Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Evaluasi Pengguna Aplikasi P-Care Vaksinasi dengan Technology Acceptence Model (TAM) di Puskesmas Sewon 2 Ellisa Pahlevi Ardyagarini; Tri Ariani; Muhammad Muslim
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Science)
Publisher : Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36307/yts21e19

Abstract

Background: The P-Care Vaccination application is an application used to make it easier for officers to verify vaccination participant data and to assist the government in monitoring vaccination implementation in real time and obtaining valid vaccination data. The P-Care Vaccination application has several features including the vaccination target feature, vaccination entry and vaccination monitoring which often experience problems in its use. The problems that often arise are usually P-care cannot find NIK data on the Care Protect and Dukcapil applications and the same ticket number has been used by another NIK (double ticket case) in the vaccination entry feature and problems with the application users themselves. Objective: To evaluate user experience in using the P-Care Vaccination application at the Sewon II Community Health Center. Method: The research used was qualitative descriptive. Results: Based on the results of user evaluation of the P-Care Vaccination application using five evaluation criteria in the TAM method, the results obtained were: 1) Perceived usefulness of 10 users who felt the application was useful. 2) Perception of ease of use (acceptance of IT) 8 officers felt the application was easy to use, 2 officers felt the application was difficult to use. 3) Desire to use (attitude toward) 10 officers considered the features and menus easy to understand. 4) Attitudes towards use (behavioral intention of use) of 10 officers felt that the application often experienced errors and loading. 5) Actual system use: 10 officers said they actually used the system. Conclusion: Based on the evaluation results of 5 aspects, the lowest aspect occurs in the aspect of ease of use of the application. Keywords: Evaluation, Application, P-care Vaccination, TAM.
Evaluasi Sistem Pengelolaan Rekam Medis Pasien Rawat Inap Study Kualitatif di RSKIA UMI KHASANAH Tri Ariani; Eny Retna Ambarwati; Wiyadi
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol. 9 No. 3 (2021): Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Science)
Publisher : Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36307/f1ktpe68

Abstract

Good management of medical records to support hospital services and useful if the informationcontained therein is complete and accurate. Medical record data is needed in the process of recordingand reporting routine hospitals. The purpose of this research is to treat and manage medical records ofinpatients at RSKIA Umi Khasanah Bantul. descriptive research with a qualitative approach. Researchsubjects Director, medical record personnel, midwives and doctors. Data collection using in-depthinterview techniques supported by documentation. Data analysis technique with reduction,presentation, conclusion. The results of the patient's medical research using a manual system. Medicalrecords are more than 2 x 24 hours because the medical record documents are not completely filled,the storage space is not sufficient, the SOP for medical records is not complete, the length of providingmedical records according to the law is <15 minutes, supervision medical records seen from theassessment indicators. The problem is that there is still a lack of medical record personnel, insufficientinfrastructure.Keywords: Evaluation, Management, Medical Records
Literature Riview: Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Sikap Ilmiah Siswa Linda Kurnia; Tri Ariani
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1533

Abstract

The purpose of this article is to thoroughly examine and summarize the findings of various studies on how to develop inquiry-based Student Worksheets (LKPD). In addition, this study also aims to determine the effectiveness of LKPD in improving learning outcomes and shaping students' scientific attitudes. The studies analyzed include several types of research approaches, namely Research and Development (R&D) focusing on product validity and feasibility, Classroom Action Research (CAR), and Quasi-Experiments. All of these studies share a common focus, namely applying a guided inquiry model or LKPD, in which students are guided to discover concepts on their own. The subjects reviewed were students from elementary school (SD), junior high school (SMP), to senior high school (SMA) in science subjects. The findings from this review show that guided inquiry worksheets are consistently declared feasible and practical for use, according to reports from R&D studies. Empirically, the application of LKPD or guided inquiry models has been proven to have a significant and positive impact on students' academic scores and scientific attitude development at various levels. The average increase in learning outcomes, as measured by N-gain scores, is generally in the moderate to high category. Significant improvements are also seen in other abilities, such as scientific process skills and scientific attitudes.
Sosialisasi Pemanfaatan Alat Filtrasi Sederhana di Desa Babat Kecamatan STL Ulu Terawas Endang Lovisia; Ahmad Amin; Wahyu Arini; Ovilia Putri Utami Gumay; Tri Ariani
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Babat Kecamatan STL Ulu Terawast, Kabupaten Musi Rawas dengan target sasaran masyarakat Desa Babat. Berdasarkan hasil analisis terhadap permasalahan yang dihadapi oleh mitra dan hasil diskusi, teridentifikasi persoalan yang dialami oleh warga setempat khususnya masyarakat Desa Babat, diantaranya: kurangnya keterampilan masyarakat tentang proses penjernihan air yang keruh. Sehingga diharapkan setelah selesai kegiatan PKM ini masyarakat di Desa Babat Kecamatan STL. Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas mampu membuat alat filtrasi sederhana untuk proses penjernihan air. Adapun metode yang TIM gunakan adalah metode sosialisasi dan pelatihan tentang cara pembuatan bioetanol dari tetes tebu. Berdasarkan hasil angket keterampilan yang diberikan TIM kepada responden sebanyak 20 orang, diperoleh bahwa terjadi peningkatan sebesar 69,8%.
Pelatihan dan Pendampingan Inovasi Pembuatan Lilin Aroma Terapi di Desa Embacang Lama Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara Ovilia Putri Utami Gumay; Syabawaihi Syabawaihi; Wahyu Arini; Endang Lovisia; Tri Ariani
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i2.3219

