Warkintin Warkintin
STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES TERHADAP KOGNITIF SISWA PADA MATERI MENGENAL PENGGUNAAN UANG SESUAI DENGAN KEBUTUHAN Warkintin Warkintin
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 6, No 2 (2015): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.758 KB) | DOI: 10.31932/ve.v6i2.118

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode Examples Non Example sterhadap kognitif siswa Pada Materi Mengenal Penggunaan Uang Sesuan dengan Kebutuhan di Kelas III Sekolah Dasar Negeri No 47 Sinar Kasih. Variabel dalam penelitian ini ada dua yaitu variabel bebas “metode pembelajaran Examples Non Examples”  dan variabel terikat “Kognitif siswa”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif. Bentuk penelitian yang digunakan yaitu Quasi-Eksperimen dengan desain penelitian yang digunakan yaitu Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III  Sekolah Dasar Negeri No. 47 Sinar Kasih , yang berjumlah 54 siswa. Terdiri dari 27 siswa kelas IIIA dan 27 siswa kelas IIIB. Teknik pengolahan data menggunakan Uji t-dua sampel karena jumlah siswa 27 orang kelas ekperimen dan 27 orang kelas kontrol serta data berdistribusi normal dan homogen. Hasil dari uji hipotesis diperoleh Pada hasil pretestdiketahui bahwa nilai thitung adalah -1,7  sedangkan nilai ttabel pada α = 5% dengan db (N1+N2-2 = 52) adalah 2,011. Hal ini berarti nilai thitung ˂ttabelyaitu -1,7 ˂  2,011 maka Ho diterima yang artinya tidak terdapat perbedaan  yang signifikan kognitif siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, sedangkan pada hasil posttest diketahui bahwa nilai thitung adalah 2,79  sedangkan nilai ttabel pada α = 5% dengan db (N1+N2-2 = 52) adalah 2,011. Hal ini berarti nilai thitung ˃ttabelyaitu 2,79 ˃  2,011 maka Ha diterima yang artinya  terdapat perbedaan  yang signifikan kognitif siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.Kata Kunci: Metode Pembelajaran Examples Non Examples dan  Kognitif Siswa
HUBUNGAN KEAKTIFAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT DALAM PROSES PEMBELAJARAN DENGAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Warkintin Warkintin
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 5, No 2 (2014): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.333 KB) | DOI: 10.31932/ve.v5i2.134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeahui hubungan keaktifan siswa mengemukakan pendapat dalam proses pembelajaran dengan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan Siswa. Penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan bentuk penelitian studi korelasi pearson product moment. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VII SMP Nusantara Indah Sintang dan sampel penelitian yang dipilih secara teknik random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik komunikasi tidak langsung dan teknik observasi langsung, dan teknik dokumentasi. Alat pengambilan data yang digunakan berupa lembar angket, lembar observasi, dan dokumentasi. Hasil analisis uji korelasi pearson product momet pada taraf signifikansi 5% membuktikan bahwa  nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,7 > 0,355 rtabel. Lebih lanjut hasil uji hipotesis menggunakan uji t menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 5,4 > 0,245 ttabel pada uji dua sisi pada taraf signifikan 5%,  yang berarti menolak Ho dan menerima Ha,  yang berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara keaktifan mngemukakan pendapat dalam proses pembelajaran dengan hasil belajar pendidikan kewarganegaraan siswa. Kata Kunci: Keaktifan Mengemukakan Pendapat, Hasil Belajar Siswa, Uji Korelasi pearson product moment
Pengaruh Metode Pembelajaran Examples Non Examples Terhadap Kognitif Siswa Pada Materi Mengenal Penggunaan Uang Sesuai Dengan Kebutuhan Warkintin Warkintin
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 1, No 1 (2016): Volume 1 Number 1 March 2016
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v1i1.116

