Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Mengembangkan Kecerdasan Logika Matematika Anak Melalui Permainan Kartu di Paud Permata Dewi Astuti; Eva Margaretha Saragih; Nova Eliza Silaen
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.8241

Abstract

Kecerdasan Logika Matematika adalah kemampuan anak dalam mengklasifikasikan benda  berdasarkan  bentuk,  ukuran,  mengelompokkan  2  variasi,  dan  mengenal  pola. Kecerdasan Logika Matematika merupakan kemampuan anak dalam mengolah angka dan kemahiran dalam menggunakan logika. Permainan kartu angka dan bentuk terbuat dari loyang yang berbahan alumunium ditulis dengan spidol permanen, gelas kaca, air putih, pewarna makanan dan disediakan karton yang berbentuk kartu ditulis dengan angka dan bentuk geometri. Anak pada pengabdian ini anak paud berumur 3-5 tahun pada Paud Permata. Permasalahan yang terjadi di Paud Permata Kisaran Kabupaten Asahan pada saat pembelajaran berlangsung tentang logis matematis terlalu  berpusat  kepada  menulis  angka  secara  berulang,  sehingga membuat  anak  merasa bosan dan tidak memahami apa yang ditulisnya dan anak juga tidak paham bahwa sebenarnya bukan hanya angka yang ada di dalam logis matematis tetapi juga berupa mengklasifikasikan benda berdasarkan bentuk, ukuran, mengelompokkan 2 variasi, juga mengenal pola. Selain itu pembelajaran untuk mengembangkan logis matematis tidak menggunakan media, karena kurangnya media-media di dalam sentra tentang logis matematis, sehingga semakin membuat anak tidak memahami pembelajaran tentang logis matematis. Pengabdian ini  mengunakan  metode  deskriptif kualitatif dengan jenis tindakan kelas, dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah seluruh anak  Paud Permata  usia 3-5  tahun  yang berjumlah  15 orang anak  di antaranya 5 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan unjuk kerja. Kegiatan permainan kartu pada pengabdian ini dilakukan dengan cara yaitu: 1) menyanyikan lagu, 2) memberi contoh memainkan kartu, 3) membuat aturan permainan kartu, 4) memainkan kartu angka dan bentuk yang di maksud dalam pengabdian. Hasil yang diperoleh tentang kecerdasan logis matematis anak telah berkembang, dan mematuhi peraturan permainan, dengan mendapatkan 3 atau 4 bintang sebanyak 12 orang anak dan diberikan hadiah.
MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI PELATIHAN MENULIS KALIGRAFI DI DESA PAHANG Wan Nurul Atikah Nasution; Eva Margaretha Saragih; Farhan Gunawan; Kheni Setia
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i2.2458

Abstract

Abstract : This community service aims to explore how calligraphy writing training can increase children's creativity, as well as analyze the factors that contribute to the success of the training. The team in this service is a team of lecturers, as well as KKNT students of the Faculty of Teacher Training and Education, Asahan University. This service was carried out in Pahang Village, Talawi District, Batubara Regency, North Sumatra, involving 19 children aged 7-10 years. The method used in this community service activity is the training method, the team previously carried out the preparation stage and then the training implementation stage, as well as the results found. The results obtained are that the calligraphy writing training in Pahang Village has succeeded in increasing the creativity of the children involved. From the data collected before and after the training, there was a significant increase in the ability to express creative ideas. Keywords: writing training, children's creativity, village service Abstrak: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pelatihan menulis kaligrafi dapat meningkatkan kreativitas anak, serta menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan pelatihan. Tim dalam pengabdian ini adalah tim dosen, serta mahasiswa KKNT Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Asahan. Pelayanan ini dilaksanakan di Desa Pahang, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batotaka, Sumatera Utara, melibatkan 19 anak usia 7-10 tahun. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode pelatihan, tim sebelumnya melakukan tahap persiapan dan kemudian tahap pelaksanaan pelatihan, serta hasil yang ditemukan. Hasil yang diperoleh adalah pelatihan menulis kaligrafi di Desa Pahang berhasil meningkatkan kreativitas anak-anak yang terlibat. Dari data yang dikumpulkan sebelum dan sesudah pelatihan, terjadi peningkatan yang signifikan dalam kemampuan mengekspresikan ide-ide kreatif. Kata Kunci: pelatihan menulis, kreativitas anak, pengabdian desa 
PELATIHAN APLIKASI PhET SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BAGI GURU SEKOLAH DASAR (SD) Sri Rahmah Dewi Saragih; Eva Margaretha Saragih; Amanda Rizky Aulia Putri; Juni Yanti; Miftahul Husna Sirait; Eukaristo Sotar Duga Purba
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v6i1.6401

