Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search
Journal : Buletin Peternakan

Produksi Biogas dari Campuran Feses Sapi dan Ampas Tebu (Bagasse) dengan Rasio C/N yang Berbeda (Biogas Production from Mixture of Dairy Manure and Bagasse with Different C/N Ratio) Trisno Saputra; Suharjono Triatmojo; Ambar Pertiwiningrum
Buletin Peternakan Vol 34, No 2 (2010): Buletin Peternakan Vol. 34 (2) Juni 2010
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v34i2.97

Abstract

he experiment was conducted to determine biogas quality produced from mixture of dairy manure and bagasse with different C/N ratio level, and to know the optimal mixture ratio. There were three group treatments based on C/Nratio level : C/N ratio 22, 30, and 35 with three replications each. Nine units of 20 litre batch-feeding digesters were used during 30 days examination. The main data were BOD, COD, pH and VFA values, total biogas volume, andmethane value. C/N ratio of dairy manure and bagasse was 22, 12, and 198. Dry matter mixture was 7%. BOD value was decreased 54.33%, 27.89%, and 42.86%, COD value was decreased 35.85%, 8.29%, and 27.88% and biogas wasproduced as much as 29.42 litre, 68.51 litre, and 114.73 litre by each treatment with methane values of 24.16%, 27.5%, and 23.38%. VFA value were 27.19 ml mol, 27.86 ml mol, and 30.73 ml mol respectively during operation. BOD andCOD value decrease, pH value, biogas temperature, and total biogas volume was different among treatment. The optimal mixture was C/N ratio 30 treatment. The results indicated that bagasse could be used as material mixture in biogas production.(Key words : Biogas, Dairy manure, Bagasse, C/N ratio, Methane)
KARAKTERISTIK EDIBLE FILM YANG DIPRODUKSI DARI KOMBINASI GELATIN KULIT KAKI AYAM DAN SOY PROTEIN ISOLATE Muhamad Hasdar; Yuny Erwanto; Suharjono Triatmojo
Buletin Peternakan Vol 35, No 3 (2011): Buletin Peternakan Vol. 35 (3) Oktober 2011
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v35i3.1092

Abstract

Penelitian bertujuan memanfaatkan gelatin kulit kaki ayam yang dikombinasikan dengan soy protein isolate sebagai bahan baku edible film. Materi penelitian adalah gelatin kulit kaki ayam dan soy protein isolate. Penelitian terbagi atas dua tahap yaitu tahap pertama adalah pembuatan gelatin kulit kaki ayam yang direndam dengan NaOH 0,1%, asam sulfat 0,1%, dan asam sitrat 0,4%. Tahap kedua yaitu pembuatan edible film yang dikombinasikan dengan soy protein isolate pada perbandingan (75:25, 80:20, 85:15, 90:10, dan 95:5). Analisis data mengunakan variansi pola searah, apabila terdapat beda nyata diteruskan uji Duncan’s New Multiple Range Test. Profil protein dianalisis denganSDS-PAGE dan menunjukkan sebagai molekul kolagen. Hasil analisis kandungan asam amino edible film menggunakan HPLC dihasilkan komposisi residu asam amino terbesar adalah glysin yaitu 29,42%, 37,88%, 38,32%, 39,28% dan 39,17% pada masing-masing perlakuan. Hal itu menggambarkan bahwa profil protein edible film dapat dipastikan sebagian besar berasal dari kolagen gelatin. Pengamatan dengan scaning electron microscope menunjukkan telah terbentuk cross linking antara molekul protein gelatin dan molekul soy protein isolate dan yang ditunjukan semakin berkurangnya retakan seiring dengan meningkatnya konsentrasi gelatin. Perbedaan kombinasi gelatin kulit kaki ayam dan soy protein isolate untuk membentuk edible film tidak memberikan pengaruh nyata pada kekuatan tarik (tensile strenght), dan kemuluran (elongation), namun berpengaruh nyata pada laju transmisi uap air (Water Vapour Transmision Rate). Kombinasi 95:5 protein gelatin kulit kaki ayam dan soy protein isolate menghasilkan edible film yang terbaik.(Kata kunci: Edible film, Gelatin kaki ayam, Soy protein isolate)
Biosorpsi Krom dari Limbah Cair Penyamakan Kulit oleh Biomass Jamur Penicillium sp. Pra Perlakuan Kimia Novita Kurniawati; Suharjono Triatmojo; Lies Mira Yusiati
Buletin Peternakan Vol 31, No 2 (2007): Buletin Peternakan Vol. 31 (2) Mei 2007
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v31i2.1221

