Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KELOMPOK IBU-IBU PKK DI DUSUN GULON, NANGSRI DAN CANDI KECAMATAN PUNDONG, BANTUL MELALUI OLAHAN MAKANAN BERBAHAN DASAR MOCAF Primasari, Isana Arum
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.075 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i1.329

Abstract

Pundong merupakan salah satu kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Bantul merupakan lokasi pelaksanaan PPM bekerjasama dengan mahasiswa KKN. Potensi wilayah Pundung sangat banyak dan beberapa sudah dimanfaatkan dengan baik oleh warga Pundong. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan melalui program penyuluhan, pelatihan hingga pendampingan kepada warga. Kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan tersebut dalam rangka pemanfaatan potensi lokal yang cukup banyak dan belum dipergunakan dengan baik. Program ini juga mendampingi kegiatan keagamaan dalam rangka meningkatkan keimanan dan kenyamanan beribadah ummat. Fokus dari kegiatan ini adalah pada potensi lokal yaitu beras hitam yang diolah menjadi berbagai olahan pangan dan minuman serta masker wajah juga membawakanprogram MPM PP Muhammadiyah dalam hal sosialisasi serta praktek olahan pangan menggunakan tepung Mocaf. Metode pelaksanaan program PPM meliputi: pendidikan masyarakat, difusi teknologi dan praktek langsung. Dampak dari kegiatan program PPM di Dusun Gulon, Dusun Nangsri dan Dusun Candi  Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul dapat diperoleh manfaat: 1)tercipta kesadaran ummat tentang hidup bersih dan sehat , 2) peningkatan pengetahuan warga Pundong tentang pemanfaatan potensi wilayah, 3) masyarakat terampil dalam berbagai program pemanfaat bahan-bahan tidak terpakai, 4) tersedianya taman bacaan di masjid untuk mencerdaskanummat.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DUSUN GUMAWANG MELALUI PENDAMPINGAN IJIN P-IRT Primasari, Isana Arum
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.06 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.316

Abstract

Salah satu permasalahan yang ada di masyarakat Dusun Gumawang, Desa Putat, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, D.I. Yogyakrta adalah belum didapatkannya sertifikat P-IRT (Pangan Industri Rumah Tangga). Maka program KKN UAD difokuskan pada kebersihan lingkungan. Program ini bertujuan memberdayakan masyarakat Dusun Gumawang melalui pendampingan ijin P-IRT. Metode pelaksanaan program KKN meliputi: pendidikan masyarakat, difusi teknologi dan praktek langsung. Dampak dari kegiatan KKN ini adalah pelaku usaha mendapatkan setifikat ijin P-IRT yaitu No. P-IRT yang dapat dicantumkan pada poduk sehingga konsumen merasa aman untuk mengkonsumsi produk tersebut dan para pelaku usaha dapat lebih mengembangkan produknya dengan meningkatkan produksi dan pemasaran produk mereka
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DUSUN GUMAWANG MELALUI PENDAMPINGAN IJIN P-IRT Isana Arum Primasari
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v1i2.316

Abstract

Salah satu permasalahan yang ada di masyarakat Dusun Gumawang, Desa Putat, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, D.I. Yogyakrta adalah belum didapatkannya sertifikat P-IRT (Pangan Industri Rumah Tangga). Maka program KKN UAD difokuskan pada kebersihan lingkungan. Program ini bertujuan memberdayakan masyarakat Dusun Gumawang melalui pendampingan ijin P-IRT. Metode pelaksanaan program KKN meliputi: pendidikan masyarakat, difusi teknologi dan praktek langsung. Dampak dari kegiatan KKN ini adalah pelaku usaha mendapatkan setifikat ijin P-IRT yaitu No. P-IRT yang dapat dicantumkan pada poduk sehingga konsumen merasa aman untuk mengkonsumsi produk tersebut dan para pelaku usaha dapat lebih mengembangkan produknya dengan meningkatkan produksi dan pemasaran produk mereka
PEMBERDAYAAN KELOMPOK IBU-IBU PKK DI DUSUN GULON, NANGSRI DAN CANDI KECAMATAN PUNDONG, BANTUL MELALUI OLAHAN MAKANAN BERBAHAN DASAR MOCAF Isana Arum Primasari
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v1i1.329

