Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

MEDIA PENUNJANG MEMBANGUN KARAKTER ANAK MELALUI CERITA RAKYAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL Hastari Mayrita
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.384 KB)

Abstract

Abstrak: Pendidikan baik dari tingkat PAUD sampai ke tingkat perguruan tinggi sekarang sudah mulai memperhatikan pembangunan karakter peserta didik menjadi lebih baik. Hal ini pun sudah ditunjang pemerintah dengan adanya kurikulum 2013 yang tujuan utamanya adalah membangun karakter bangsa, yang tidak hanya cerdas, tetapi berkarakter. Tentunya, pembangunan karakter tersebut semata-mata tidak hanya merupakan kewajiban pihak sekolah, tetapi juga peranan keluarga dan masyarakatlah yang sangat mendukung dalam hal ini. Oleh karena itu, penulis yang juga sebagai pendidik, masyarakat, dan juga seorang ibu rumah tangga, mempunyai kesadaran untuk membentuk anak menjadi kepribadian yang tidak hanya cerdas tetapi juga berkarakter. Sebagai pendidik, peneliti berupaya untuk menjadi salah satu bagian andil dalam mendukung program pemerintah untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang cerdas dan berkarakter. Berdasarkan uraian di atas, penulis melakukan penelitian yang sekaligus sebagai pembelajaran berbasis kearifan lokal untuk membangun karakter anak melalui kegiatan mendongengkan cerita rakyat kepada anak. Metode penelitian yang tertuang di dalam tulisan ini adalah penelitian kasus, dengan objek penelitiannya adalah sifat dari seorang anak perempuan yang berusia dini.Kata kunci: karakter, cerita rakyat, kearifan lokal
Kebutuhan Mahasiswa Berbahasa sebagai Bahan Redesain Silabus Mata Kuliah Bahasa Indonesia Hastari Mayrita; Ayu Puspita Indah Sari; Mardhotillah Mardhotillah
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/sap.v7i2.13929

Abstract

There is a need for standards to set linguistic or language standards, or determine language parameter policies required by students. Analysis of language needs is one of the strategies to determine the proposed language policy in the field of education. One of them is by examining student needs for language learning as a material for redesigning the Indonesian Language Course Syllabus. The research focus is oriented to the needs of students reviewed based on an analysis of students' language needs in Indonesian Language Courses, as a material for redesigning the Indonesian Language Course syllabus in Bina Darma University, 2022. The researcher uses a qualitative method with a case study approach. The data collection techniques was a questionnaire. Data analysis used content analysis. For the credibility of the research, the researcher did member checking. The results of the study discovered students' difficulties in language and students' needs for language skills as material for redesigning the syllabus for Indonesian Language Courses in Universities.
MELATIH KETERAMPILAN BERBICARA SISWA SDN 20 RANTAU BAYUR MELALUI KEGIATAN MENDONGENG: Train Elementary Student`S Speaking Skills Trough Storytelling Activities Hastari Mayrita; Novri Yanti; Mawarni; Dinda Novita; Devi Anjani; Margareta Andriani
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.892 KB)

Abstract

Keterampilan berbicara ini dapat mengekspresikan, mengemukakan pendapat, menyampaikan perasaan, gagasan, dan menyatakan. Terampilan berbicara di depan umum akan menambahkan rasa percaya diri seseorang. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbicara dalam proses pembelajaran melalui dongeng pada siswa kelas 4 SD Negeri 20 Rantau Bayur. Berdasarkan observasi, satu siklus pertemuan didapatkan bahwa kurangnya minat baca bagi para siswa, selain itu kurangnya perlengkapan buku-buku yang menunjang kegiatan belajar mengajar. Oleh karena itu, melalui pengabdian ini, Tim melatih keterampilan mendongeng untuk para siswa tersebut
Meaning of “Taboo Association” in Bugis Community of Tanah Pilih Village, Banyuasin, South Sumatra Margareta Andriani; Hastari Mayrita; Venti Deviana
International Journal of Science and Society Vol 5 No 3 (2023): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/ijsoc.v5i3.748

Abstract

This study examines the importance of taboo meaning in the Bugis community in Tanah Pilih Village, Banyuasin Regency, South Sumatra. The purpose of this study is to describe the importance of the meaning of taboo associations in the Bugis community of Tanah Pilih Village, Banyuasin Regency. The method used in this study is a qualitative method, ethnographic approach. Data was collected from six informants. Data collection techniques used include interviews, observation, recording, and documentation. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The subjects of this study were individuals who had a deep understanding of taboos in the village of Tanah Pilih. The results of the study revealed fifteen taboo association meanings. Of the six informants, five members of the spark plug community still believed in and adhered to the taboos, while one informant did not believe in the taboos. Taboos are meant to be associated with the goal of educating children, ensuring that their behavior and attitudes remain appropriate, and promoting the ethical values ​​of respect and decency. Tabu is the first choice of Bugis parents to proactively combat the negative effects of globalization on their children.
Pengembangan Kemampuan Menulis Puisi Untuk Anak: Early Literacy Cita Hikmah Yanti; Neisya Neisya; Fitria Aprilia; Hastari Mayrita
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/pengabdian.v3i3.2555

