Eka Wisanti
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERSEPSI ANAK USIA SEKOLAH TENTANG PERILAKU MEROKOK Rahma Fauziah; Eka Wisanti; Yecy Anggreny
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 9 No 2 (2020): Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.399 KB) | DOI: 10.35328/keperawatan.v9i2.668

Abstract

Prevalensi perokok semakin meningkat dan tidak hanya pada usia dewasa saja tetapi juga pada Prevalensi perokok semakin meningkat dan tidak hanya pada usia dewasa saja tetapi juga pada usia remaja dan usia sekolah. Anak usia sekolah memiliki persepsi bahwa merokok itu suatu hal yang biasa, hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan anak usia sekolah tentang bahaya merokok bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan persepsi anak usia sekolah tentang perilaku merokok. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah anak usia sekolah. Sampel penelitan sebanyak 188 orang yang diambil dengan menggunakan teknik sampling yaitu simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan teknik analisa data mengggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan siswa berpengetahuan kurang (97,3%), berpersepsi perilaku merokok positif (52,7%), terdapat 14 anak usia sekolah sudah merokok diluar sekolah. Saran bagi pelayanan kesehatan diharapkan bagi pelayanan kesehatan untuk meningkatan promotif dan preventif sebagai salah satu strategi pencegahan timbulnya angka perokok dikalangan anak usia sekolah.
GAMBARAN PENANGANAN HIPOGLIKEMIA YANG DILAKUKAN KELUARGA PADA PASIEN DIABETES MELLITUS Nurul Ike Dwiyatna; Susi Erianti; Eka Wisanti
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 No 1 Juli 2022
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jka.v6i1.2183

Abstract

Penanganan hipoglikemia yang dilakukan kurang tepat dan fase hipoglikemia yang terjadi secara berulang-ulang dapat menjadikan hipoglikemia semakin berat, hal tersebut membutuhkan keluarga dalam penanganan dirumah yang benar dan tepat untuk mencegah kondisi hipoglikemia yang lebih buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penanganan hipoglikemia yang dilakukan keluarga pada pasien diabetes mellitus. Penelitian ini menggunakan studi kuantitatif dengan survei deskriptif. Jumlah sampel penelitian ini adalah 88 orang yang diambil dengan teknik accidental sampling. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang sudah dilakukan pengujian validitas. Data dianalisis secara univariat.Uji univariat seperti jenis kelamin, pendidikan, tanda dan gejala hipoglikemia, penanganan hipoglikemia menggunakan distribusi frekuensi dan usiamenggunakan tendensi sentral. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata usia 27 tahun, 61 orang (69,3%) berjenis kelamin perempuan, pendidikan SMA 48 orang (54,5%), tanda dan gejala hipoglikemia kategori sedang 50 orang (56,8%), penanganan hipoglikemia yang dilakukan keluarga terbanyak adalah istirahat dan tidur 81 orang (92,0%). Dengan penelitian ini diharapkan dapat menjadi edukasi bagi keluarga pasien tentang pentingnya memberikan penanganan hipoglikemia dirumah secara tepat dan benar.
Hubungan Persepsi Terhadap Sikap Remaja Tentang Perilaku Merokok Ade Reza Haryadi; Eka Wisanti; Mike Ayu Wulandari
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Menulis - Februari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i2.1045

Abstract

Data survei kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, tingkat awal merokok diperoleh dari usia 10-13 tahun dengan persentase 0,7%, usia 14-17 tahun mencapai (11,1%), dan usia 18-20 tahun sebesar (24,6%). Merokok berpotensi menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk pada sistem kardiovaskular, kerusakan pada otak, penyakit diarea mulut dan tenggorokan, gangguan pada paru-paru, penyakit lambung, kerapuhan pada tulang, masalah reproduksi, serta isu psikologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi perilaku merokok terhadap sikap remaja tentang perilaku merokok pada siswa/i SMP Negeri 25 Pekanbaru. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan korelasional, dengan jumlah sampel sebanyak 208 responden. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat, menggunakan uji Chi-Square. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner persepsi dan kuesioner sikap (Smoking Attitude Scale). Hasil penelitian univariat pada karakteristik responden yaitu jenis kelamin laki-laki 160 (76,9%), Usia 13,16 tahun, Usia pertama kali merokok 11,33 tahun, Perilaku merokok mayoritas pada ayah 156 (75,0%), teman sebaya 184 (88,5%), iklan rokok 180 (86,5%), persepsi positif 91 (43,8%), persepsi negatif 117 (56,3%), sikap negatif 124 (59,6%), sikap positif 84 (40,4%). Hasil bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara persepsi dengan sikap remaja tentang perilaku merokok dengan nilai signifikansi p = 0,000 (α = 0,05), dan nilai or = 0,527. Penelitian ini diharapkan adanya pemeriksaan skrining kesehatan terutama terhadap siswa di sekolah, serta adanya upaya pencegahan dan pengurangan angka merokok dan dampak buruk akibat merokok terhadap remaja.