Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Sainteks

Evaluasi Proses Produksi dan Pengemasan Modified Cassava Flour (Mocaf) di PT Rumah Mocaf Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah Ika Dyah Kumalasari; Zaimul Azizzah
Sainteks Vol 19, No 1 (2022): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v19i1.13448

Abstract

Tepung mocaf adalah tepung yang terbuat dari bahan baku singkong yang dimodifikasi dengan proses fermentasi. Kualitas suatu produk sangat penting bagi perusahaan agar proses produksi berjalan dengan baik dan tidak memiliki hambatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi proses produksi dan pengemasan produk tepung mocaf di PT Rumah Mocaf Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah. Metode penelitian dilakukan dengan cara pengamatan langsung, wawancara dengan karyawan, pengambilan data proses produksi dan pengemasan produk, dan identifikasi cacat produk. Analisis jumlah dan cacat tertinggi menggunakan diagram pareto dan analisis penyebab cacat produk menggunakan diagram fishbone. Berdasarkan hasil analisis identifikasi cacat produk, dapat diketahui bahwa cacat tepung mocaf terdapat pada kesalahan proses pengeringan, pengupasan kulit singkong dan pencucian, fermentasi, penggilingan. Hasil analisis pareto menunjukkan bahwa jenis cacat yang menyebabkan kerusakan pada tepung mocaf adalah adanya bau asam dengan presentase 42% (cacat tertinggi), warna tepung tidak putih 25%, kadar air tinggi 21% dan bentuk tepung agak kasar 13%. Hasil analisis jenis cacat kemasan pada proses pengemasan tepung mocaf adalah kerusakan saat penyimpanan seperti terbentuk lubang pada kemasan, tanggal produksi atau tanggal kadaluwarsa yang tidak terlihat, kemasan tidak tertutup rapat dan kemasan rusak pada saat di-sealer. Faktor penyebab cacat tepung mocaf berdasarkan analisis diagram fishbone yaitu dari bahan baku, mesin, metode, pekerjaan dan lingkungan. 
Potential of Active Compounds in Mangroves as Food Preservatives: a Literature Review Irnanda Ummi Sofia; Ika Dyah Kumalasari; Noridah Binti Osman
Sainteks Vol 19, No 1 (2022): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v19i1.13453

Abstract

Mangroves have an essential role in food and nutrition for the public and coastal communities. This study aimed to obtain a general description of the types of mangrove plants, their content of bioactive compounds, extraction methods, and the potential for development and processing as alternative food sources. This study was a literature review that collected articles from Google Scholar, Semantic Scholar, ScienceDirect, and Hindawi based on relevant articles. The types of mangrove plants whose fruit can be developed as food include Avicennia marina, A. alba, A. lanata, Bruguiera gymnorhiza, Sonneratia alba, and Nipah fruticans. From an economic point of view, mangroves can be used as various processed foods, beverages, and food materials.
Serundeng Instan Berbahan Dasar Batang Kecombrang Sebagai Pangan Lokal Kaya Antioksidan Ika Dyah Kumalasari; Annisa Suci Amaliya Rohman; Suniyah Alfiyati; Rani Febrina Putri
Sainteks Vol 20, No 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v20i1.15528

Abstract

Pangan dengan kandungan antioksidan yang dapat menangkal berbagai penyakit di masa sekarang dibutuhkan oleh masyarakat untuk menjaga imunitas tubuh. Salah satu tanaman lokal Indonesia yang mengandung antioksidan dan belum banyak dimanfaatkan adalah kecombrang. Batang kecombrang dapat diolah menjadi makanan instan seperti serundeng yang bergizi dan dapat menjaga imunitas. Batang kecombrang memiliki kandungan senyawa flavonoid yang merupakan senyawa antioksidan untuk membantu mengurangi kerusakan sel dalam tubuh. Produk yang dibuat pada penelitian ini adalah Serundeng Instan Berbahan Dasar Batang Kecombrang yang diberi nama Serutan Bataco. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui daya terima dan karakteristik kimia produk Serutan Bataco. Analisis karakteristik kimia produk meliputi kadar abu, kadar lemak, dan kadar serat kasar. Hasil penelitian menunjukan produk Serutan Bataco diterima oleh konsumen. Serutan Bataco mengandung kadar abu 9,09%, kadar lemak 39,80%, dan kadar serat kasar 48,78%.