Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Etnobotani Tanaman Capsicum frutescens L. di Desa Magekapa, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende Maria Nona Elci Lele; Yohanes Boli Tematan; Yohanes Bare
SPIZAETUS: JURNAL BIOLOGI DAN PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 4, No 1 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i1.92

Abstract

Capsicum frutescens L merupakan salah satu jenis buah yang banyak dibudidayakan oleh petani Indonesia karena memiliki harga jual yang tinggi dan memiliki beberapa manfaat kesehatan. Masyarakat Kabupaten Ende menggunakan Capsicum frutescens L. sebagai salah satu bumbu dapur. Selain itu, mereka juga memanfaatkan Capsicum frutescens L. sebagai obat bisul, demam, anti parasite, antitussive, dan anti inflamasi. Pengetahuan lokal tersebut belum teruji secara ilmiah karena masyarakat hanya mempercayai pada hasil yang diperoleh. Pengetahuan yang diperoleh hanya diwariskan secara turun temurun pada suatu kelompok masyarakat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengetahuan etnobotani tanaman Capsicum frutescens L di Desa Magekapa, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende. Metode yang digunakan adalah wawancara terstruktur. Hasil penelitian menunjukan bahwa masyarakat Desa Magekapa, Kecamatan Maukaro memanfaatkan daun cabai sebagai bahan untuk pengobatan bisul dan menurunkan panas.
Analisis Kepadatan Populasi dan Pola Penyebaran Pomacae canaliculata L. di Persawahan Desa Konga Kecamatan Titehena Kabupaten Flores Timur Elisabeth Vandrina Anggi Buan; Yohanes Boli Tematan; Sukarman Hadi Jaya Putra
SPIZAETUS: JURNAL BIOLOGI DAN PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 4, No 2 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i2.126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan populasi  dan pola penyebaran Pomacea canaliculata L. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-April tahun 2021 bertempat di persawahan Desa Konga. Penelitian menggunakan metode survey dan iventarisir dengan rancangan line transek yang dilakukan di lima (5) stasiun dan  setiap line transek ditempatkan  plot 2 x 2 m dan total plot pengamatan sebanyak 100 buah. Total keseluruhan yang ditemukan 978 individu dengan kepadatan populasi Pomacae canikulata L 2,45 dengan nilai indeks morisitas berkisaran antara  2–5 individu/m2 yang masuk dalan kategori jarang. Pola penyebaran Pomacae canikukata L sebesar 0,99 dengan indeks morisitas (Id <1) yang masuk dalam kategori teratur. Dari 5 stasiun yang diamati kepadatan populasi dan pola penyebaran  tertinggi terdapat pada stasiun V, hal ini dikarenakan lokasinya dekat muara sungai dan memiliki topografi yang lebih rendah sehingga memiliki ketersediaa makanan cukup melimpah dengan demikian siklus perkembangbiakan akan lebih singkat. Sedangkan stasiun terendah terdapat pada stasiun III hal ini dikarenakan lokasinya memilki topografi yang lebih tinggi sehingga Pomacae canikulata L mudah terbawa air menuju dataran rendah dan Pomacae canikulata L yang berada pada permukaan lebih rendah tidak dapat menjangkau pada lokasi ini.  Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kepadatan populasi Pomacae canikulata L  di persawahan Desa Konga memiliki kategori jarang dengan pola penyebran dengan distribusi teratur (Id<1).