Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Address Resolution Protocol Functions in The Ethernet Harjono Harjono
JUITA : Jurnal Informatika JUITA Vol. 5 Nomor 2, November 2017
Publisher : Department of Informatics Engineering, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.89 KB) | DOI: 10.30595/juita.v5i2.2026

Abstract

Ethernet is the most popular network technology today. All devices connected within the network must follow protocols in order to communicate. One of the protocols in the TCP/IP protocol suites is the Address Resolution Protocol (ARP). The function of ARP is to translate logical addresses into physical addresses. This research aims to simulate the role of ARP in the Ethernet using Packet Tracer. The address resolution process performed by ARP, which originaly took place very quickly and was not visible. It can be observed in detail and clearly by the simulation. In the simulation, communication betwen hosts in the network can be done if the physical address of the destination host is known. If the physical address is not known then ARP will perform its function.
Implementasi Program QUEST Untuk Menganalisis Butir Soal Bagi Guru-Guru SMP Muhammadiyah 2 Karanglewas Hindayati Mustafidah; Harjono Harjono
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 3 NOMOR 2 SEPTEMBER 2019 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.067 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v3i2.3378

Abstract

Pengukuran dan penilaian terhadap kegiatan pendidikan mutlak harus dilakukan khususnya hasil belajar. Tes merupakan salah satu instrument instrumen yang dapat digunakan untuk mengukur hasil belajar.Sebagai alat ukur, tes harus memiliki karakteristik valid, reliable, memiliki daya pembeda yang bagus, serta memiliki tingkat kesukaran yang representatif. Untuk mengetahui karakteristik ini, harus dilakukan analisis terhadap tes. Selama ini, kegiatan analisis tes jarang dilakukan dengan alasan kurangnya waktu dan tenaga, serta sulit dalam menggunakan rumus meskipun telah tersedia alat bantu komputer. Untuk mengatasi hal ini, dilaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat memanfaatkan program QUEST untuk membantu melakukan asesmen terhadap kualitas soal tes.Kegiatan ini melibatkan guru-guru SMP Muhammadiyah 2 Karanglewas Kabupaten Banyumas sebagai mitra aktif. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode pendidikan dan pelatihan dengan tahapan penyampaian materi kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung mengoperasikan program QUEST dan cara membaca hasil keluaran program. Luaran dari kegiatan ini berupa sertifikat kompetensi atas target yang diharapkan yaitu guru memiliki kompetensi di salah satu bidang kompetensi pedagogik berupa kompetensi pemanfaatan teknologi berupa program QUEST dalam menganalisis butir soal tes. Indikator keberhasilan dari kegiatan ini dicapai dengan hasil 87% dari mitra bias mengoperasikan program QUEST dan bisa melakukan analisis butir soal tes yang disusunnya untuk mengetahui apakah soal sudah memenuhi kategori soal yang baik atau belum.
Peningkatan Kemampuan Menganalisis Butir Soal Tes bagi Guru-guru MGMP IPS Menggunakan Program QUEST Hindayati Mustafidah; Harjono Harjono; Agung Purwo Wicaksono
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 2 NOMOR 1 MARET 2018 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.243 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v2i1.1430

