Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI WISATAWAN DALAM MELAKUKAN WISATA HERITAGE DI KAWASAN BRAGA KOTA BANDUNG Sudaryanti, Irma Juni; Rosita, Rosita
Jurnal Pariwisata dan Perhotelan Indonesia Vol 12, No 1 (2015): Jurnal Manajemen Resort & Leisure
Publisher : Manajemen Resort dan Leisure

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jurel.v12i1.1047

Abstract

Motivasi wisatawan dipengaruhi oleh faktor pendorong (push factor) dan faktor penarik (pull factor). Faktor pendorong adalah faktor-faktor yang berasal dari dalam diri wisatawan itu sendiri. Sedangkan, faktor penarik adalah faktor-faktor yang berasal dari luar diri wisatawan, biasanya berupa keadaan dari destinasi yang akan dikunjungi. Setiap wisatawan memiliki faktor yang mempengaruhi motivasi yang berbeda dalam melakukan kegiatan wisata. Perbedaan jenis wisata yang dilakukan membuat berbeda pula faktor yang mempengaruhi motivasinya. Salah satunya, wisata heritage. Kota Bandung memliki daerah-daerah tujuan wisata heritage yang potensial, salah satu diantaranya adalah kawasan Braga. Bangunan-bangunan peninggalan masa pemerintahan Belanda masih kokoh berdiri di sepanjang jalan Braga ini.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis faktor. Hasil kuisioner yang didapat kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis faktor. Hasil analisis tersebut kemudian dideskriptifkan untuk mendapatkan gambaran tentang faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi wisatawan dalam melakukan wisata heritage.
PENGARUH SERVICESCAPE TERHADAP KEPUASAN PENGUNJUNG DI FLOATING MARKET LEMBANG Setiady, Taupan; Sukriah, Erry; Rosita, Rosita
Jurnal Pariwisata dan Perhotelan Indonesia Vol 12, No 1 (2015): Jurnal Manajemen Resort & Leisure
Publisher : Manajemen Resort dan Leisure

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jurel.v12i1.1052

Abstract

Floating Market Lembang pada awalnya suatu danau yang dimanfaatkan dan dikembangkan menjadi objek wisata. Daya tarik yang ditawarkan oleh Floating Market Lembang adalah suasana danau yang dimanfaatkan untuk berkegiatan dan dipergunakan untuk aktifitas wisata. Berbagai produk serta aktifitas dan atraksi yang ditawarkan di Floating Market Lembang tentunya bertujuan untuk memberikan kepuasan kepada para pengunjungnya. Kepuasan pengunjung tersebut dapat diciptakan, salah satunya dengan memperhatikan servicescape  yang merupakan bagian dari strategi pemasaran. Penelitian ini bertujuan unutk menganalisis pengaruh servicescape terhadap kepuasan pengunjung di Floating Market Lembang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif dan verifikatif. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa servicescape memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan pengunjung. Adapun nilai pengaruh dari servicescape terhadap kepuasan pengunjung sebesar 33,8% dan sisanya sebesar 66,2% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Namun, meskipun ada pengaruh dari servicescape terhadap kepuasan pengunjung, masih terdapat kekurangan yang perlu diperhatikan dalam meningkatkan kepuasan pengunjung. Sehingga dalam penelitian ini terdapat saran yang direkomendasikan untuk pihak pengelola yaitu perlunya peningkatan kualitas pelayanan dengan memberikan pelatihan kepada pelayan/sumber daya manusia (SDM).
PENGEMBANGAN POTENSI AGROWISATA (STUDI KASUS DI KPBS PANGALENGAN, BANDUNG, INDONESIA) Rosita, Rosita
Jurnal Pariwisata dan Perhotelan Indonesia Vol 12, No 2 (2015): Jurnal Manajemen Resort dan Leisure
Publisher : Manajemen Resort dan Leisure

