Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Implementasi Aplikasi EPANET Dalam Evaluasi Pipa Jaringan Distribusi Air Bersih PDAM Kolaka Romy Talanipa; Tryantini Sundi Putri; Fathur Rahman Rustan; Andi Tria Yulianti
INFORMAL: Informatics Journal Vol 7 No 1 (2022): Informatics Journal (INFORMAL)
Publisher : Faculty of Computer Science, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/isj.v7i1.30802

Abstract

The need for raw water for various reasons, particularly clean water for households, public areas, and industry, will continue to rise as the world's population grows and the pace of growth in various fields accelerates. However, because the existing supply of clean water infrastructure is still limited, it has not been able to cover all of the country's water needs. Residents in Latambaga District, Kolaka Regency, are likewise concerned about the lack of safe water. Although the area has adequate water sources (river water) and a distribution network that distributes clean water to the population, the issue is getting water from these water sources to areas where there isn't an optimal clean water distribution network so that it can be used by the community population. As a result, it is required to assess PDAM Kolaka's clean water distribution network by employing the EPANET program application in its analysis. The findings of the pipeline network evaluation using the EPANET 2.0 application, the diameter of the pipes used in the evaluation, pipes with a diameter of 1" to 4", and the demand for 1,003 rods of PVC pipes
Perencanaan Jaringan Distribusi Air Bersih Desa Kamosope Kecamatan Pasir Putih Kabupaten Muna Takdir Takdir; Rano Marlany Rachman; Tryantini Sundi Putri
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.59 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v7i2.27728

Abstract

Ketersediaan air bersih sangatlah penting bagi kehidupan manusia, karena air bersih merupakan kebutuhan utama manusia. Untuk itu sangat penting direncanakan suatu sistem penyediaan air bersih yang dikelolah dengan baik. Desa Kamosope belum memiliki sistem jaringan air bersih yang baik dan memadai sehingga perlu direncanakan sistem jaringan penyediaan air bersih yang baik dan bisa melayani masyarakat. Sumber air yang akan dimanfaatkan adalah air sungai. Sistem jaringan air bersih yang direncanakan yaitu dengan menampung air dari sungai selanjutnya air didistribusikan ke penduduk melalui sistem gravitasi. Sistem jaringan air bersih direncanakan dapat memenuhi kebutuhan air bersih sampai tahun 2029. Kebutuhan air bersih dihitung berdasarkan proyeksi jumlah penduduk dengan menggunakan metode Least Square. Dari hasil perhitungan, kebutuhan air bersih di Desa Kamosope pada tahun 2029 dengan jumlah penduduk 723 jiwa mencapai 1,753 liter/detik. Debit sungai Kamosope berdasarkan pengukuran dilapangan menggunakan metode pelampung adalah 0,535 m³/detik atau 107 liter/detik. Dimeter pipa distribusi adalah ¾ inch, 1 inch, 1½ inch dan 2inch. Untuk mendesain sistem jaringan air bersih digunakan software EPANET 2.0. 
ANALISA KEBUTUHAN AIR BERSIH DAN KAPASITAS RESERVOIR PERUMAHAN GRAND BOULEVARD REGENCY (Studi Kasus: Kec. Kambu, Kota Kendari) Renaldi Renaldi; Tryantini Sundi Putri; Ranno Marlany Rachman; Fathur Rahman Rustan
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.878 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v6i2.22477

Abstract

Ketersediaan air bersih sangatlah penting bagi kehidupan manusia, karena air bersih merupakan kebutuhan utama manusia. Untuk itu sangat penting direncanakan suatu sistem penyediaan air bersih yang dikelolah dengan baik. Grand Boulevard Regency telah memiliki sistem jaringan air bersih namun jumlah unit yang akan di layani sangat banyak sehingga kapasitas yang tersedia belum mencukupi kebutuhan semua unit. Sumber air yang akan dimanfaatkan adalah air tanah. Kapasitas recervoir air bersih yang direncanakan yaitu dengan menampung air sumur bor selanjutnya air didistribusikan ke penduduk dengan menggunakan sistem pompa. Kapasitas recervoir air bersih direncanakan dapat memenuhi kebutuhan air bersih sampai tahun 2029. Kebutuhan air bersih dihitung berdasarkan proyeksi jumlah penduduk dengan menggunakan metode Aritmatik. Dari hasil perhitungan, kebutuhan air bersih di Grand Boulevard Regency pada tahun 2029 dengan jumlah penduduk 2744 jiwa mencapai 2,617 liter/detik. Kapasitas produksi sumur bor Grand Boulevard Regency berdasarkan pengukuran dilapangan menggunakan metode volumetrik adalah 1 liter/detik. Kapasitas recervoir untuk pada tahun 2029 yaitu 226,149 m3.
ANALISIS DEBIT ALIRAN JARINGAN IRIGASI D. I. KAMBARA PADA BANGUNAN BK0 – BK7 (Studi Kasus: Jaringan Irigasi Kambara, Kecamatan Sawerigading, Kabupaten Muna Barat) Ikmal Ikmal; Tryantini Sundi Putri; Muriadin Muriadin
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.796 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v7i2.27726

