Ammase S
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDEKATAN PEMBELAJARAN DEDUKTIF DAN PEMBELAJARAN INDUKTIF UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERTANYA POKOK BAHASAN PEMUAIAN KELAS VII SMP NEGERI 21 MAKASSAR Ammase S; Muhammad Yusuf Hidayat; Andi Jusriana
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 3 No 1 (2015): Vol 3, No 1, 2015
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.405 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v3i1.4085

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah apakah terdapat perbedaan keterampilan bertanya peserta didik antara penerapan pendekatan deduktif dan pendekatan induktif.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterampilan bertanya peserta didik sebelum dan setelah penerapan pendekatan deduktif dan pendekatan induktif pada peserta didik kelas VII SMPN.21 Makassar pada pokok pemuaian.Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Dimana peneliti membandingkan 2 kelas sampel yang berbeda yaitu kelas VII K yang berjumlah 32 orang dengan pendekatan deduktif  dan kelas VII L yang berjumlah 26 orang dengan menggunakan pendekatan induktif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata preobservasion untuk penerapan pendekatan deduktif sebesar 0.92 dan postobservasion sebesar 2.10.Sedangkan nilai rata preobservasion untuk pendekatan pembelajaran induktif sebesar 0.47 dan postobservasion sebesar 2.80.Untuk hasil pengujian hipotesis diperoleh thitung sebesar 9.09 dan ttabel dengan taraf signifikan 5% sebesar 1.67.Dengan demikian, thitung> dari ttabelatau9.09> 1.67 maka H1 diterima dan H0 ditolak, artinya terdapat perbedaan yang signifikan penerapan pendekatan pembelajaran deduktif dengan pembelajaran induktif terhadap keterampilan bertanya peserta didik kelas VII SMP Negeri 21 Makassar.Manfaat dalam penelitian ini yaitu agar peserta didik dapat meningkatkan keterampilan bertanya setelah diterapkan pendekatan deduktif dan pendekatan induktif, dan bagi tenaga pendidik memberikan motivasi agar tenaga pendidik memahami pendekatan yang dapat meningkatkan keterampilan bertanya peserta didik, serta manfaat bagi sekolah yaitu dapat memperbaiki dan  meningkatkan mutu pembelajaran khususnya mata pelajaran fisika.
Rancang Bangun Sistem Absensi Guru Otomatis menggunakan e-KTP Berbasis RFID dan NodeMCU ESP8266 pada SMAN 1 Lasusua Ammase S; Nurjaya Nurjaya; Satriani Safitri
Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Sains Vol. 4 No. 1 (2026): : JURNAL PENELITIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN SAINS (JPTIS)
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jptis.v4i1.4818

Abstract

This study aims to develop an automatic teacher attendance system using electronic identity cards (e-KTP) based on Radio Frequency Identification (RFID) and NodeMCU ESP8266 at SMAN 1 Lasusua. The system was developed as a solution to improve the efficiency of the attendance process, which was previously conducted manually and had several limitations, including longer processing times, potential recording errors, and difficulties in managing and recapitulating attendance data. The research employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model, consisting of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. System testing was conducted using Black Box Testing, attendance processing speed testing, WiFi connectivity testing, LCD and Buzzer functionality testing, and the System Usability Scale (SUS). The test results showed an overall success rate of 95.93%, indicating that the processes of identification, data processing, transmission, and storage functioned according to the designed specifications. The average attendance processing time was 3.93 seconds, which was faster than the manual method. Furthermore, the system obtained a SUS score of 83.3, indicating that it is feasible to use. Therefore, the developed system can improve the efficiency, speed, accuracy, and ease of managing teacher attendance data automatically.