be partially solved. Students who involve in this program are enthusiastic because, through experiments, physics learning activity becomes more interesting. Keywords: community service; physics experiment; senior high school.
Pendampingan Praktikum Defleksi Elektron untuk Siswa Sekolah Menengah Atas di Surabaya Herwinarso Herwinarso; Anthony Wijaya; Jane Koswojo; Tri Lestari; Bergitta Dwi Annawati; Yeremia Kristiawan; Elisabeth Pratidhina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Vol. 5 No. 3 (2025): September : Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/wrd.v5i3.814

Abstract

Physics learning in high schools is often facing challenges due to lack of laboratory facilities, especially for abstract topics such as electron deflection. Limited equipment often results in a theoretical learning process without real-world practical experience. This community service activity aims to address this gap by assisting with electron deflection experiments at a high school in Surabaya. The methods applied included preparation and coordination, provision of equipment, inquiry-based learning design, classroom experiment implementation, and activity evaluation. During the program, the team brought the electron deflection experiment equipment to the school. Students were divided into small groups, and each group took turns interacting closely with the equipment brought by the team. Students were encouraged to propose hypotheses, observe carefully, and engage in discussions. A total of 58 students participated in this activity and had the opportunity to directly observe electron path in a cathode ray tube. The evaluation showed an excellent response from students with an average score of 3.48 (scale 1–4), where they felt this activity helped them learn theory with practice and increased their enthusiasm for learning. This program demonstrates that collaboration between universities and schools can be an efficient solution to overcome the lack of laboratory facilities and improve the quality of more meaningful physics learning.
Pemanfaatan GeoGebra Untuk Simulasi Fenomena Partikel dalam Sumur Potensial Kuantum Pratidhina, Elisabeth; Putri Ardiansyah, Adetyas Pretty Grahadiana; Herwinarso, Herwinarso; Wijaya, Anthony
Kappa Journal Vol 9 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i2.31672

Abstract

GeoGebra merupakan aplikasi yang praktis untuk memvisualisasikan sebuah persamaan matematis. Penelitian ini memanfaatkan aplikasi GeoGebra untuk memviasualisasikan salah satu topik fisika kuantum yaitu partikel dalam sumur potensial tak hingga. Model partikel dalam sumur potensial tak hingga diselesaikan dengan metode analitik, kemudian berdasarkan solusi analitik dikembangkan simulasi pada aplikasi GeoGebra untuk memvisualisasikan fungsi gelombang dan probabilitas partikel. Simulasi yang dikembangkan dapat menjadi jembatan antara pemodelan matematis dengan interpretasi fisis. Dengan menggunakan simulasi, mahasiswa dapat menginterpretasikan fungsi gelombang dan probabilitas partikel serta memahami beberapa sifat kuantum yang berbeda dengan teori klasik.
Pendampingan Eksperimen Fisika Pada Peserta Didik Sekolah Menengah Atas Dengan Materi Fluida dan Kelistrikan Pratidhina, Elisabeth; Herwinarso; Lestari, Tri; Wijaya, Anthony; Koswojo, Jane; Untung, Budijanto; Wahyu Winata, Sugimin; Kristiawan, Yeremia
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi November 2023
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v5i1.138

Abstract

Fisika merupakan ilmu yang mempelajari gejala alam sehingga sangat erat dengan kehidupan sehari-hari. Pembelajaran fisika dengan metode eksperimen sangat disarankan supaya peserta didik memiliki pengalaman langsung dalam mengkaji fenomena alam dan motivasi belajarnya bertambah. Akan tetapi, pembelajaran dengan metode eksperimen memiliki beberapa tantangan. Salah satunya adalah keterbatasan alat yang dimiliki sekolah pada topik tertentu. Program pengabdian ini bertujuan untuk menyediakan fasilitas dan pendampingan eksperimen fisika, khususnya pada materi fluida dan kelistrikan di Sekolah Menengah Atas (SMA). Melalui pendampingan eksperimen, diharapkan juga dapat menumbuhkan minat belajar fisika bagi peserta didik SMA. Langkah program pengabdian meliputi adalah analisis kebutuhan, koordinasi dan penentuan jadwal, persiapan alat dan modul eksperimen, pendampingan eksperimen, dan evaluasi. Para peserta didik didampingi melakukan eksperimen tentang fluida dan kelistrikan di Laboratorium Fisika Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Program pengabdian ini menghasilkan beberapa modul eksperimen fisika yang dapat dipakai oleh peserta didik SMA. Melalui pendampingan oleh tim, peserta didik SMA dapat terlibat aktif dalam aktivitas eksperimen dan dapat memahami teori fisika dengan lebih baik.  Di akhir kegiatan, peserta didik juga memberikan respon baik terhadap pelaksanaan eksperimen.
Education 4.0: Pergeseran pendidikan sebagai konsekuensi revolusi industri 4.0 Pratidhina, Elisabeth
Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 20 No. 1 (2020): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hum.v20i1.29290

Abstract

Industrial Revolution 4.0 is changing how we live, work, and communicate. The education field should develop to adapt to the revolutionary changes that happen in the world recently. Industrial revolution 4.0 makes shifted paradigm in education. Education 4.0 is the desired approach to learning that aligns itself with the emerging fourth industrial revolution. It brings up the well-known educational concepts such as self-directed learning and long-life learning. This paper discuss shifting educational theory in Education 4.0 and the phenomenon of the emerging new education technology which attempts to fill the need for self-directed learning dan long-life learning.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN FISIKA PESERTA DIDIK SMA DI SURABAYA MELALUI PENDAMPINGAN EKSPERIMEN FISIKA Herwinarso, Herwinarso; Koswojo, Jane; Pratidhina, Elisabeth; Wijaya, Anthony; Lestari, Tri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.20325

Abstract

Fisika adalah ilmu yang erat hubungannya dengan fenomena sehari-hari dan merupakan dasar dari perkembangan teknologi. Pembelajaran fisika seharusnya menekankan pengalaman langsung untuk membantu peserta didik lebih memahami fenomena alam. Akan tetapi, banyak sekolah yang belum memiliki fasilitas yang memadai untuk melakukan kegiatan praktikum termasuk SMA di Surabaya. Kegiatan ini bertujuan mengatasi keterbatasan peralatan praktikum di sekolah serta menumbuhkan minat belajar peserta didik pada fisika. Kegiatan terlaksana dengan baik dan didukung penuh oleh pihak sekolah, guru dan peserta didik. Peserta didik juga semangat untuk mencoba, mengumpulkan data dan menganalisa data hasil praktikum. Kuesioner yang diberikan di akhir kegiatan menunjukan bahwa peserta didik antusias dan merespon baik kegiatan ini. Peserta didik beranggapan bahwa pembelajaran fisika menjadi lebih menarik melalui kegiatan praktikum.