Abstract

Sumber Daya Air dikatakan bahwa dalam menghadapi ketidakseimbangan antara ketersediaan air yang cenderung menurun dan kebutuhan air yang semakin meningkat, sumber daya air perlu dikelola dengan memperhatikan fungsi sosial, lingkungan hidup, dan ekonomi secara selaras untuk mewujudkan sinergi dan keterpaduan antarwilayah, antarsektor, dan antargenerasi guna memenuhi kebutuhan rakyat atas air. Sebab air sebagai bagian dari sumber daya air merupakan cabang produksi penting dan menguasai hajat hidup orang banyak yang dikuasai oleh negara untuk dipergunakan. Tujuan dalam penelitian analisis debit aliran pada BK0 - BK7 saluran irigasi Kecamatan Sawerigading, Kabupaten Muna Barat adalah untuk mengetahui debit rata-rata tiap bangunan pada BK0 - BK7. Dan untuk mengetahui debit rata-rata tiap bukaan pintu pada bangunan Intake dan BK7 pada jaringan irigasi di Kecamatan Sawerigading, Kabupaten Muna Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah mengukur kecepatan aliran air dengan menggunakan current meter dan mengukur luas penampang saluran untuk memperoleh debit aliran air.
STUDI PERENCANAAN PENGEMBANGAN JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH PADA KECAMATAN LOHIA DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM EPANET V2.0 Munandar Munandar; Ranno Marlany Rachman; Tryantini Sundi Putri
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2022): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v10i2.29971

Abstract

Untuk mengetahui jumlah kebutuhan air bersih yang di butuhkan di kecamatan Lohia pada tahun 2031 dan Untuk mengetahui hasil evaluasi perencanaan jaringan distribusi pipa air bersih PDAM Unit Lohia di Kecamatan Lohia pada kondisi pengembangan tahun 2031 menggunakan program Epanet V2.0. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan sesuatu melalui Analisis proyeksi jumlah penduduk dan kebutuhan air bersih, Perhitungan sistem perpipaan distribusi air bersih, Perhitungan dengan software EPANET V2.0 Berdasarkan hasil analisa kebutuhan air bersih untuk wilayah kecamatan lohia dapat di simpulkan bahwa Kebutuhan air bersih pada daerah kecamatan Lohia berdasarkan jumlah penduduk yaitu pada tahun 2021 sebesar 90,024 liter/detik, tahun 2025 sebesar 96,653 liter/detik dan tahun 2031 sebesar 105,028 liter/detik. Berdasarkan jumlah pelanggan yaitu pada tahun 2021 sebesar 88,026 liter/detik, tahun 2025 sebesar 95,567 liter/detik dan tahun 2031 sebesar 106,719 liter/detik. Hasil evaluasi ekisting jaringan pipa distribusi PDAM unit Lohia pada tahun 2021 diperoleh tekanan pada seluruh titik simpul tidak terpenuhi (negative pressure) tertinggi pada junction 13 dengan nilai pressure -33,71 m danhead pompa tidak bisa mengalirkan air. Untuk tahun 2031diperlukan perubahan dan pemasangan  Pompa baru (H=100), pembangunan bak reservoir, perubahan diameter pipa serta pengembangan berupa pemasangan jaringan pipa distribusi di beberapa sektor yang belum teraliri.
ANALISIS PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK PEMBANGUNAN PASAR ANDOOLO UTAMA KEC. BUKE KAB. KONAWE SELATAN Uchi Musdalifah; Tryantini Sundi Putri; Rini Sriyani; Muh. Handy Dwi Adityawan
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v8i3.42946

Abstract

Abstract Project success is influenced by several factors, namely cost, quality, and time. Therefore, an integrated cost and schedule control system is needed so that the monitored parameters can show the exact condition of the project. Eraned Value Method is a method that compares the work that has been completed with the budget provided so that it is known if there is a deviation. This study aims to determine whether the implementation of the project deviates in terms of cost or time. This research uses the Eraned Value Method. The data obtained in this study are RAB, time schedule, and weekly progress reports. This control uses 3 indicators, namely BCWS, BCWP, and ACWP, then analyzes the variant assessment and performance index and estimates the final completion of the project on cost and time. The results of the Earned Value Method analysis obtained until the last week the value of BCWP < BCWS and ACWP = BCWP. For the last week's value CV= Rp.0 and CPI= 1,000 and SV= –Rp.602,802,280.76 and SPI= 0.933. The estimated cost for the remaining work (ETC) is Rp.0 and the estimated project completion time (EAS) is 29 weeks. This cost on the project is within the planned budget but has a deviation on the planned schedule which is for 1 week from the planned time of 28 weeks. Abstrak Keberhasilan proyek dipengaruhi beberapa faktor yakni biaya, mutu, dan waktu. Karena itu diperlukan sistem pengendalian biaya dan jadwal terpadu agar parameter yang dipantau dapat menunjukkan dengan tepat kondisi proyek. Eraned Value Method merupakan metode yang membandingkan pekerjaan yang telah diselesaikan dengan anggaran yang disediakan sehingga diketahui bila terjadi penyimpangan. Peneleitian ini bertujuan mengetahui apakah pelaksanaan proyek terjadi penyimpangan baik dari segi biaya atau waktu. Penelitian ini menggunakan Eraned Value Method. Data-data yang diperoleh dalam penelitian ini RAB, time schedule, dan laporan progress mingguan. Pengendalian ini menggunakan 3 indikator yakni BCWS, BCWP, dan ACWP kemudian dianalisis penilaian varian dan indeks kinerja serta perkiraan penyelesaian akhir proyek pada biaya dan waktu. Hasil analisis Earned Value Method diperoleh hingga minggu terakhir nilai BCWP < BCWS dan ACWP = BCWP. Untuk nilai minggu terakhir CV= Rp.0 serta CPI= 1,000 dan SV= –Rp.602.802.280,76 serta SPI= 0,933. Perkiraan biaya untuk pekerjaan tersisa (ETC) sebesar Rp.0 dan perkiraan waktu penyelesaian akhir proyek (EAS) adalah 29 minggu. Hal ini biaya pada proyek sesuai anggaran yang direncanakan namun mengalami penyimpangan pada jadwal yang direncanakan yakni selama 1 minggu dari waktu yang direncanakan 28 minggu.