Abstract

ABSTRAK                Evaluasi pendidikan adalah kegiatan yang dilakukan dalam rangka mengukur dan menilai segala hal yang termasuk dalam kegiatan pendidikan termasuk di dalamnya hasil belajar.Salah satu instrumen yang dapat digunakan untuk mengukur hasil belajar adalah tes. Namun pada kenyataannya, guru seringkali tidak mengevaluasi soal tes yang disusunnya sehingga tujuan untuk mengukur hasil belajar siswa kurang terpenuhi. Tidak dilakukannya asesmen terhadap kualitas soal tes ini disebabkan oleh waktu dan tenaga yang terbatas, juga kurangnya kemampuan dalam menggunakan alat bantu komputer. Oleh karena itu, dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan pendidikan dan pelatihan menggunakan program QUEST untuk membantu melakukan asesmen terhadap kualitas soal tes yang disusunnya. Mitra dalam kegiatan ini adalah guru-guru yang tergabung dalam MGMP IPS SMP Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang guru perwakilan dari 25 sekolah. Metode diklat yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyampaian materi dan praktik langsung mengoperasikan program QUEST dan cara membaca hasil keluaran program. Hasil evaluasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa 100% dari peserta diklat dapat mengoperasikan program QUEST, meskipun hanya 75% yang mampu membaca hasil keluaran program (menganalisis hasil). Kata  Kunci : Asesmen Soal, Instrumen Tes, QUEST, Guru MGMP IPS SMP. ABSTRACT                Educational evaluation is an activity undertaken in order to measure and assess everything that is included in the educational activities, thelearning outcomes. One of the instruments that can be used to measure learning outcomes is test. However, in reality, teachers often do not evaluate the test items they have prepared so the objectives of measuring student learning outcomes are not met. The lack of an assessment of the quality of test items is due to limited time and energy, as well as a lack of ability to use computer aids. Therefore, in this community service activity, education and training are conducted using the QUEST program to assist in assessing the quality of test items. Partners in this activity are teachers who are in the group of the MGMP IPS SMP Banyumas District. This activity was attended by 40 representative teachers from 25 schools. The training method used in this activity is the delivery of materials and the directly practice for operating the QUEST program and how to read the output of the program. The results of the evaluation show that 100% of the training participants can operate the QUEST program, although only 75% are able to read the program output outcomes (analyze the results). Keywords : Assessment Of Test Items, Test Instruments, QUEST, Teachers of MGMP IPS SMP
Microsite Sebagai Media Publikasi Interaktif Guru-Guru Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (Mim) Pasirmuncang Feri Wibowo; Lahan Adi Purwanto; Harjono Harjono; Nur Isna Inayati; Dion Romodhon; S Supriyono; Dimara Kusuma Hakim; Muhammad Hamka
Jurnal Pengabdian Teknik dan Sains (JPTS) Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MIM Pasirmuncang merupakan sekolah yang sedang berkembang, baik dari segi infrastruktur maupun pengembangan sumber daya manusia. MIM Pasirmuncang memiliki potensi untuk menjadi sekolah yang maju dan unggul di wilayah Purwokerto, karena dilihat dari segi jumlah siswa bisa dikatakan terus bertambah walaupun belum signifikan. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah pengembangan inovasi untuk publikasi. Data dan informasi baik dari informasi statis maupun informasi yang sifatnya dinamis masih belum diolah dengan baik dan belum terpublikasikan secara rutin melalui media digital. Hal ini mengakibatkan keterbatasan dalam menyebarkan informasi kepada orang tua, siswa, dan masyarakat secara luas. Selain itu tanpa media online yang memadai, informasi yang disajikan kurang menarik dan kurang mudah dipahami oleh masyarakat. Salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan pengembangan inovasi digital menggunakan microsite. Inovasi digital microsite yang ditawarkan yaitu pembuatan kanal khusus yang bisa digunakan sebagai wadah atau media publikasi MIM Pasirmuncang yang memungkinkan untuk publikasi berbagai jenis elemen multimedia seperti teks, gambar, video, dan infografis. Selian itu, microsite dapat menjadi platform untuk berkomunikasi dengan orang tua, siswa, dan masyarakat setempat. Fitur komentar atau formulir umpan balik dapat meningkatkan interaksi dan partisipasi masyarakat
PEMBERDAYAAN EKONOMI BERBASIS DIGITAL DI KAMPUNG SRI RAHAYU BINAAN LEMBAGA PUSAT STUDI DAKWAH KOMUNITAS (PSDK) UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO Feri Wibowo; Agung Purwo Wicaksono; Ridho Muktiadi; Abid Yanuar Badharudin; Mukhlis Prasetyo Aji; Muhammad Hamka; Maulida Ayu Fitriani; Teguh Marhendi; Ermadi Satriya Wijaya; Harjono Harjono; Achmad Fauzan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah Kampung Sri Rahayu memiliki stigma negatif yang melekat pada mereka karena wilayah ini identik dengan warganya yang berprofesi sebagai pengemis, pengamen, dan para gelandangan. Mulai tahun 2019 bulan November diinisiasi untuk dilakukan proses pembinanan di bawah Pusat Studi Dakwah Komunitas (PSDK) Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Ada beberapa kegiatan yang sudah berjalan untuk memberikan pembinaan ter hadap warga binaan, seperti pengajian rutin dengan tema akidah, akhlaq, dan muammalah. Kegiatan produktif seperti menjahit, belajar menernak ikan lele juga sudah dilakukan secara rutin. Selain itu juga diadakan kegiatan – kegiatan yang menyasar ke anak-anak kecil dan remaja seperti kegiatan belajar mengaji Al-Qur’an atau TPQ. Tujuan dari program pengembangan desa mitra ini adalah memberikan pelatihan-pelatihan komputer secara intensif dengan materi yang disusun secara bertahap den gan materi utama adalah pelatihan pengenalan komputer dan aplikasi dasar komputer, pelatihan desain grafis, dan pelatihan internet marketing. Selain itu juga akan dibangun sebuah sistem website sebagai profil dari Kampung Sri Rahayu-PSDK UMP, sekaligus sebagai wadah untuk mengenalkan dan memasarkan produk-produk yang meraka hasilkan. Metode pelaksanaan pada program ini mengguanakan 5 tahapan kegiatan yaitu tahap analisis kebutuhan mitra, penerapan rangkaian pelatihan, pembuatan media promosi dan profil, seminar motivasi digital marketing, dan terakhir evaluasi. Pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan telah menghasilkan beberapa media digital yang digunakan sebagai media promosi produk PSDK UMP Kampung Sri Rahayu seperti akun di media Instagram, Youtube, dan Shopee. Selain itu juga telah terbangun dua buah website yaitu website profil PSDK UMP Kampung Sri Rahayu, dan website etalase yang digunakan untuk memajang semua produk yang dihasilkan oleh warga binaan PSDK UMP. Kata Kunci: Pemberdayaan, Ekonomi Digital, Komunitas