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan motivasi bagi anak usia sekolah dasar untuk meningkatkan kemampuan berbahasa mereka dengan menulis puisi. Kegiataan ini juga diharapkan dapat mengembangkan kreatifitas anak melalui proses penciptaan puisi dengan menggunakan metode akrostik. Dalam proses pembimbingan menulis puisi menggunakan teknik akrostik kepada para siswa kelas 6 di SD Negeri 26 Palembang, tim pengabdian mengulas tentang unsur pembangun puisi kemudian mengarahkan siswa untuk menentukan judul puisi yang didasarkan pada pengamatan terhadap benda-benda dan peristiwa yang ada di sekitar siswa. Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 30 siswa ini memperlihatkan hasil bahwa para peserta menyukai teknik akrostik karena memudahkan mereka untuk menemukan gagasan atau ide puisi sesuai dengan tema yang telah ditentuan. Dapat disimpulkan bahwa teknik akrostik dalam penulisan puisi merupakan metode yang efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran bahasa.
The evolution of ber- verbs in Indonesian and English: A morphological and translation analysis Neisya Neisya; Fitria Aprilia; Hastari Mayrita
Studies in English Language and Education Vol 12, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/siele.v12i3.41111

Abstract

This study aims to investigate how Indonesian verbs prefixed with ber- are translated into English, focusing on their semantic and grammatical transformations as part of a broader evolution of verbs across the two languages. It revealed how ber- verbs, shaped by affixation in Indonesian, evolved into structurally different forms in English, reflecting each languages grammatical tendencies. Using a descriptive qualitative method, the research analyzed a bilingual corpus derived from the Indonesian fairy tale Burung Hantu dan Putri Rajawali and its English translation The Owl and the Eagles Daughter. The data were collected through purposive sampling, comprising all ber- prefixed verbs in the source text. These verbs were analyzed based on their morphological forms, syntactic roles, and semantic shifts in translation. The analysis shows that most ber- verbs, such as berpikir (thought), bertemu (met), and berjuang (struggled), were translated using various English verb forms, including past tense, gerunds, and progressive aspect. Some verbs, such as berterima kasih (grateful) and berhadapan (ventured out), demonstrated more distinctive shifts, indicating cultural or idiomatic adaptation. Reduplicated forms like berkomat-kamit (muttered) and berjam-jam (for many hours) emphasized repeated or prolonged action, while the verb bekerja illustrated phonological alteration of the prefix. These findings highlight the translators strategies in rendering ber-verbs not only semantically but also functionally accurate in English, revealing the complex relationship of morphology, syntax, and meaning in cross-linguistic verb evolution.
LEARNINGAPPS UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA: PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN BAGI GURU SMA DAN SMP Yeni Ernawati; Andina Muchti; Hastari Mayrita; Ayu Puspita Indah Sari; Yolanda Yolanda
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v4i1.1105

Abstract

Kegiatan pengabdian ini merupakan upaya untuk meningkatkan mutu dan kompetensi guru mata pelajaran Bahasa Indonesia sebagai wujud profesionalitas guru. Selain itu, situasi pembelajaran saat ini masih dalam proses adaptasi dari daring ke luring, sehingga guru membutuhkan media pembelajaran yang beragam, serta dapat digunakan dalam proses pembelajaran bauran dan diakses menggunakan smartphone. Kegiatan ini diikuti oleh guru mata pelajaran Bahasa Indonesia tingkat SMA dan SMP di Kabupaten Ogan Ilir. Adapun bentuk kegiatan ini adalah sosialisasi dan pelatihan. Pada kegiatan sosialiasi, guru diberikan informasi dan bentuk pengaplikasian learningapps sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia. Pada kegiatan pelatihan, guru dilatih dan dibimbing secara bertahap untuk membuat media pembelajaran menggunakan learningapps sesuai dengan materi pembelajaran Bahasa Indonesia yang diajarkan. Dari kegiatan ini, ada 24 guru SMP dan SMA yang telah mempublikasi media pembelajaran tentang materi Bahasa Indonesia di https://learningapps.org/. Setelah mengikuti kegiatan ini, guru dapat membuat media pembelajaran yang sesuai dengan materi pembelajaran Bahasa Indonesia dan karakteristik peserta didiknya sehingga tujuan pembelajaran tercapai, serta pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, meningkatkan minat dan motivasi peserta didik terhadap mata pelajaran Bahasa Indonesia.