Abstract

Pundong merupakan salah satu kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Bantul merupakan lokasi pelaksanaan PPM bekerjasama dengan mahasiswa KKN. Potensi wilayah Pundung sangat banyak dan beberapa sudah dimanfaatkan dengan baik oleh warga Pundong. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan melalui program penyuluhan, pelatihan hingga pendampingan kepada warga. Kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan tersebut dalam rangka pemanfaatan potensi lokal yang cukup banyak dan belum dipergunakan dengan baik. Program ini juga mendampingi kegiatan keagamaan dalam rangka meningkatkan keimanan dan kenyamanan beribadah ummat. Fokus dari kegiatan ini adalah pada potensi lokal yaitu beras hitam yang diolah menjadi berbagai olahan pangan dan minuman serta masker wajah juga membawakanprogram MPM PP Muhammadiyah dalam hal sosialisasi serta praktek olahan pangan menggunakan tepung Mocaf. Metode pelaksanaan program PPM meliputi: pendidikan masyarakat, difusi teknologi dan praktek langsung. Dampak dari kegiatan program PPM di Dusun Gulon, Dusun Nangsri dan Dusun Candi  Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul dapat diperoleh manfaat: 1)tercipta kesadaran ummat tentang hidup bersih dan sehat , 2) peningkatan pengetahuan warga Pundong tentang pemanfaatan potensi wilayah, 3) masyarakat terampil dalam berbagai program pemanfaat bahan-bahan tidak terpakai, 4) tersedianya taman bacaan di masjid untuk mencerdaskanummat.
THE UTILIZATION OF NON-ORGANIC WASTE TOWARDS KAMPUNG SAYUR TO EMPOWER THE WASTE BANK IN KAMULYAN Isana Arum Primasari; Hayati Mukti Asih
SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Teknologi dan Aplikasi) Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/spekta.v2i2.3355

Abstract

Waste is a problem in environment and society that has never been resolved. One of the triggers for waste is the use of disposable product packaging. Reducing single-use waste by reusing it will impact reducing waste generation so that the city becomes clean. Reuse of waste by making it the basic material for an innovative product will add value to waste to no longer pollute the environment. The existence of the Kampung Sayur program in Brontokusuman has made waste no longer underestimated. The location of Brontokusuman in the middle of a densely populated city is an obstacle in implementing “the vegetable village” program so that the need for community empowerment in managing waste wisely. The community empowerment program implemented in Brontokusuman aims to provide education to the community in managing waste. organic and non-organic wisely.Therefore, the training of vertical garden was conducted to support that program
ANALISIS KEANDALAN KOGNITIF (COGNITIVE RELIABILITY) PADA TUGAS DOSEN Choirul Bariyah; Isana Arum Primasari; Endra Nugroho
ALE Proceeding Vol 5 (2022): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.5.2022.18-24

Abstract

Program studi E memiliki 11 orang dosen yang aktif melaksanakan tugas mengajar. Kondisi yang ada menunjukkan kejadian berulang yang menggambarkan adanya permasalahan dalam pelaksanaan pengajaran. Pertama jumlah pelaksanaan pengajaran tidak memenuhi standar pertemuan minimal yang disayaratkan. Tercatat dalam proses pemantauan perkuliahan yaitu di minggu ke-4, ke-8 dan ke-12. Kedua terdapat keluhan mahasiswa atas perubahan jadwal perkuliahan karena dosen berhalangan . Ketiga keterlambatan pengumpulan soal ujian maupun pengumpulan nilai akhir. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis potensi terjadinya ketidaksesuaian pengajaran sejak perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi hasil pengajaran yang dijalankan oleh dosen Program Studi E. Analisis dilakukan dengan metode Cognitive Reliability and Error Analysis Method (CREAM). Mekanisme CREAM adalah melakukan penilaian atas Common Performance Condition (CPC) yang melingkupi pelaksanaan pengajaran yang dijalankan. Berdasarkan analisis dengan CREAM pada tahap basic version diperoleh informasi bahwa 9% dosen termasuk dalam control mode strategic, 82% tactical, 9 % opportunistic, dan 0% scrambled. Probabilitas kesalahan terbesar pada sub task 3.1. yaitu penyusunan portofolio mata kuliah yang merupakan bagian dari task 3 (evaluasi) dengan nilai rata-rata CFP sebesar 0.10 dengan nilai tertinggi pada responden 6 sebesar 0.72.
Designing of Goat’s Food Processing Tools Using Quality Function Deployment Method Isana Arum Primasari; Hapsoro Agung Jatmiko; Edo Rizki Drianbodo; Oldy Riswan
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol. 23 No. 1 (2023): March
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/logic.v23i1.32-41

Abstract

Goat, is one of the most consume meat in Indonesia, it provides much nutrition to the eater and highly recommended by several nutritionist. One of the most critical part in breeding goats, is feeding them, this process is one of the most time consuming and takes a lot of effort, as the food preparation requires a lot of item to mix. Breeder, nowadays mostly feed their goat with “dry food” which are mostly consist of concentrate, this process unfortunately still done manually which, not only takes time but also some chances of potential hazard because most of the concentrate are heavy and huge. This research takes place in Rejodani District in Sleman Regency thus the sample and population of the research are goat breeder around the area. Using Quality Function Deployment method, authors intended to create a new food processing tools for food preparation of the goats. Using the concept screening and selection, out of 3 proposed design, the best design is chosen, followed by validation process to the respondents of the research. The final design of the food processor is the one that could increase productivity of the breeder and less chance of hazard.
A Design of Plastic Melting Equipment Waste Bank Scale Using Quality Function Deployment Method: Studi kasus di bank sampah Gurami Semanu Isana Arum Primasari; Endah Utami; Gita Indah Budiarti; Okka Adiyanto
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol. 23 No. 2 (2023): July
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/logic.v23i2.111-120