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Embacang Lama Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara dengan target sasaran masyarakat Desa Embacang Lama. Desa Embacang Lama sendiri memiliki sumber daya alam berupa pertanian dan perkebunan. Secara keseluruhan, kondisi perumahan penduduk di Desa Embacang Lama ini rata-rata rumah panggung dan semi permanen. Ditinjau dari segi pendidikan masyarakat Desa Embacang Lama ini mayoritas tamatan SD/Sederajat dan SMP/Sederajat, serta terdapat pemuda desa yang masih kurang dalam mengembangkan potensi yang ada di dalam dirinya, untuk itu industri kreatif sangat diperlukan. Pada kegiatan pengabdian ini akan membahas salah satu peluang usaha yang bisa dilakukan secara skala rumahan dengan peluang yang cukup menjanjikan saat ini, yakni pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku lilin aromaterapi. Di Desa Embacang Lama juga ada kegiatan yang dilakukan seperti pengajian, karang taruna dan kegiatan oleh ibu-ibu PKK. Sasaran mitra dalam pelaksanaan Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah masyarakat non produktif, sehingga dengan dilaksanakan kegiatan PKM ini masyarakat dapat bertukar informasi mengenai pemanfaatan limbah minyak jelantah dapat diolah menjadi lilin aromaterapi yang dapat dipasarkan dan dikembangkan menjadi industri kreatif. Adapun metode yang digunakan adalah metode pelatihan dan pendampingan tentang cara pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah.
Sosialisasi dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Pendingan Kecamatan Muara Lakitan dalam hal Pembuatan Limbah Kelapa Sawit Sebagai Sumber Energi Terbarukan Endang Lovisia; Yuli Febrianti; Wahyu Arini; Ovilia Putri Utami Gumay; Tri Ariani
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 1 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i1.3873

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Pendingan, Kecamatan Muara Lakitan, sebagai respons terhadap melimpahnya limbah kelapa sawit yang belum dimanfaatkan dan masih dibakar terbuka sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah tandan kosong dan pelepah sawit menjadi briket sebagai energi terbarukan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan briket, serta pendampingan dan evaluasi melalui angket keterampilan. Hasil angket menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengenali bahan, melakukan karbonisasi, mencampur dan mencetak briket, serta memahami keselamatan kerja, dengan rata-rata peningkatan keterampilan sebesar 60,1%. Temuan ini menunjukkan bahwa program berhasil memberdayakan masyarakat secara teknis dan meningkatkan pemanfaatan limbah sawit berbasis energi terbarukan.
Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Fisika Berbasis Bahan Bekas Bagi Siswa di SMP Negeri 1 Air Satan Wahyu Arini; Tri Ariani; Sulistiyono Sulistiyono; Endang Lovisia; Ovilia Putri Utami Gumay
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i2.4217

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika serta keterampilan kreatif siswa melalui pelatihan pembuatan alat peraga berbasis bahan bekas. Subjek kegiatan adalah 25 siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Air Satan, Kabupaten Musi Rawas. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, siswa diberikan materi konsep fisika dasar, demonstrasi pembuatan alat peraga, serta praktik langsung menggunakan bahan bekas seperti botol plastik, kardus, dan karet. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan penilaian produk. Hasil observasi menunjukkan peningkatan keaktifan siswa dari rata-rata 68% menjadi 88%, serta peningkatan pemahaman konsep yang ditunjukkan melalui skor rata-rata dari 62 menjadi 82. Sebanyak 84% siswa mampu menghasilkan alat peraga dengan kategori baik, dan 16% kategori cukup. Selain itu, 92% siswa menunjukkan peningkatan kreativitas dalam memanfaatkan bahan bekas. Dengan demikian, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan, dan kesadaran lingkungan siswa melalui pembelajaran fisika yang kontekstual dan inovatif.
Pemanfaatan Alat Parut Modifikasi Untuk Meningkatkan Produktivitas Ibu Rumah Tangga Berwirausaha Ovilia Putri Utami Gumay; Yetty Trisnayanti; Wahyu Arini; Endang Lovisia; Tri Ariani
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i2.4218