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jurel.v12i2.1461

Abstract

Pangalengan adalah sebuah wilayah yang terletak di Kabupaten Bandung yang terkenalsebagai pusat peternakan sapi perah. Mulai dari abad ke-20, ketika sejumlah pelarian BoerWar dari Afrika Selatan datang ke Bandung pada era kolonial Belanda, mereka mendirikanberbagai bisnis, termasuk membuka peternakan sapi perah di Pangalengan yang sekarangdisebut KPBS Pangalengan. Namun, sejarah dan pengalaman yang lama tidak membuatpengembangan KPBS Pangalengan menjadi signifikan, meskipun memiliki potensi lebih darisekedar peternakan sapi perah. Tempat ini memiliki potensi untuk pendidikan dan jugapariwisata. Berdasarkan fenomena ini, peneliti bermaksud untuk meneliti potensi yang ada diKPBS Pangalengan untuk melihatnya sebagai tempat untuk agrowisata. Penelitian inimenggunakan metode deskriptif kualitatif, dan data-data penelitian dikumpulkan melaluiobservasi dan wawancara. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk menjelaskan potensi diKPBS Pangalengan yang dapat dikembangkan untuk agrowisata, 2) menjelaskan fasilitaspendukung yang tersedia, 3) menjelaskan cara untuk mengembangkan agrowisata sesuaidengan potensi.Kata kunci: agrowisata, peternakan sapi perah, potensi, KPBS Pengalengan
ANALISIS PENINGKATAN KINERJA METODE INTERPRETASI MUSEUM POS INDONESIA DI KOTA BANDUNG BERDASARKAN KEPUASAN PENGUNJUNG Hasanah, Oke Laksmi Noor Vibriyani Siti; Sukriah, Erry; Rosita, Rosita
Jurnal Pariwisata dan Perhotelan Indonesia Vol 12, No 1 (2015): Jurnal Manajemen Resort & Leisure
Publisher : Manajemen Resort dan Leisure

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jurel.v12i1.1040

Abstract

Interpretasi adalah proses pengkomunikasian yang bertujuan untuk membuat pengunjung menemukan makna dari suatu hal, tempat, orang, dan peristiwa. Terdapat dua macam metode interpretasi yaitu metode interpretasi personal dan metode interpretasi non-personal. Interpretasi yang baik harus memiliki unsur enjoyable, relevant, organized, dan thematic. Penelitian ini membahas mengenai analisis peningkatan kinerja metode interpretasi di Museum Pos Indonesia berdasarkan kepuasan pengunjung. tujuaj dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pendapat pengunjung mengenai tingkat kepentingan (importance) dan kinerja (performance) dari metode interpretasi di Museum Pos Indonesia, mengindentifikasi tingkat kepuasan pengunjung terhadap metode interpretasi di Museum Pos Indonesia serta merekomendasikan upaya peningkatan kinerja metode interpretasi di Museum Pos Indonesia. Untuk mengukur tingkat kepuasan pengunjung digunakan metode importance-performance analysis dan dengan metode ini juga dapat dianalisis item-item yang berpotensi untuk ditingkatkan kinerjanya. Berdasarkan hasil penelitian terdapat ketidak puasan dari pengunjung terhadap metode interpretasi di Museum Pos Indonesia. Selain itu dari penelitian ini didapatkan hasil mengenai item-item yang berpotensi untuk ditingkatkan kinerjanya seperti kemenarikan desain pameran dan pamflet, informasi yang terdapat di papan interpretasi, kemenarikan cara penyampaian informasi oleh pemandu, kesempatan untuk berinteraksi dengan pemandu, kemudahan dalam memahami informasi yang disampaikan oleh pemandu, kemudahan dalam memahami inti pesan dengan informasi tambahan yang disampaikan oleh pemandu, kemampuan pemandu untuk memberikan pengetahuan mengenai sejarah pos di Indonesia serta kemampuan pemandu untuk memberi pengetahuan mengenai fungsi dari benda-benda koleksi museum. 
PENGARUH FASILITAS WISATA DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PENGUNJUNG DI TAMAN MARGASATWA RAGUNAN JAKARTA Rosita, Rosita; Marhanah, Sri; Wahadi, Woro Hanoum
Jurnal Pariwisata dan Perhotelan Indonesia Vol 13, No 1 (2016): Jurnal Manajemen Resort dan Leisure
Publisher : Manajemen Resort dan Leisure

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jurel.v13i1.2134

Abstract

STRATEGI PENGUATAN CITRA CIBADUYUT SEBAGAI KAWASAN WISATA KERAJINAN SEPATU DI KOTA BANDUNG Lestari, Munny Cahya; Rosita, Rosita
Jurnal Pariwisata dan Perhotelan Indonesia Vol 13, No 2 (2016): Jurnal Manajemen Resort dan Lesiure
Publisher : Manajemen Resort dan Leisure

