Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Family Resort Dengan Konsep Ekowisata di Kabupaten Karanganyar Nurida Briliani Asianta; Diana Kesumasari; Dwi Ely Wardani
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 5, Nomor 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v5i1.51

Abstract

Kabupaten Karanganyar merupakan salah satu daerah di Provinsi Jawa Tengah yang menjadi daerah tujuan wisata, yang mana daerah ini didukung dengan kondisi dan keindahan alam yang masih alami. Pada tahun 2020 jumlah wisatawannya mencapai 309.047 pengunjung dengan tingkat penghunian hotel sebesar 24,27% dengan rata-rata lama menginap 1,08 hari. Sebagai daerah tujuan wisata perlu adanya fasilitas yang mewadahi dan menunjang aktivitas wisata. Atas dasar pemikiran tersebut, penulis mengajukan konsep perencanaan dan perancangan Family Resort Dengan Konsep Ekowisata di Kabupaten Karanganyar. Tujuan dibangunnya resort ini selain sebagai fasilitas penginapan namun juga sebagai sarana reskreasi yang ramah bagi seuruh kalangan. Konsep ekowisata dipilih agar tetap melestarikan lingkungan dan memanfaatkan sumber daya alam yang ada.
Redesain Terminal Type A Kertonegoro Ngawi Dengan Konsep Pendekatan Universal Design Cahyo Wahyu Setiawan; Diana Kesumasari; Dody Irnawan
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 5, Nomor 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v5i2.56

Abstract

Terminal tipe A Kertonegoro Ngawi merupakan salah satu terminal penumpang di Indonesia yang setiap harinya banyak kalangan yang berdatangan mulai dari anak kecil hingga difabilitas. Akan tetapi dengan banyaknya yang datang tidak didukung dengan fasilitas yang baik dan tidak mendukung untuk semua kalangan. Oleh karena iu, redesain ini bertujuan menjadikan Terminal tipe A Kertonegoro Ngawi sebagai tempat yang ramah untuk semua kalangan seperti halnya dalam Universal Design. Dalam perancangan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data yang berasal dari 2 jenis yaitu primer (studi lapangan dan wawancara) dan sekunder dengan studi literatur. Dengan redesain ini dihasilkan DesainTerminal tipe A Kertonegoro Ngawi yang ramah bagi semua kalangan. Beberapa penerapan Universal Design dapat ditemukan pada aksesibilitas ruang, dimensi ruang, kelengkapan fasilitas. Terdapat fasilitas dalam Universal Design khususnya guiding block, jalur sirkulasi yang lebar, toilet difabel di beberapa lokasi, papan informasi braille, ramp dan railing, ruang laktasi dan ruang anak-anak. Terdapat pula travelator dan lift sebagai transportasi vertikal.
Perancangan Beach Resort Di Pantai Ketawang Purworejo Dengan Pendekatan Arsitektur Ekologis Handyka Asih Nugroho; Diana Kesumasari; Lidi Wilaha
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 6, Nomor 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v6i1.61

Abstract

Desa Patutrejo mempunyai peluang yang cukup prospektif untuk pengembangan industri pariwisata. Desa Patutrejo merupakan bagian wilayah kabupaten Purworejo. Keindahan pantai Ketawang dapat menjadi daya tarik wisatawan yang datang. Tujuan perancangan ini adalah untuk merancang Beach resort di Pantai Ketawang dengan pendekatan Arsitektur Ekologi sebagai fasilitas pendukung wisata pantai agar menarik bagi pengunjung dan dapat mengangkat citra Pantai Ketawang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatih dengan data primer melalui metode observasi dan dokumentasi, dan data sekunder melalui metode pustaka. Prosedur perancangan melalui tahapan analisis perancangan, kosep perancangan, transformasi deasin, desain. Oleh karenanya dipilahlah pantai ketawang sebagai tempat pembangunan fasilitas penginapan dengan desain bagunan yang unik seperti segitiga dan banyak bukan. Selain itu unsur ekologis diterapkan dengan menjaga kelestarian alam yang ada.
Redesain Terminal Bus Type B Palur Karanganyar Dengan Pendekatan Arsitektur Hijau Denki Lukmanto; Diana Kesumasari; Binti Karomah
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 6, Nomor 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v6i2.69

