Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PEMBENTUKAN KOMUNIKASI WORD OF MOUTH MELALUI KUALITAS PELAYANAN DAN TRUST PELANGGAN TOKO SWALAYAN Salamatun Asakdiyah; Deny Ismanto
BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal Vol 14, No 02 (2017)
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/blc.v14i02.1316

Abstract

ABSTRACT   This research aimed to test influence between service quality, customer trust also interaction between service quality and customer trust in the building of word of mouth communication of supermarket. This research efforted in Pamella Supermarket in Yogyakarta. Sample categorized with sampling convenience method and purposive sampling. Data collection efforted by giving list of question to the respondent that is contains about service quality, customer trust and word of mouth communication this research use moderator Regression Analysis. In the other side, T test and F test are used to test asked hypothesis.This result of partially regression coefficient test with T test shows that service quality, customer trust also interaction between them influence significantly to word of mouth communications. In the other side coefficient regression with F test’s result shows that variables of service quality, customer trust also interaction between them both influence to word of mouth communication. Variable of service quality, customer trust also interaction between them are able to explain word of mouth communication variable up 81% and the rest is 19% caused by another variable that is not included in the research model.Keyword : Service Quality, Customer Trust and Word of Mouth Communication.Correspondence to : salamatun_2009@yahoo.com  ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas pelayanan, trust pelanggan serta interaksi antara kualitas pelayanan dan trust pelanggan dalam pembentukan komunikasi word of mouth. Penelitian dilakukan pada Pamella Swalayan di Kota Yogyakarta. Sampel ditentukan dengan metode convenience sampling dan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan daftar pertanyaan kepada responden yang berisi tentang kualitas pelayanan, trust pelanggan serta komunikasi word of mouth. Alat analisis yang digunakan adalah Analisis Regresi Moderator. Sedangkan untuk menguji hipotesis yang dikemukakan digunakan uji t dan uji F. Uji t digunakan untuk menguji koefisien regresi secara parsial dan uji F digunakan untuk menguji koefisien regresi secara serempak (bersama-sama). Sedangkan untuk mengetahui seberapa besar variabel-variabel kualitas pelayanan, trust pelanggan serta interaksi antara kualitas pelayanan dan trust pelanggan mampu menjelaskan variabel komunikasi word of mouth digunakan analisis koefisien determinasi.Hasil pengujian koefisien regresi secara parsial dengan uji t menunjukkan bahwa kualitas pelayanan, trust pelanggan serta interaksi antara kualitas pelayanan dengan trust pelanggan secara signifikan mempengaruhi komunikasi word of mouth.Sedangkan hasil pengujian koefisien regresi secara bersama-sama menunjukkan bahwa varaibel kualitas pelayanan, trust pelanggan serta interaksi antara kualitas pelayanan dengan trust pelanggan secara bersama-sama berpengaruh terhadap komunikasi word of mouth. Variabel-variabel kualitas pelayanan, trust pelanggan serta interaksi antara kualitas pelayanan dengan trust pelanggan mampu menjelaskan variabel komunikasi word of mouth sebesar 81%, dan sisanya sebesar 19% disebabkan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian.Kata Kunci     :Kualitas Pelayanan, Trust Pelanggan, dan KomunikasiWord of MouthKorespondensi : salamatun_2009@yahoo.com
MODEL TRANSFORMASI DIGITAL KOPERASI DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING DAN KINERJA KEUANGAN ANGGOTA PADA ERA EKONOMI DIGITAL DI KULONPROGO YOGYAKARTA Bambang Jatmiko; Titi Laras; Alek Murtin; Deny Ismanto; Sukardi Sukardi; Nabiel Arieq Gibran; Jati Kurnia Sandy
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 11 (2026): April 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ekonomi digital telah mendorong transformasi dalam berbagai sektor ekonomi, termasuk koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan di Indonesia. Namun, banyak koperasi masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya pemanfaatan teknologi digital, keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, serta lemahnya sistem pengelolaan keuangan berbasis teknologi. Kondisi ini juga terjadi di Kabupaten Kulon Progo yang memiliki sekitar 399 koperasi, namun sebagian di antaranya belum aktif dan terdapat 25 koperasi dalam kondisi pasif serta 138 koperasi tidak rutin melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Kondisi tersebut menunjukkan masih terbatasnya tata kelola dan adaptasi koperasi terhadap perkembangan teknologi digital. Di sisi lain, koperasi di daerah ini memiliki potensi ekonomi yang cukup besar dengan anggota mencapai lebih dari 80.000 orang, sehingga transformasi digital menjadi strategi penting untuk meningkatkan daya saing koperasi serta kinerja keuangan anggota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transformasi digital terhadap peningkatan daya saing koperasi dan kinerja keuangan anggota. Selain itu, penelitian ini juga menguji hubungan antara pemanfaatan teknologi digital, inovasi layanan koperasi, serta penguatan kapasitas pengelola dalam mendorong kinerja keuangan anggota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori. Objek penelitian adalah koperasi yang telah menjalankan aktivitas usaha berbasis layanan anggota. Data penelitian diperoleh melalui metode survei dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 120 responden yang merupakan anggota koperasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hubungan antar variabel dalam model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan daya saing koperasi. Selain itu, daya saing koperasi juga terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja keuangan anggota. Temuan lainnya menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital mampu meningkatkan efisiensi layanan koperasi, memperluas akses pasar, serta memperkuat sistem pengelolaan keuangan anggota secara lebih transparan dan akuntabel. Secara teoritis, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan literatur mengenai transformasi digital dalam organisasi koperasi dan hubungannya dengan peningkatan kinerja ekonomi anggota. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi pengelola koperasi dan pembuat kebijakan untuk mendorong penerapan transformasi digital sebagai strategi dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan koperasi di era ekonomi digital