Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Efektivitas Pembelajaran Menggunakan Google Classroom Terhadap Self Efficacy Siswa SMP Negeri 1 Kisaran Sri Rafiqoh; Dewi Astuti
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i1.537

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pembelajaran yang menggunakan Google Classroom terhadap Self Efficacy siswa SMP Negeri 1 Kisaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket. Subjek pada penelitian ini adalah kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Kisaran. Penelitian ini memperoleh hasil angket Self Efficacy siswa sebesar 78,8% dengan kategori efektif, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan Google Classroom terhadap Self Efficacy siswa SMP Negeri 1 Kisaran adalah efektif untuk digunakan dalam pembelajaran.
Efektivitas Study For Home Dengan Menggunakan Cisco Webex Dengan Bantuan Aplikasi Software Maple Ditinjau Dari Kemampuan Self-Efficacy Pada Materi Integral Siswa Kelas XI SMA Swasta Daerah Air Joman Tahun Pelajaran 2020/2021 Jiha Nova Sari; Anim Anim; Dewi Astuti; Anil Hakim Syofra
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v10i1.11329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas siswa dalam study for home dengan menggunakan Cisco Webex dengan bantuan aplikasi software Maple ditinjau dari kemampuan self-efficacy pada materi Integral kelas XI IPA-1 SMA Swasta Daerah Air Joman Tahun Ajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sampel penelitian ini menggunakan menggunakan objek. Objek yang didapat peneliti berdasarkan Random Sampling. Instrumen pada penelitian ini menggunakan angket self-efficacy yang terdiri dari 36 pernyataan. Angket yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada 3 indikator dari kemampuan self-efficacy. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Random Sampling. Setelah pembelajaran selesai diberikan, diperoleh hasil angket self-efficacy siswa dengan hasil rata-rata kelas 67,4% dengan kategori “cukup efektif”untuk dilakukan di sekolah SMA Swasta Daerah Air Joman Tahun Ajaran 2021/2022.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KONEKSI MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 AIR JOMAN Dewi Astuti
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 3, No 2 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.281 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v3i2.478

Abstract

Abstract This research was conducted based on the fact that there was a lack in student’s mathematical connection ability. The aim of this research was to examine the enhancement of student’s mathematical connection ability by Alberta model inquiry learning. This research used nonequivalent control group design. Population of this research was all engineering faculty UNA, and the samples were two classes selected by using purposive sampling technique, in which they were used as an experimental class and control class. The experimental class was treated by Alberta Model inquiry learning and control class by conventional learning. Instruments used in this research were mathematics connection ability test and observation sheet. Results showed that student’s mathematical connection ability enhancement in students received Alberta model inquiry learning was better than students who received conventional learning. Keywords: Inquiry Learning of Alberta Model, Mathematical Connection Ability 
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI SPLTV MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASE LEARNING (PBL) BERBASIS STEM Ely Syafitri; Sahat Saragih; E. Elvis Napitupulu; Elfira Rahmadani; Dewi Astuti
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 6, No 2 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jmp.v6i2.2440