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jurel.v13i2.4983

Abstract

Rumah Panggung in Kampung Naga, West Java, Indonesia and Minka Gassho Zukuri in Shirakawa-go, Japan: The Local Wisdom of Traditional Houses in Mitigating Earthquake Yani, Ahmad; Widaningsih, Lilis; Rosita, Rosita
TAWARIKH Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : ASPENSI in Bandung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1001.885 KB)

Abstract

ABSTRACT: The objectives of this research is to explore the geological conditions and tales about earthquake narrated by local people in Indonesia and Japan; and the local wisdoms contained in traditional houses in Kampung Naga, West Java, Indonesia and in Shirakawa-go, Japan in relation to seismic resistant. This research employed qualitative approach, an approach that tends to have a subjective perspective. Sources of data were obtained from literature review, interviews, and a FGD (Focus Group Discussion). The results showed that although the traditional houses in Kampung Naga, Indonesia and in Shirakawa-go, Japan have many differences, but both architectural models have in common purpose to reduce the damage to the building in case of earthquake. Building resilience in both traditional houses has similarities to the foundation and the materials used. “Rumah Panggung” in Kampung Naga and “Minka Gassho Zukuri” in Shirakawa-go do not have a rigid structure for their foundations, floors, and buildings. In the event of an earthquake, the houses just shifted their positions following the horizontal force of the earthquake. The buildings will move freely and return to their original positions after the quake without causing any serious damage. Difference between the two are house in Kampung Naga only uses materials that are lightweight and thin, while house in Shirakawa-go uses thick roof to adjust to the local climatic conditions. The people in Kampung Naga and Shirakawa-go are considered successful in building seismic resistant houses. KEY WORDS: Rumah Panggung in Kampung Naga, local wisdom, Minka Gassho Zukuri in Shirakawa-go, mitigation earthquake, and local natural conditions.     About the Authors: Dr. Ahmad Yani is a Senior Lecturer at the Department of Geography Education, Faculty of Social Studies Education UPI (Universitas Pendidikan Indonesia or Indonesia University of Education) in Bandung. Dr. Lilis Widaningsih and Rosita, M.A. are Research Scholars at the UPI Bandung, Jalan Dr. Setiabudhi No.229 Bandung 40154, West Java, Indonesia. Corresponding author is: ahmadyani@upi.edu How to cite this article? Yani, Ahmad, Lilis Widaningsih & Rosita. (2016). “Rumah Panggung in Kampung Naga, West Java, Indonesia and Minka Gassho Zukuri in Shirakawa-go, Japan: The Local Wisdom of Traditional Houses in Mitigating Earthquake” in TAWARIKH: International Journal for Historical Studies, Vol.7(2) April, pp.275-296. Bandung, Indonesia: Minda Masagi Press and UIN SGD Bandung, ISSN 2085-0980.Chronicle of the article: Accepted (February 28, 2016); Revised (March 30, 2016); and Published (April 28, 2016).
PENGARUH SERVICESCAPE TERHADAP CUSTOMER DELIGHT PADA TAMU RESORT (Survey Pada Tamu yang Pernah Menginap di Resort) Liyani, Dewi Mei; Kusumah, Ahmad Hudaiby Galih; Rosita, Rosita
Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Vol 1, No 1
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jithor.v1i1.13471

Abstract

Servicescape penting dalam industri pariwisata karena pengalaman berwisata bersifat abstrak sehingga wisatawan membutuhkan tanda-tanda fisik yang bisa menjadi bukti bahwa mereka akan mendapatkan sesuatu yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Servicescape (X) terhadap customer delight (Y) pada tamu resort. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan cara penelitian menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu pengunjung yang pernah menginap di resort. Sedangkan sampel yang diambil dengan menggunakan rumus slovin sebanyak 100 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Servicescape berpengaruh sebesar 73,4% terhadap customer delight, dan sisanya sebesar (0,5157)2  = 0,2659 x 100% = 26,59% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk ke dalam penelitian ini. Kondisi ini mengindikasikan Servicescape dapat mempengaruhi customer delight dan faktor lain di luar dari Servicescape tidak memiliki pengaruh besar. Hal ini menunjukan bahwa Servicescape berpengaruh positif terhadap customer delight dan Servicescape yang ada masih harus dioptimalkan dan dipelihara.Kata kunci: Servicescape, customer delight, tamu resor.
ANALISIS KOMPARASI PERSEPSI ATRIBUT KUALITAS RESTORAN ANTARA PELANGGAN YANG PUAS DENGAN PELANGGAN YANG KURANG PUAS DI RESTORAN JEPANG ALL YOU CAN EAT Palupi, Retno; Kusumah, Ahmad Hudaiby Galih; Rosita, Rosita
Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Vol 1, No 2
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jithor.v1i2.13764

