Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Limbah Kulit Pisang (Musa spp) terhadap Produksi Gas Metan dalam Fermentasi Matanogenik Kotoran Ternak Abbas (Abbas); Suharjono Triatmojo; Lies Mira Yusiati
Buletin Peternakan Vol 36, No 2 (2012): Buletin Peternakan Vol. 36 (2) Juni 2012
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v36i2.1584

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan limbah kulit pisang (Musa spp) terhadap kotoran sapi dan kuda sebagai substrat pada proses fermentasi metanogenik yang meliputi asam lemak volatil, suhu, pH, kadar metan, dan produksi gas metan. Percobaan dilakukan dengan 2 perlakuan, yaitu P1 untuk produksi biogas dengan substrat kotoran sapi, dan P2 untuk produksi biogas dengan substrat kotoran kuda. Masing-masing perlakuan dilakukan dalam 3 level perbandingan feses terhadap kulit pisang, yaitu 100:0%, 85:15%, dan 70:30%, dan dilakukan sebanyak 3 kali ulangan dengan pengambilan sampel hari ke-10, 20, dan 30. Variabel yang diukur adalah VFA, pH, suhu, total volume gas, persentase gas metan, dan produksi metan. Perbandingan substrat (kotoran + limbah kulit pisang) dengan air masing-masing 1:1,5 untuk P1 dan 1:2 untuk P2. Pengolahan data penelitian menggunakan perhitungan analisis split-plot, beda rerata antar perlakuan diuji dengan Duncan New Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan limbah kulit pisang memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap produksi VFA, sangat nyata (P<0,01) terhadap konsentrasi gas metan dan produksi gas metan (CH4), tetapi tidak berpengaruh terhadap suhu dan pH digester. (Kata kunci: Kotoran sapi, Kotoran kuda, Limbah kulit pisang (Musa spp), Fermentasi metanogenik, Biogas)
Pengetahuan, Afeksi, dan Adopsi Pengolahan Kotoran Ternak Menjadi Kompos pada Kelompok Peternak Sapi Potong di Kabupaten Bantul Emiliana Anggriyani; F. Trisakti Haryadi; Suharjono Triatmojo
Buletin Peternakan Vol 36, No 2 (2012): Buletin Peternakan Vol. 36 (2) Juni 2012
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v36i2.1590

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan peternak tentang pembuatan kompos terhadap afeksi peternak dalam pembuatan kompos dan menganalisis pengaruh afeksi peternak terhadap adopsi inovasi kompos. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua anggota dari dua kelompok peternak sapi potong (sebagai sistem) yakni kelompok Sido Rejo dan kelompok Sido Mulyo yang memperoleh informasi mengenai inovasi kompos. Penelitian dilakukan pada bulan September sampai November 2011. Metode penelitian dilakukan dengan survei melalui wawancara kepada peternak. Pengaruh pengetahuan peternak terhadap afeksi peternak dalam pembuatan kompos, pengaruh afeksi peternak terhadap adopsi pembuatan kompos, dianalisis dengan metode regresi binomial logistik. Hasil penelitian menunjukkan peternak kelompok Sido Mulyo yang memiliki pengetahuan tinggi cenderung mempunyai afeksi positif dalam inovasi kompos (P<0,05). Peternak kelompok Sido Rejo yang memiliki afeksi yang tinggi cenderung mengadopsi pembuatan kompos (P<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan peternak mempengaruhi afeksi peternak terhadap inovasi kompos pada kelompok Sido Mulyo. Afeksi peternak berpengaruh pada adopsi inovasi kompos pada kelompok Sido Rejo.(Kata kunci: Pengetahuan, Afeksi, Adopsi, Inovasi, Kompos)
PEMANFAATAN FESES BABI (Sus sp.) SEBAGAI SUMBER GAS BIO DENGAN PENAMBAHAN AMPAS SAGU (Metroxylon spp.) PADA TARAF RASIO C/N YANG BERBEDA Daniel Yohanis Seseray; Suharjono Triatmojo; Ambar Pratiwiningrum
Buletin Peternakan Vol 36, No 3 (2012): Buletin Peternakan Vol. 36 (3) Oktober 2012
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v36i3.1630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produksi gas bio dari campuran substrat feses babi dan limbah ampas sagu dengan perlakuan waktu retensi dan taraf rasio C/N yang berbeda yang meliputi temperatur digester, volume gas bio, konsentrasi gas metan dan produksi gas metan, nilai pH, dan produksi VFA. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan bertempat di Desa Sidomulyo, Yogyakarta. Materi yang digunakan adalah 27 unit digester dengan substrat campuran feses babi, ampas sagu, air, dan cairan rumen sebagai inokulum. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis variansi pola split plot dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s new Multiple Range Test (DMRT) untuk mengetahui perbedaan antara nilai rata-rata. Data volume gas bio, konsentrasi dan produksi gas metan pada perlakuan C/N 20, 25, dan 30 berturut-turut volume gas bio 0,048; 0,049; 0,043 ml, dan konsentrasi metan 12,14; 11,08; 5,39%, serta produksi gas metan 0,0058; 0,0055; dan 0,0023 ml, ini menunjukkan bahwa produksi gas bio yang dihasilkan tidak optimal karena pH dan suhu digester juga tidak optimal yaitu rata-rata berkisar antara 5,8-7,0 dan 26,06-29,78oC. Produksi asam lemak volatil (asam asetat, propionat dan butirat) meningkat pada waktu retensi hari ke-20 dan menurun hari ke-30, pada taraf rasio C/N 20 produksi lebih tinggi di banding taraf rasio C/N 25 dan C/N 30. Disimpulkan bahwa penambahan ampas sagu pada feses babi sebagai substrat gas bio pada taraf rasio C/N 20 menghasilkan produksi gas bio yang paling baik.(Kata kunci: Produksi gas bio, Feses babi, Ampas sagu, rasio C/N)
Pengaruh Penggantian Daging Sapi dengan Daging Kerbau, Ayam dan Kelinci pada Komposisi dan Kualitas Fisik Baso Suharjono Triatmojo
Buletin Peternakan Vol 16, No 1 (1992): Buletin Peternakan Vol. 16 (1) Desember 1992
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v16i1.1740