Abstract

File lengkap ada dalam bentuk PDF dibawah ini
Kandungan Krom Tanaman Kacang Tanah yang Dipupuk dengan Kompos yang Mengandung Kromosal Suharjono Triatmojo
Buletin Peternakan Vol 24, No 3 (2000): Buletin Peternakan Vol. 24 (3) Agustus 2000
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v24i3.1414

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF
Kualitas Kompos yang Diproduksi dari Feses Sapi Perah dan Sludge Limbah Penyamakan Kulit Suharjono Triatmojo
Buletin Peternakan Vol 25, No 4 (2001): Buletin Peternakan Vol. 25 (4) November 2001
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v25i4.1445

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF
Pengaruh Bentuk dan Level Pupuk Kompos terhadap Produksi Hijauan dan Kandungan Krom Total Bayam Cabut (Amarathus Sp) Suharjono Triatmojo
Buletin Peternakan Vol 26, No 4 (2002): Buletin Peternakan Vol. 26 (4) November 2002
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v26i4.1452

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF
Akumulasi dan Reduksi Limbah Penyamakan Kulit dengan Biomassa Mucor Sp. dan Fusarium Sp. Suharjono Triatmojo; R. L. M. S. Ari Wibowo
Buletin Peternakan Vol 27, No 3 (2003): Buletin Peternakan Vol. 27 (3) Agustus 2003
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v27i3.1477

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF
Pengaruh Protease Aspergillus sp. pada Proses Soaking Kulit Domba Lokal terhadap Parameter Kualitas Fisik Kulit Semak Nanung Agus Fitriyanto; Suharjono Triatmojo; Yuny Erwanto
Buletin Peternakan Vol 28, No 3 (2004): Buletin Peternakan Vol. 28 (3) Agustus 2004
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v28i3.1497

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF
Penerapan Protease Aspergillus sp pada Proses Buang Rambut Ramah Lingkungan Suharjono Triatmojo; Yuni Erwanto; Nanung Agus Fitriyanto
Buletin Peternakan Vol 28, No 4 (2004): Buletin Peternakan Vol. 28 (4) November 2004
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v28i4.1507

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF
Pengaruh Penambahan Limbah Kulit Pisang (Musa spp) terhadap Produksi Gas Metan dalam Fermentasi Matanogenik Kotoran Ternak Abbas (Abbas); Suharjono Triatmojo; Lies Mira Yusiati
Buletin Peternakan Vol 36, No 2 (2012): Buletin Peternakan Vol. 36 (2) Juni 2012
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v36i2.1584

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan limbah kulit pisang (Musa spp) terhadap kotoran sapi dan kuda sebagai substrat pada proses fermentasi metanogenik yang meliputi asam lemak volatil, suhu, pH, kadar metan, dan produksi gas metan. Percobaan dilakukan dengan 2 perlakuan, yaitu P1 untuk produksi biogas dengan substrat kotoran sapi, dan P2 untuk produksi biogas dengan substrat kotoran kuda. Masing-masing perlakuan dilakukan dalam 3 level perbandingan feses terhadap kulit pisang, yaitu 100:0%, 85:15%, dan 70:30%, dan dilakukan sebanyak 3 kali ulangan dengan pengambilan sampel hari ke-10, 20, dan 30. Variabel yang diukur adalah VFA, pH, suhu, total volume gas, persentase gas metan, dan produksi metan. Perbandingan substrat (kotoran + limbah kulit pisang) dengan air masing-masing 1:1,5 untuk P1 dan 1:2 untuk P2. Pengolahan data penelitian menggunakan perhitungan analisis split-plot, beda rerata antar perlakuan diuji dengan Duncan New Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan limbah kulit pisang memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap produksi VFA, sangat nyata (P<0,01) terhadap konsentrasi gas metan dan produksi gas metan (CH4), tetapi tidak berpengaruh terhadap suhu dan pH digester. (Kata kunci: Kotoran sapi, Kotoran kuda, Limbah kulit pisang (Musa spp), Fermentasi metanogenik, Biogas)