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini: 1) mengidentifikasi pengaruh atribut kualitas restoran terhadap tingkat kepuasan pelanggan secara keseluruhan di restoran Jepang all you can eat, 2) menganalisis perbedaan terhadap persepsi atribut kualitas restoran antara pelanggan yang puas dengan pelanggan yang tidak terlalu puas di restoran Jepang all you can eat. Data didapat melalui kuesioner yang dibuat melalui google form, lalu memberikan link dari google form dan didistribusikan melalui media sosial seperti Line dan Instagram kepada 250 responden. Metode analisis yang digunakan adalah regresi logistik dan U-Test. Berdasarkan analisis tersebut, diperoleh hasil regresi logistik yaitu respon yang empatik adalah sub atribut yang memiliki pengaruh secara signifikan terhadap tingkat kepuasan pelanggan. Dan hasil U-Test diperoleh hasil yaitu tidak adanya perbedaan terhadap persepsi atribut kualitas restoran antara pelanggan yang puas dengan pelanggan yang tidak terlalu puas. Sub atribut harga dapat dimungkinkan menjadi atribut yang dapat menentukan perbedaan terhadap persepsi atribut kualitas restoran.Kata Kunci: Persepsi Pelanggan, Kepuasan, dan Kualitas Restoran.  COMPARATIVE ANALYSIS OF PERCEPTION OF RESTAURANT QUALITY BETWEEN SATISFIED CUSTOMER WITH MEDIUM-LOW SATISFIED CUSTOMERS IN JAPANESE RESTAURANT ALL YOU CAN EAT ABSTRACTThe purpose of this study: 1) to identify the effect of restaurant quality attribute on overall customer satisfaction level in Japanese restaurant all you can eat, 2) to analyze the difference to perception of restaurant quality attribute between satisfied customer and less satisfied customer in Japanese restaurant all you can eat. Data obtained through questionnaires made through google form, then provide links from google form and distributed through social media such as Line and Instagram to 250 respondents. The method of analysis used is logistic regression and U-Test. Based on the analysis, obtained the result of logistic regression that is empatic response is sub attribute that have influence significantly to level of customer satisfaction. And result of U-Test obtained result that is no difference to perception attribute of restaurant quality between customer satisfied with customer which not too satisfied. Sub attribute price can be an attribute that can determine the difference to the perception of restaurant quality attributes.Keywords: Customer Perception, Satisfaction, and Restaurant Quality.
PENGARUH PEMAHAMAN LINGKUNGAN TERHADAP PERILAKU VANDALISME PENGUNJUNG TAMAN TERAS CIKAPUNDUNG DAN TAMAN LANSIA BANDUNG Witami, Rizki Widya; Rosita, Rosita; Marhanah, Sri
Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Vol 1, No 1
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jithor.v1i1.13289

Abstract

Taman Teras Cikapundung dan Taman Lansia merupakan dua dari beberapa taman di Kota Bandung yang terdapat perilaku vandalisme, di lokasi tersebut dapat ditemukan sampah yang berserakan, fasilitas atau properti taman yang rusak, atau coretan-coretan tangan pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemahaman lingkungan terhadap perilaku vandalisme pengunjung Taman Teras Cikapundung dan Taman Lansia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, melalui teknik random sample sebanyak 100 responden disetiap taman. Teknik analisa yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa korelasi antar variabel didapatkan angka 0,381 untuk Taman Teras Cikapundung dan 0,333 untuk Taman Lansia, nilai tersebut termasuk dalam korelasi yang lemah. Dalam penelitian ini didapatkan pemahaman lingkungan di Taman Teras Cikapundung berpengaruh terhadap penurunan tingkat vandalisme sebesar 14,5% dan 11,10% untuk Taman Lansia, sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Melihat hal tersebut, maka disarankan perlunya ditanamkan pemahaman mengenai lingkungan sejak dini pada masyarakat guna mengurangi tingkat vandalisme.Kata Kunci : Pemahaman Lingkungan, Perilaku Vandalisme, dan Taman Kota