Abstract

 AbstractThis study aims to analyze students' critical thinking skills on SPLTV material through a Problem Based Learning model based on Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). The type of research used is descriptive qualitative. The research instrument used a test method in the form of critical thinking description questions to analyze the achievement of critical thinking skills and a questionnaire to determine student responses to the implementation of STEM-based PBL on SPLTV material. Research results students have been able to solve problems with a complete score of 73% and reach indicators of critical thinking skills, namely: the ability to generalize, the ability to identify, the ability to formulate problems into mathematical models, the ability to deduce using principles and the ability to provide further explanations. There were 8 students or 27% in the incomplete category and did not reach the indicators of critical thinking skills in working on the questions. Meanwhile, based on the student response questionnaire, it shows that the student response questionnaire with an average percentage of 80.68%, so it can be concluded that students gave a positive response to the implementation of STEM-based PBL learning on SVLTP material with a reliability of 0.82. Student responses at the time of the interview showed that learning with the STEM-based PBL model is a new model and has never been applied by teachers in learning Keywords:  Critical Thinking Analysis, STEM-Based  PBL, SVLTP AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa pada materi SPLTV melalui model Problem Based Learning berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Jenis penelitian yang digunakan adalah  kualitatif deskriptif. Instrumen penelitian menggunakan metode tes berupa soal uraian berpikir kritis untuk menganalisis ketercapaian kemampuan berpikir kritis dan angket untuk mengetahui respon siswa terhadap implementasi PBL berbasis STEM pada materi SPLTV. Hasil Penelitian siswa sudah mampu menyelesaikan soal dengan nilai tuntas 73% dan mencapai indikator kemampuan berpikir kritis yaitu : kemampuan menggeneralisasi, kemampuan mengidentifikasi, kemampuan merumuskan masalah ke model matematika, kemampuan mendeduksi dengan menggunakan prinsip dan kemampuan memberikan penjelasan lebih lanjut. Terdapat 8 orang siswa atau 27% dalam kategori tidak tuntas dan tidak mencapai indikator kemampuan berpikir kritis dalam mengerjakan soal. Sementara berdasarkan angket respon siswa menunjukkan  bahwa angket respon siswa dengan persentase rata-rata 80,68%, sehingga dapat disimpulkan bahwa siswa memberikan respon positif terhadap implementasi pembelajaran model PBL berbasis STEM pada materi SVLTP dengan reliabititas sebesar 0,82. Tanggapan siswa pada saat wawancara menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model PBL berbasis STEM merupakan model yang baru dan belum pernah diterapkan guru pada pembelajaran Kata Kunci : Analisis Berpikir Kritis, PBL Berbasis STEM, SVLTP
Pengaruh Pembelajaran Dengan Media Komik Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Di Kelas VIII SMP Negeri 1 Kisaran Eva Margaretha Saragih; Nova Eliza Silaen; Dewi Astuti
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i2.608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran dengan media komik terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa di kelas VIII SMP Negeri 1 Kisaran. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian two group pretest dan posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII-A dan VIII B masing-masing sebanyak 26 siswa. Setelah pembelajaran selesai diberikan, diperoleh posttest dengan hasil rata-rata kelas eksperimen 80,81 dan kelas kontrol 69,385. Hasil uji t diperoleh thitung = 6,442 > ttabel = 1,67 maka Ha diterima, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pembelajaran dengan media komik terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa di kelas VIII SMP Negeri 1 Kisaran.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Siswa Melalui Pembelajaran Discovery Learning Pada Kurikulum 2013 Kelas X di SMA Negeri 1 Air Joman Dewi Astuti; Ely Syafitri
Jurnal MathEducation Nusantara Vol 2, No 2 (2019): July 2019
Publisher : Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.498 KB) | DOI: 10.32696/jmn.v2i2.81

Abstract

Penelitian berjenis kuasi eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis  yang terjadi pada siswa yang diberi pembelajaran discovery learning pada kurikulum 2013 dan pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Air Joman Kabupaten Asahan dengan sampel siswa dari dua kelas X masing-masing X-2 dan X-3.  Kemampuan awal matematika siswa digolongkan sesuai dengan nilai rapot. Instrumen yang digunakan dengan tes kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang diajar dengan pembelajaran discovery learning pada kurikulum 2013 memiliki peningkatan kemampuan berpikir kritis yang lebih tinggi daripada siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional.  Ini terlihat dari rata-rata N-gain yang diperoleh di kelas eksperimen sebesar 0,13 sedangkan N-Gain kelas kontrol sebesar 0,12. Adapun interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal diketahui bahwa faktor tersebut tidak memberikan kontribusi secara bersamaan pada peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Ditinjau Dari Kemampuan Penalaran Matematika di Kelas VI Mis Al Washliyah Pasar Lembu Dewi Astuti; Ely Syafitri
Jurnal MathEducation Nusantara Vol 4, No 2 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.275 KB) | DOI: 10.32696/jmn.v4i2.156

Abstract

Pengaruh Model Pembelajaran Quiz Team terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Siswa pada SMP Eva Margaretha Saragih; Dewi Astuti; Nova Eliza Silaen
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quiz Team terhadap kemampuan literasi numerasi siswa pada kelas VII SMP Negeri 1 Kisaran. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian two group pretest dan posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII-A dan VII B masing-masing sebanyak 30 siswa. Setelah pembelajaran selesai diberikan, diperoleh posttest dengan hasil rata-rata kelas eksperimen 80,5 dan kelas kontrol 76,4. Hasil uji t diperoleh thitung = 4,705 > ttabel = 1,672 maka Ha diterima, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Quiz Team terhadap kemampuan literasi numerasi siswa di kelas VII SMP Negeri 1 Kisaran.
Penyusunan Modul Ajar Berkarakter Hots Berbasis Kurikulum Merdeka Pada Guru SMA Negeri 1 Air Joman Karimaliana Karimaliana; Dewi Astuti; Neni Agustina
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.8153

