Kajian ini menelaah keterkaitan media sosial, kepercayaan, dan citra merek dengan keputusan pembelian pada marketplace Shopee di Kota Batam. Data berasal dari 204 pengguna aktif Shopee dan terkumpul melalui kuesioner berskala Likert. Analisis berbasis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta regresi linier berganda memberi gambaran hubungan antarvariabel. Uji parsial memberi nilai t sebesar 5,459 untuk media sosial, 7,676 untuk kepercayaan, dan 6,045 untuk citra merek dengan tingkat signifikansi 0,000, sedangkan uji simultan memberi nilai F sebesar 133,201 dengan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,661 memperlihatkan bahwa sekitar 66,1 persen variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh ketiga konstruk tersebut. Temuan ini memperlihatkan bahwa kualitas komunikasi di media sosial, rasa aman dalam bertransaksi, serta persepsi positif atas merek berperan penting dalam membentuk perilaku beli konsumen. Dalam konteks persaingan marketplace yang semakin ketat, penguatan strategi digital, transparansi layanan, dan konsistensi identitas merek menjadi faktor kunci bagi keberlanjutan kinerja platform. Hasil kajian ini memberi dasar empiris bagi pengelola marketplace dalam menata pendekatan pemasaran dan layanan yang lebih berorientasi pada kepercayaan dan pengalaman pengguna.