Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Kreativitas Masyarakat Jorong Sampu dalam Upaya Pelestarian Tari Indang Tagak Nagari Lubuk Gadang Utara Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan Yuniarti Dwi Putri; Hardi Hardi; Adriana Gusti
Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain Vol. 1 No. 5 (2024): September : Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/abstrak.v1i5.273

Abstract

This study aims to determine the Creativity of the Jorong Sampu Community in Efforts to Preserve Indang Tagak Dance Nagari Lubuk Gadang Utara, Sangir District, South Solok Regency, West Sumatra Province. The research method used is a qualitative research method which is descriptive analysis, namely describing and describing which is then analysed. This research uses creativity theory by Munandar and Edy Setyawati, preservation theory by Edy Sedyawati, supported by form theory by Y. Sumandiyo Hadi, and choreography theory by Rochana. The result obtained is that Indang Tagak dance is a traditional dance from Jorong Sampu which is still preserved by the community with its creativity. One form of creative effort is to develop the choreographic form of Indang Tagak dance by the Minang Saiyo Sakato studio which is hosted by the Takasiboe Community and arts institutions in South Solok Regency.
Perempuan dalam Kaba: Telaah dari Perspektif Semiotika Roland Barthers Denni Dwi Putriyanti; Ernida Kadir; Hardi Hardi
Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain Vol. 1 No. 5 (2024): September : Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/abstrak.v1i5.281

Abstract

This article aims to find out the meaningful indications contained in the Perempuan Dalam Kaba dance work and the differences in the dynamics of male and female dancers' movements and the denotation and connotation forms of the Perempuan Dalam Kaba dance from Roland Barthers' semiotic perspective. In this case, qualitative and descriptive analysis methods are used to discuss the denotation and connotation forms in the Perempuan Dalam Kaba dance work and the choreography contained in Perempuan Dalam Kaba. In writing this thesis, the theory of Choreography is used, and the theory of Roland Barthers from these two theories has a role in each discussion in this paper.
PENGARUH GAYA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA AL ISLAM 1 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2024/2025 Safira Rosyida; Hardi Hardi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 9 (2025): September 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa yang masih rendah, meskipun berbagai gaya belajar telah diterapkan dalam proses pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar belum optimal dan kemungkinan besar disebabkan oleh ketidaksesuaian antara gaya belajar dan metode pembelajaran yang digunakan di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui gaya belajar siswa kelas X SMA Al Islam 1 Surakarta. 2) Mengetahui hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Al Islam 1 Surakarta. 3) mengetahui pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Al Islam 1 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex post facto yang dilaksanakan di SMA Al Islam 1 Surakarta. Jumlah populasi 350 siswa dengan sampel berjumlah 179 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan data digunakan yaitu angket dan tes. Uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov. Hasil uji normalitas untuk hasil belajar siswa yang menggunakan gaya belajar auditori diperoleh nilai hitung sebesar 0,200 untuk hasil belajar siswa yang menggunakan gaya belajar visual diperoleh nilai hitung sebesar 0,115; untuk hasil belajar siswa yang menggunakan gaya belajar kinestetik diperoleh nilai hitung sebesar 0,171 yang berarti data dari ketiga gaya belajar tersebut berdistribusi normal. Sedangkan untuk pengujian hipotesis menggunakan rumus Anava Satu Arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1)Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa gaya belajar siswa kelas X SMA Al Islam 1 Surakarta didominasi oleh gaya belajar auditori. Sebanyak 83 siswa memiliki kecenderungan gaya belajar auditori, 35 siswa bergaya belajar visual, dan 61 siswa bergaya kinestetik. 2) Hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Al Islam 1 Surakarta berada pada kategori tinggi. Hasil analisis nilai matematika menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa adalah 63,05, dengan median 66 dan modus 96.  Namun, masih terdapat variasi hasil belajar antar siswa yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah gaya belajar masing-masing siswa.  3)Bedasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai Fhitung sebesar (4,929) > Ftabel (3,05) maka keputusan hipotesis adalah Ho ditolak. Kemudian dilakukan uji lanjut ditemukan terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata hasil belajar siswa bergaya belajar visual dengan siswa bergaya belajar auditori (p 0,008 < 0,05) dan kinestetik (p 0,032 < 0,05). Namun, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa bergaya belajar auditori dan kinestetik (p 1,000< 0,05). Dengan demikian, gaya belajar visual merupakan gaya belajar yang paling berpengaruh terhadap hasil belajar siswa, karena memiliki rata-rata hasil belajar tertinggi (73,46) dan berbeda signifikan dibandingkan dua gaya belajar lainnya.