Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Mengembangkan Kecerdasan Logika Matematika Anak Melalui Permainan Kartu di Paud Permata Dewi Astuti; Eva Margaretha Saragih; Nova Eliza Silaen
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.8241

Abstract

Kecerdasan Logika Matematika adalah kemampuan anak dalam mengklasifikasikan benda  berdasarkan  bentuk,  ukuran,  mengelompokkan  2  variasi,  dan  mengenal  pola. Kecerdasan Logika Matematika merupakan kemampuan anak dalam mengolah angka dan kemahiran dalam menggunakan logika. Permainan kartu angka dan bentuk terbuat dari loyang yang berbahan alumunium ditulis dengan spidol permanen, gelas kaca, air putih, pewarna makanan dan disediakan karton yang berbentuk kartu ditulis dengan angka dan bentuk geometri. Anak pada pengabdian ini anak paud berumur 3-5 tahun pada Paud Permata. Permasalahan yang terjadi di Paud Permata Kisaran Kabupaten Asahan pada saat pembelajaran berlangsung tentang logis matematis terlalu  berpusat  kepada  menulis  angka  secara  berulang,  sehingga membuat  anak  merasa bosan dan tidak memahami apa yang ditulisnya dan anak juga tidak paham bahwa sebenarnya bukan hanya angka yang ada di dalam logis matematis tetapi juga berupa mengklasifikasikan benda berdasarkan bentuk, ukuran, mengelompokkan 2 variasi, juga mengenal pola. Selain itu pembelajaran untuk mengembangkan logis matematis tidak menggunakan media, karena kurangnya media-media di dalam sentra tentang logis matematis, sehingga semakin membuat anak tidak memahami pembelajaran tentang logis matematis. Pengabdian ini  mengunakan  metode  deskriptif kualitatif dengan jenis tindakan kelas, dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah seluruh anak  Paud Permata  usia 3-5  tahun  yang berjumlah  15 orang anak  di antaranya 5 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan unjuk kerja. Kegiatan permainan kartu pada pengabdian ini dilakukan dengan cara yaitu: 1) menyanyikan lagu, 2) memberi contoh memainkan kartu, 3) membuat aturan permainan kartu, 4) memainkan kartu angka dan bentuk yang di maksud dalam pengabdian. Hasil yang diperoleh tentang kecerdasan logis matematis anak telah berkembang, dan mematuhi peraturan permainan, dengan mendapatkan 3 atau 4 bintang sebanyak 12 orang anak dan diberikan hadiah.
MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI PELATIHAN MENULIS KALIGRAFI DI DESA PAHANG Wan Nurul Atikah Nasution; Eva Margaretha Saragih; Farhan Gunawan; Kheni Setia
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i2.2458

Abstract

Abstract : This community service aims to explore how calligraphy writing training can increase children's creativity, as well as analyze the factors that contribute to the success of the training. The team in this service is a team of lecturers, as well as KKNT students of the Faculty of Teacher Training and Education, Asahan University. This service was carried out in Pahang Village, Talawi District, Batubara Regency, North Sumatra, involving 19 children aged 7-10 years. The method used in this community service activity is the training method, the team previously carried out the preparation stage and then the training implementation stage, as well as the results found. The results obtained are that the calligraphy writing training in Pahang Village has succeeded in increasing the creativity of the children involved. From the data collected before and after the training, there was a significant increase in the ability to express creative ideas. Keywords: writing training, children's creativity, village service Abstrak: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pelatihan menulis kaligrafi dapat meningkatkan kreativitas anak, serta menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan pelatihan. Tim dalam pengabdian ini adalah tim dosen, serta mahasiswa KKNT Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Asahan. Pelayanan ini dilaksanakan di Desa Pahang, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batotaka, Sumatera Utara, melibatkan 19 anak usia 7-10 tahun. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode pelatihan, tim sebelumnya melakukan tahap persiapan dan kemudian tahap pelaksanaan pelatihan, serta hasil yang ditemukan. Hasil yang diperoleh adalah pelatihan menulis kaligrafi di Desa Pahang berhasil meningkatkan kreativitas anak-anak yang terlibat. Dari data yang dikumpulkan sebelum dan sesudah pelatihan, terjadi peningkatan yang signifikan dalam kemampuan mengekspresikan ide-ide kreatif. Kata Kunci: pelatihan menulis, kreativitas anak, pengabdian desa