Abstract

Terminal Bus Palur Karanganyar merupakan salah satu terminal Type C yang berada di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Terminal ini mempunyai banyak potensi antara lain terminal ini termasuk ke dalam rute Bus Batik Trans Solo (BST), lokasinya dekat dengan jalan raya utama Solo-Ngawi dan penghubung Terminal Tirtonadi dengan Terminal Karangpandan. Pada perkembangannya, terminal ini mempunyai beberapa permasalahan seperti air meluap ketika hujan, kurangnya lahan hijau, kondisi bangunan yang mulai rusak, ruang tunggu penumpang yang kurang memadai, serta tidak adanya pembeda jalur sirkulasi pejalan kaki dan kendaraan. Dari permasalahan di atas, diperlukan redesain Terminal Bus Type B Palur Karanganyar dengan Pendekatan Arsitektur Hijau. Perancangan ini menggunakan metode secara deskriptif dan kualitatif. Langkah yang digunakan meliputi: pengumpulan data, menganalisis data dengan cermat berdasarkan standar dan membuat kesimpulan. Hasil perancangan ini adalah Terminal Bus Palur Karanganyar yang dapat mengoptimalkan aktivitas pengguna, efisien energi, ramah lingkungan dan tidak meninggalkan ciri khas daerah lokasi.
Redesain Pasar Tradisional Jongke Surakarta Dengan Pendekatan Arsitektur Universal Design Agung Bayu Prakoso; Diana Kesumasari; Binti Karomah
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 7, Nomor 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v7i1.71

Abstract

Berdasarkan studi di pasar Jongke, ditemukan bahwa pasar tersebut belum memenuhi standar Universal Design sesuai peraturan Menteri PUPR No. 14 tahun 2017. Perancangan ini bertujuan untuk meredesain pasar Jongke agar inklusif bagi semua golongan dengan pendekatan arsitektur Universal Design. Metode yang digunakan adalah deskriptif yaitu mengamati dan mendeskripsikan fenomena di lokasi penelitian secara kualitatif. Data kualitatif diperoleh dari pengumpulan data primer melalui survei lapangan dan data sekunder melalui studi literasi jurnal dan buku. Prosedur perancangan dimulai dari tahapan analisis perancangan, tahapan konsep perancangan, tahapan transformasi bentuk, dan tahapan desain. Hasil dari perancangan ini mencakup (1) kesetaraan penggunaan ruang, (2) keselamatan dan keamanan bagi semua, (3) kemudahan akses tanpa hambatan, (4) kemudahan akses informasi, (5) kemandirian penggunaan ruang, (6) efisiensi upaya pengguna, dan (7) kesesuaian ukuran dan ruang. Yang tercermin pada desain seperti fasilitas ramp, travelator, guiding block, papan penunjuk braille, toilet disabilitas, dan sirkulasi pada lorong pasar.
Perancangan Gedung Pertunjukan Sasono Bhavana Dengan Penekanan Universal Design di Surakarta Razzaq Ananda; Dwi Ely Wardani; Diana Kesumasari
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 7, Nomor 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v7i1.73

Abstract

Dalam perkembangan budaya di Surakarta, terdapat kebutuhan akan fasilitas yang mendukung pelestarian budaya melalui gedung pertunjukan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Gedung Pertunjukan Sasono Bhavana dengan pendekatan Universal Design yang mengedepankan aksesibilitas untuk semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi dan analisis. Hasil desain menekankan aksesibilitas pada fasilitas publik dan pertunjukan. Kesimpulan menunjukkan penerapan Universal Design dapat memperluas partisipasi budaya secara inklusif.
Redesain Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP IT) Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas Kabupaten Klaten Dengan Pendekatan Arsitektur Modern Slamet; Diana Kesumasari; Dwi Ely Wardani
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 7, Nomor 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v7i1.74