Abstract

Abstract: This study aims to describe the use of Physics Education Technology (PhET) applications as interactive learning tools for elementary school students. Science education at the elementary level often faces challenges because many concepts are abstract and difficult for children to understand. To overcome this, this study uses two approaches that include the planning stage, selection of suitable simulations, and implementation of PhET in the classroom. This approach also involves the process of observation, assessment of concept understanding, and analysis of student responses to the learning methods used. The researcher used a descriptive qualitative method by observing directly, conducting interviews with teachers, and administering simple formative tests. The results of the study show that the use of PhET can help children understand abstract mathematical concepts, such as the relationship between fractions and decimals, through interactive visualizations and digital object manipulation. In addition, students also showed an increase in learning motivation, curiosity, and activity in discussions. Thus, the PhET application can be an innovative and effective learning medium in improving the quality of mathematics learning at the elementary school level. Keywords: Interactivity, Mathematics, PhET Learning Media, Elementary School, Simulation.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penggunaan aplikasi Physics Education Technology (PhET) sebagai sarana pembelajaran interaktif bagi siswa Sekolah Dasar. Pembelajaran sains di tingkat dasar sering kali menghadapi tantangan karena banyak konsep yang bersifat abstrak dan susah dipahami oleh anak-anak. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini menggunakan dua pendekatan yang mencakup tahap perencanaan, pemilihan simulasi yang cocok, serta penerapan PhET dalam kelas. Pendekatan ini juga melibatkan proses observasi, penilaian pemahaman konsep, serta analisis respons siswa terhadap metode pembelajaran yang digunakan. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan cara mengamati langsung, melakukan wawancara dengan guru, serta memberikan tes formatif sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan PhET dapat membantu anak-anak memahami konsep matematika yang abstrak, seperti hubungan antara pecahan dan desimal, melalui visualisasi yang interaktif dan manipulasi objek digital. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan motivasi belajar, rasa ingin tahu, dan keaktifan dalam berdiskusi. Dengan demikian, aplikasi PhET dapat menjadi media pembelajaran yang inovatif dan efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di tingkat Sekolah Dasar. Kata Kunci: Interaktivitas, Matematika, Media Pembelajaran PhET, Sekolah Dasar, Simulasi.
The Influence of The Use of Canva-Based Video Learning Media on The Mathematical Problem-Solving Ability of Class XII Students of SMA Negeri 1 Air Joman Dewi Astuti; Eva Margaretha Saragih; Nova Eliza Silaen
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v10i1.21555

Abstract

This research aims to determine the effect of using Canva-based video learning media on the mathematical problem solving abilities of class XII students at SMA Negeri 1 Air Joman. This type of research is quasi-experimental with a two-group pretest and posttest research design. The population in this study were all students of class XII Science consisting of 3 classes. The research samples used were 2 classes (Class XII IPA-2 and XII IPA-3) with 30 students in each class. In class XII IPA-3 was an experimental class using Canva-based learning video media and in class XII-2 as a control class without using Canva-based learning video media. After the learning was completed, a posttest was obtained with an average result for the experimental class of 80.5 and the control class of 76.4. The t-test results obtained t_count (3.774)> t_table (2.001). H_a is accepted, thus there is a positive and significant influence in the use of Canva-based video learning media on the mathematical problem-solving abilities of class XII students at SMA Negeri 1 Air Joman.