Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengembangan E-Booklet Berbasis Kearifan Lokal dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa SMAN 3 Dompu Moh. Zalhairi; Sofyan Syamratulangi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.2714

Abstract

Siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami materi secara konseptual, kurang berpikir analitis terhadap materi, kurang kritis, minim krearifitas dan inovasi yang optimal. Tujuan penelitian ini yaitu menjelaskan nilai-nilai kearifan lokal Dompu apa saja yang relevan dengan kompetensi dasar pada pembelajaran Bahasa Indonesia, mendeskripsikan bentuk dan karakteristik e-booklet yang dikembangkan berbasis kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam dan memahami tingkat keefektifan e-booklet berbasis kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, bernalar mendalam dan keterampilan berbahasa siswa SMAN 3 Dompu. Subjek penelitian ini secara keseluruhan mencakup 30 siswa kelas XI, guru Bahasa Indonesia dan dua validator ahli. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) Borg and Gall menjadi 10 tahapan. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi, wawancara dan angket dengan instrumen penelitian berupa lemabaran-lembaranya & teknik analisis data yaitu deskripstif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis isi. Hasil penelitian menunjukan bahwa e-booklet pada kategori sangat layak dengan peningkatan rata-rata post-test sebesar 15%. E-booklet disusun dalam bentuk buku kecil digital interaktif yang didalamnya terdapat gambar-gambar kearifan lokal Dompu seperti pangan tradisional karampi, timbu, kandui, kopi tambora, oha santa mina dan len’de. Terdapat peningkatan keterampilan berpikir kritis, kreatif, bernalar mendalam dan berbahasa siswa. Menanamkan nilai-nilai kearifan lokal Dompu. Rata-rata efektivitas mencapai 87% dan tingkat internalisasi nilai kearifan lokal sebesar 86,5%, produk ini dinyatakan sangat efektif dan relevan.
Development of Science Process Skills Instrument on Ecology Material: A Validity and Reliability Study Muhammad Wahyu Setiyadi; Sofyan Syamratulangi; Ni Ketut Rapi; Putu Budi Adnyana; Swandi Swandi
EduMatSains : Jurnal Pendidikan, Matematika dan Sains Vol 10 No 1 (2025): July
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/edumatsains.v10i1.6642

Abstract

This research uses the Theory-Based Instrument Development Model. This model develops an instrument based on existing theories to ensure that the instrument has a strong theoretical basis. The steps are determining relevant theories, compiling instrument items based on theoretical concepts, validating content with theoretical experts, and testing the reliability and validity of empirical evidence. To determine the validity of the content, the VCR (content validity ratio) and CVI (content validity index) methods are used, item validity and reliability. The result is the validity of the content, the validity of the items, and the reliability of the developed instruments are important aspects in the development of assessment instruments. The development of science process skills instruments has great significance in the context of education. This instrument helps in measuring students' ability to carry out scientific processes such as observing, classifying, measuring, communicating, inferring, predicting, identifying variables, using number, and using spice/time relation Integrated processes: formulating hypotheses, controlling variables, devining operationally, investigating and experimenting. In this study, the science process skill instrument developed obtained the result of content validity declared very valid (0.91) based on the CVR and CVI tests, and based on the empirical test of the validity of the item and reliability (0.940) , it was stated that 21 items of science process skills were in the valid and reliable category.