Abstract

Penyusunan modul ajar saat ini menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Hal ini dikarenakan penerapan modul dapat mengondisikan kegiatan pembelajaran lebih terencana dengan baik, mandiri, tuntas dan dengan hasil (output) yang jelas, sehingga pendidik dapat membantu sekolah  dalam  mewujudkan  pembelajaran  yang  berkualitas.  Namun,  kenyataannya  banyak  pendidik  yang kesulitan dalam membuat modul ajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa khususnya berkarakter Hots. Ini dikarenakan kurangnya pengetahuan dan kurangnya pelatihan bagi guru dalam membuat modul ajar berkarakter Hots berbasis kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka berfokus pada kebebasan dan pemikiran kreatif untuk menciptakan generasi pembelajar sepanjang hayat yang berkepribadian sebagai Pelajar Pancasila. Oleh karena itu, kegiatan  PKM  ini  bertujuan untuk memberikan pengetahuan  dan  keterampilan  kepada  guru-guru SMA Negeri 1 Air Joman dalam  merancang  modul  ajar berkarakter Hots berbasis Kurikulum  Merdeka. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, praktik dan diskusi. Langkah-langkah dalam kegiatan PKM yaitu 1) persiapan, 2) pelaksanaan, 3) refleksi. Data dikumpulkan melalui angket. Hasil pelaksanaan kegiatan PKM menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan berjalan dengan lancar dan peserta kegiatan antusias dalam mengikuti pelatihan. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa 75,8% peserta kegiatan menyatakan bahwa kegiatan pelatihan ini dapat menambah pengetahuan dan pemahaman tentang modul ajar berkarakter Hots berbasis  Kurikulum Merdeka dan 85,3% menyatakan bahwa kegiatan pelatihan ini dapat melatih keterampilan pendidik dalam membuat modul ajar berkarakter Hots berbasis  Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini mampu memberikan sumbangsih bagi guru dalam menghasilkan modul ajar berkarakter Hots berbasis  Kurikulum Merdeka untuk digunakan dalam proses pembelajaran
Mengembangkan Kecerdasan Logika Matematika Anak Melalui Permainan Kartu di Paud Permata Dewi Astuti; Eva Margaretha Saragih; Nova Eliza Silaen
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.8241

Abstract

Kecerdasan Logika Matematika adalah kemampuan anak dalam mengklasifikasikan benda  berdasarkan  bentuk,  ukuran,  mengelompokkan  2  variasi,  dan  mengenal  pola. Kecerdasan Logika Matematika merupakan kemampuan anak dalam mengolah angka dan kemahiran dalam menggunakan logika. Permainan kartu angka dan bentuk terbuat dari loyang yang berbahan alumunium ditulis dengan spidol permanen, gelas kaca, air putih, pewarna makanan dan disediakan karton yang berbentuk kartu ditulis dengan angka dan bentuk geometri. Anak pada pengabdian ini anak paud berumur 3-5 tahun pada Paud Permata. Permasalahan yang terjadi di Paud Permata Kisaran Kabupaten Asahan pada saat pembelajaran berlangsung tentang logis matematis terlalu  berpusat  kepada  menulis  angka  secara  berulang,  sehingga membuat  anak  merasa bosan dan tidak memahami apa yang ditulisnya dan anak juga tidak paham bahwa sebenarnya bukan hanya angka yang ada di dalam logis matematis tetapi juga berupa mengklasifikasikan benda berdasarkan bentuk, ukuran, mengelompokkan 2 variasi, juga mengenal pola. Selain itu pembelajaran untuk mengembangkan logis matematis tidak menggunakan media, karena kurangnya media-media di dalam sentra tentang logis matematis, sehingga semakin membuat anak tidak memahami pembelajaran tentang logis matematis. Pengabdian ini  mengunakan  metode  deskriptif kualitatif dengan jenis tindakan kelas, dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah seluruh anak  Paud Permata  usia 3-5  tahun  yang berjumlah  15 orang anak  di antaranya 5 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan unjuk kerja. Kegiatan permainan kartu pada pengabdian ini dilakukan dengan cara yaitu: 1) menyanyikan lagu, 2) memberi contoh memainkan kartu, 3) membuat aturan permainan kartu, 4) memainkan kartu angka dan bentuk yang di maksud dalam pengabdian. Hasil yang diperoleh tentang kecerdasan logis matematis anak telah berkembang, dan mematuhi peraturan permainan, dengan mendapatkan 3 atau 4 bintang sebanyak 12 orang anak dan diberikan hadiah.