Abstract

The COVID-19 pandemic has triggered the rise of online purchases, resulting in the accumulation of plastic packaging waste. Plastic is most widely used because it is lightweight, flexible, cheap and easy to obtain, but its waste is difficult to decompose, which has an impact on the environment. Eco-bricking is one way that waste banks often reduce the amount of plastic waste. The obstacle in making eco-bricks is sore hands and calluses because it takes a lot of energy to compact the plastic. On the other hand, there is a lot of concentrated cooking oil waste that is still untreated, causing difficulties when disposing of it. Through this research, the design of a waste bank scale plastic melting machine is carried out with the raw materials of plastic bags and concentrated cooking oil into new materials that are more useful. The Quality Function Deployment (QFD) method with an Ergonomics approach is the basis for the stages of making product design from collecting consumer voices to making detailed tool designs. The operation of the tool uses simple technology so that it is easy to use by members of the Gurami Semanu waste bank. A total of 34 respondents will be the basis for determining product design. The results of the design of a bank-scale plastic melting tool in the form of a lidded stainless steel pot with a stirrer. The heater used for melting uses LPG gas with automatic operation using a button.
Pendekatan Subjektif dalam Penilaian Beban Kerja Laboran Menggunakan Metode NASA TLX untuk Evaluasi Kinerja Tenaga Pendidik Primasari, Isana Arum; Bariyah, Chorul
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 4 (2024): JUPIN November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.674

Abstract

Laboran merupakan salah satu unsur civitas akademika yang turut menunjang keberlangsungan kegiatan perkuliahan. Pada saat tertentu laboran merasakan pemberian tugas yang tidak, pembagian kerja yang tidak merata dan adanya tugas insidental dari berbagai pihak secara personal. Terkadang beberapa pekerjaan menuntut penyelesaian di luar jam kerja sehingga harus lembur. Kondisi tersebut berdampak pada pelaksnaan tugas uama yang tidak sesuai, baik dari sisi waktu maupun standar hasil kerja. Hal ini terlihat dari beberapa kejadian seperti: kesalahan pengerjaan, keterlambatan penyelesaian tugas, serta layanan yang kurang menyenamgkan. Perlunya dilakukan pengukuran beban kerja laboran untuk menganalisis apakah terdapat perbedaan penilaian antar laboran terhadap indikator beban kerja pada kategori faktor demografi yang berbeda. Faktor demograsi yang akan dianalisis meliputi jenis kelamin dan usia. Pengujian dilakukan menggunakan Uji Mann Whitney untuk melihat ada tidaknya perbedaan penilaian beban kerja pada setiap kategori faktor yang berbeda. Jenis kelamin dan usia, digunakan sebagai variabel bebas, sementara itu variabel terikatnya adalah skor rata-rata weighted workload.. Pegukuran beban kerja dilakukan menggunakan metode NASSA TLX dengan pendekatan subyektif berdasarkan 6 indikator yang terdiri dari Kebutuhan Mental (KM), Kebutuhan Fisik (KF), Kebutuhan Waktu (KW), Performansi (PE), Usaha (U), Tingkat Frustasi (TF). Pengumpulan data dilakukan melalui tahap pembobotan dan rating dengan menggunakan instrumen yang diadapasi. Berdasarkan hasil pengukuran diperoleh beban kerja laboran 41% masuk kategori sangat tinggi (very high), 47% tinggi (high), 12% medium (moderate). Berdasarkan uji Mann Whitney diketahui bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara tingkat beban kerja laboran pada perbedaan kelompok jenis kelamin dan usia.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH DI KAWASAN EKOWISATA KALI PAPAH Adiyanto, Okka; Budi Waluyo, Wisnu; Primasari, Isana Arum
HIKMAYO: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AMAYO Vol. 4 No. 2 (2025): HIKMAYO : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Akademi Manajemen Administrasi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56606/hikmayo.v4i2.343

Abstract

The community service program at Tour Kali Papah (TKP) ecotourism area was carried out to address the problem of unmanaged waste that threatens environmental sustainability and the quality of tourism. The program employed a participatory empowerment approach through socialization, education, and mentoring activities involving local youth community, residents, and visitors. The activities included the delivery of materials on waste management and ecotourism, interactive discussions, demonstrations of waste sorting, and the introduction of the 3R principles (Reduce, Reuse, Recycle). To measure the program’s effectiveness, pre-test and post-test evaluations were conducted. The results showed a significant increase in participants’ knowledge, with the average score rising from 55.3% to 87.8%. Qualitative observations also indicated a strong enthusiasm from participants, with some proposing the formation of waste management groups and the development of recycled products with economic value. This program has proven effective in improving environmental awareness and behavior while opening opportunities for circular economy innovation at the community level. Follow-up programs are recommended to strengthen waste utilization skills and ensure sustainable management of the ecotourism area.