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF
Pertumbuhan, Komposisi Karkas dan Kualitas Fisik Daging Domba Lokal pada Aras Protein Pakan yang Berbeda Suharjono Triatmojo
Buletin Peternakan Vol 14, No 2 (1990): Buletin Peternakan Vol. 14 (2) Desember 1990
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v14i2.1766

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF
Pengaruh Berat Potong dan Level Protein Pakan terhadap Kualitas Fisik dan Komposisi Kimiawi Kulit Domba Edi Suryanto; Suharjono Triatmojo; Soeparno (Soeparno)
Buletin Peternakan Vol 11, No 2 (1987): Buletin Peternakan Vol. 11 (2) September 1987
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v11i2.1796

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF
Hubungan Antara Berat Tubuh Kosong dengan Berat Bagian Non-Karkas Domba Lokal Jantan pada Beberapa Level Protein Pakan dan Berat Potong Kuncoro Wijoyo; Suharjono Triatmojo; Soeparno (Soeparno)
Buletin Peternakan Vol 11, No 2 (1987): Buletin Peternakan Vol. 11 (2) September 1987
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v11i2.1797

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF
PENGARUH PENGGUNAAN BINDER ALAMI PADA PROSES FINISHING KULIT CAKAR AYAM TERSAMAK TERHADAP KEKUATAN SOBEK DAN KETAHANAN GOSOK CAT Sri Sumarni; Suharjono Triatmojo; Nurliyani (Nurliyani)
Buletin Peternakan Vol 37, No 1 (2013): Buletin Peternakan Vol. 37 (1) Februari 2013
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v37i1.1958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari penggunaan binder alami (putih telur dan kasein dari susu sapi segar), sebagai pengganti binder paten pada proses finishing kulit cakar ayam tersamak terhadap kekuatan sobek dan ketahanan gosok cat. Bahan yang digunakan yaitu kulit cakar ayam dengan menggunakan perlakuan variasi konsentrasi binder alami, yaitu: 5, 10, dan 15% (b/v) dan dosis penggunaan: 5, 10, dan 15% (v/v) kemudian diuji kekuatan sobek dan ketahanan gosok. Data kekuatan sobek dan ketahanan gosok cat dianalisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial (3 x 3). Jika terdapat perbedaan yang nyata, uji dilanjutkan dengan Duncan’s New Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang nyata pada binder alami dengan konsentrasi 5, 10, dan 15% maupun dosis penggunaan 5, 10, dan 15% terhadap kekuatan sobek dan ketahanan gosok cat dengan kain basah, tetapi terdapat perbedaan yang nyata terhadap ketahanan gosok cat dengan kain kering. Binder alami kasein menunjukkan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) baik konsentrasi, dosis penggunaan, maupun interaksinya. Hasil uji t masing-masing bahan binder menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara bahan binder albumin, kasein, dan campuran dengan bahan binder paten Leuron E dan Compact terhadap ketahanan gosok cat dengan kain basah maupun kain kering (P<0,01) tetapi tidak terdapat perbedaan yang nyata terhadap kekuatan sobek kulit samak cakar ayam. Semua hasil pengujian ketahanan gosok cat dengan kain basah maupun kain kering terhadap binder alami memenuhi SNI 06.0996.1989. Disimpulkan bahwa penggunaan binder alami dengan konsentrasi 5, 10, dan 15% maupun dosis penggunaan 5, 10, dan 15% tidak mempengaruhi kekuatan sobek dan ketahanan gosok cat dengan kain basah, tetapi berpengaruh terhadap ketahanan gosok cat dengan kain kering.(Kata kunci: Binder alami, Binder paten, Finishing kulit cakar ayam tersamak)
Penanganan Sludge Limbah Penyamakan Kulit Dengan Biometanogen Suharjono Triatmojo
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 8, No 2 (2003): June 2003
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v8i2.2887

Abstract

This research is conducted to study the effect of anaerobic digestion on the reduction of BOD, COD, TSS, VFA, and Cr(VI) content and biogas production of industrial wastewater bearing chromium. Material used in this experiment are sludge of tannery waste and dairy cattle manure.  Splitplot design was used in this research, as mainplot is level of sludge i.e. 0, 10, 20 and 30%, and the subplot is days of digestion i.e. 0, 10,20, and 30 days, respectively.  The results of this research show that increasing level of chromium in the waste inhibit biological activity due to the toxicity of the chromium. Anaerobic digestion decreased the value of BOD, COD, TSS and Cr(VI) concentration, the value is 75.54%, 44.62%, 41.30% and 22.40%, respectively. Biogas production and VFA concentration decreased significanly after 20 days of digestion.  The conclusion is biometanogen can be used to reduce the level of pollution of organic matter and Cr(VI).  Anaerobic digestion can be used as alteranative of bioremediation of industrial wastewater bearing chromium.