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh metode Examples Non Examples terhadap kognitif siswa Pada Materi Mengenal Penggunaan Uang Sesuai dengan Kebutuhan di Kelas III Sekolah Dasar Negeri No 47 Sinar Kasih. Metode yang digunakan metode kuantitatif deskriptif. Bentuk penelitian Quasi-Eksperimen. Hasil analisis data observasi guru dengan persentase 100%, berkriteria baik, sedangkan data observasi siswa dengan persentase rata-rata 86,93% berkriteria baik. Berdasarkan perhitungan hasil belajar siswa diperoleh nilai rata-rata pretest untuk kelas eksperimen 41,66, serta kelas kontrol 46,85 dan nilai rata-rata posttest untuk kelas eksperimen 77,59, serta kelas kontrol 69,07. Peningkatan Kognitif siswa dihitung dengan rumus Indeks Gains dan didapat nilai 0,62 artinya terdapat peningkatan yang tinggi kognitif siswa setelah menggunakan metode pembelajaran examples non examples. Teknik pengolahan data menggunakan Uji t-dua sampel karena jumlah siswa 27 orang kelas ekperimen dan 27 orang kelas kontrol serta data berdistribusi normal dan homogen. Hasil dari uji hipotesis diperoleh Pada hasil pretest diketahui bahwa nilai thitung adalah -1,7  sedangkan nilai ttabel pada α = 5% dengan db (N1+N2-2 = 52) adalah 2,011. Hal ini berarti nilai thitung ˂ttabelyaitu -1,7 ˂  2,011 maka Ho diterima yang artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan kognitif siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, sedangkan pada hasil posttest diketahui bahwa nilai thitung adalah 2,79  sedangkan nilai ttabel pada α = 5% dengan db (N1+N2-2 = 52) adalah 2,011. Hal ini berarti nilai thitung ˃ttabelyaitu 2,79 ˃  2,011 maka Ha diterima yang artinya  terdapat perbedaan yang signifikan kognitif siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil angket respon siswa dengan rata-rata 88,15% dengan kriteria sangat kuat.
PEMBENTUKAN NILAI MORAL SISWA DENGAN MEMANFAATKAN KEARIFAN LOKAL PADA TEMA 7 INDAHNYA KEBERSAMAAN SUBTEMA 1 KEBERAGAMAN BUDAYA BANGSAKU KELAS IV SEKOLAH DASAR Lorensia Evi; Lusila Parida; Warkintin Warkintin
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v8i2.1975

Abstract

This study aims to find out how the formation of students' moral values by utilizing local wisdom in Theme 7, the beauty of togetherness, sub-theme 1, the cultural diversity of my people in class IV. The approach used in this research is descriptive qualitative. Data collection techniques used in this study were observation techniques, interview techniques, and documentation techniques. Data collection tools in the form of observation sheets, interview guidelines, and documentation. The research informants were fourth grade teachers and 10 fourth grade students. The results showed that: 1) The implementation of the formation of students' moral values by utilizing local wisdom in Theme 7 The Beauty of Togetherness Sub-theme 1 Cultural Diversity of my Nation Class IV SDN 01 Tempunak can be carried out through four activities, namely: routine activities, spontaneous activities, exemplary and conditioning. 2) The factors that influence the formation of students' moral values by utilizing local wisdom in Theme 7 The Beauty of Togetherness Sub-theme 1 Cultural Diversity of my Nation class IV SDN 01 Tempunak basically consists of internal factors and external factors, namely internal factors in the form of: Lack of Effectiveness of Learning Curriculum, Lack of use of learning resources that contain local wisdom. External factors in the form of weak parental attention in supervising children's interactions outside school, lack of school cooperation with local community leaders. 3) the teacher's obstacles in influencing the formation of students' moral values by utilizing local wisdom in Theme 7 The Beauty of Togetherness Subtheme 1 Cultural Diversity of my Nation class IV SDN 01 Tempunak which consists of several obstacles, namely the misuse of mass media and the development of information technology which is used for negative things, the environment people who do not support local cultural expressions.