Abstract

Produktivitas usaha rumah tangga berbasis olahan kelapa masih menghadapi berbagai kendala, terutama pada proses pemarutan yang dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup besar. Kondisi ini berdampak pada rendahnya efisiensi produksi dan terbatasnya kapasitas usaha masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas ibu rumah tangga berwirausaha melalui pemanfaatan alat parut modifikasi sebagai teknologi tepat guna di Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan penggunaan alat, dan pendampingan kepada mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan alat parut modifikasi mampu meningkatkan efisiensi proses produksi, mempercepat waktu pemarutan kelapa, serta meningkatkan kapasitas produksi usaha rumah tangga. Selain itu, mitra menunjukkan antusiasme tinggi dan peningkatan keterampilan dalam penggunaan teknologi tepat guna. Dengan demikian, pemanfaatan alat parut modifikasi dapat menjadi solusi inovatif dalam meningkatkan produktivitas dan pemberdayaan ekonomi ibu rumah tangga berwirausaha di Desa Terusan.
Membangun Keluarga Sehat: Peran Pkk Dalam Edukasi Kesehatan Reproduksi Pada Ibu Endang Khoirunnisa; Tri Ariani; Kurniasari Pratiwi
ABDIMAS Madani Vol 8 No 02 (2026): Jurnal Abdimas Madani
Publisher : LPPM STIKES Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/abdimas.v8i02.240

Abstract

Keluarga sehat adalah keluarga yang mampu menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan seluruh anggotanya secara fisik, mental, dan sosial. Keluarga sehat ditandai dengan perilaku hidup bersih dan sehat. Kesehatan keluarga tidak hanya ditentukan oleh ketiadaan penyakit, tetapi juga oleh kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasar, menjaga keharmonisan, serta menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anggota keluarga. Konsep keluarga sehat menekankan pentingnya peran setiap anggota keluarga dalam menjaga kesehatan secara kolektif. Ayah, ibu, dan anak memiliki tanggung jawab yang saling berkaitan dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu tentang kesehatan reproduksi melalui peran aktif PKK, meningkatkan pemahaman ibu tentang konsep dasar kesehatan reproduksi. Kegiatan ini menggunakan pendekatan edukatif partisipatif dengan metode: koordinasi dengan kader PKK dan dasawisma. Penyuluhan langsung dengan media presentasi. Diskusi dan tanya jawab untuk mengevaluasi materi dan membuka ruang interaksi dengan peserta dasawisma. Sharing pengalaman oleh peserta PKK, beberapa media edukasi yang digunakan leaflet, poster, dan media presentasi. Pengabdian dilaksanakan di Kelurahan Bangunharjo dusun druwo rt 02. Pada hari rabu tanggal 10 desember 2025 pukul 13.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB. Pada acara ini dilakukan evaluasi dengan bertanya kembali tentang materi yang sudah disampaikan, tanggapan peserta terhadap pertanyaan yang diberikan baik, orangtua dapat menjawab pertanyaan dengan baik dan benar.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA : LITERATURE REVIEW Puspita Wahyu Irawan; Tri Ariani
Jurnal Binagogik Vol. 13 No. 2 (2026): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Science process skills and learning independence are currently very necessary for students, because this is very necessary in science learning to train students to be more skillful and independent. However, the results of several studies show that these science process skills and learning independence have not been applied in schools. One way to overcome this is to develop and implement Guided Inquiry-based Learner Worksheets to train students to develop their science process skills and learning independence. The purpose of this research is to train students' science process skills and learning independence through Guided Inquiry-based Learner Worksheets. The method used in this research is literature review, namely analyzing the results of previous research indexed by Sinta 2, Sinta 3, and Sinta 4  with the year of publication 2019 - 2024  which has similar themes and research questions. In this study using 10 articles that will be reviewed and it turns out that it is true that this Learner Worksheet is very helpful in developing science process skills and student learning independence. And students' science process skills and learning independence increased after using the developed Learner Worksheets.