Abstract

SMP IT Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas, adalah salah satu Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu yang berada di Kabupaten Klaten. Sebagaimana tujuan didirikannya lembaga pendidikan terpadu adalah untuk membekali peserta didik dengan ilmu agama (Islam) dan juga ilmu pengetahuan umum. Maka, untuk mendukung terwujudnya tujuan yang diharapkan tersebut, diperlukanlah upaya redesain bangunan SMP IT Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas. Dalam perancangan menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan sumber data yang berasal dari dua jenis, yaitu primer (hasil studi lapangan dan wawancara) dan sekunder, dari berbagai literatur penunjang. Dengan redesain ini dihasilkan desain SMP IT Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas dengan konsep arsitektur modern, yang mengutamakan fungsi, berbentuk sederhana, minim dengan ornamen, dengan prinsip fungsional dan efisien.
Surakarta Convention Center Dengan Pendekatan Arsitektur Cubism Septian Yahya Kurniawan; Diana Kesumasari; Lidi Wilaha
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 7, Nomor 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v7i2.75

Abstract

Surakarta memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition), namun belum didukung oleh fasilitas khusus yang representatif. Penelitian ini bertujuan merancang Surakarta Convention Center dengan pendekatan Arsitektur Cubism sebagai solusi kebutuhan ruang MICE berskala nasional hingga internasional. Metodologi yang digunakan meliputi pengumpulan data primer dan sekunder, analisis tapak, analisis aktivitas, serta analisis bentuk dan sistem bangunan yang kemudian ditransformasikan ke dalam konsep desain. Hasil perancangan menunjukkan penerapan prinsip Arsitektur Cubism melalui komposisi bentuk geometris, penggunaan material transparan, serta optimalisasi pencahayaan alami yang membentuk kesatuan ruang. Desain ini menghasilkan tata massa dan zonasi yang responsif terhadap kebisingan, sirkulasi, dan orientasi matahari, sehingga mendukung fungsi konvensi dan pameran secara optimal.
Redesain Terminal Karangpandan Tipe C Ke Tipe B Dengan Pendekatan Arsitektur Kontemporer Angga Syaiful Huda; Diana Kesumasari; Binti Karomah
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 7, Nomor 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v7i2.77

Abstract

Penelitian ini bertujuan meredesain Terminal Karangpandan dari tipe C menjadi tipe B guna meningkatkan kapasitas pelayanan, kelengkapan fasilitas, serta kualitas kenyamanan dan keamanan penumpang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data primer (observasi lapangan dan wawancara pengelola) serta data sekunder (studi literatur dan regulasi terkait terminal penumpang). Hasil analisis menunjukkan adanya keterbatasan kapasitas parkir, kurangnya fasilitas penunjang, serta ketidakteraturan sirkulasi kendaraan dan penumpang. Perancangan menghasilkan penataan ulang zonasi sesuai standar terminal tipe B, penambahan fasilitas pelayanan, pengaturan sirkulasi yang lebih terstruktur, serta penerapan pendekatan arsitektur kontemporer melalui bentuk ekspresif, fasad transparan, penggunaan secondary skin, dan eksplorasi elemen lansekap. Redesain ini diharapkan mampu meningkatkan fungsi, kapasitas, serta citra visual terminal sebagai fasilitas publik yang representatif di Kabupaten Karanganyar.
Perancangan Galeri Seni dan Budaya di Kota Surakarta Dengan Pendekatan Arsitektur Inklusif Mohammad Azis Amirrudin; Diana Kesumasari; Vivi Kurnia Putri
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 7, Nomor 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v7i2.78

Abstract

Perancangan Galeri Seni dan Budaya di Kota Surakarta dilatarbelakangi oleh terbatasnya fasilitas galeri yang representatif dan aksesibel bagi penyandang disabilitas, meskipun kota ini telah ditetapkan sebagai Kota Kreatif UNESCO 2023. Penelitian ini bertujuan merancang galeri dengan pendekatan arsitektur inklusif yang mampu mengakomodasi keberagaman pengguna. Metode yang digunakan adalah metode campuran melalui studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara dengan pelaku seni serta komunitas difabel. Hasil perancangan menunjukkan bangunan dengan organisasi ruang hybrid berpusat pada atrium sebagai jangkar orientasi, zoning publik–privat yang jelas, sistem sirkulasi inklusif, serta penerapan fasilitas aksesibilitas seperti ramp, lift difabel, hearing loop system, dan jalur evakuasi inklusif. Desain ini tidak hanya memenuhi standar teknis aksesibilitas, tetapi juga mendorong interaksi sosial dan partisipasi setara dalam aktivitas seni dan budaya di Surakarta.